Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

PLN Percepat Financial Close Proyek PLTU Jawa-4

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2017 | 02:30 WIB
PLN Percepat Financial Close Proyek PLTU Jawa-4
PLN teken kerjasama dengan PT Bhumi Jati Power (BJP) di Tokyo, Jepang. [Dok PLN]

PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tbk mempercepat tercapainya tahap financial closev pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B Ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan menandatangani dokumen Pernyataan Dan Jaminan oleh Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, serta Sertifikat Tanggal Pembiayaan Bersama yang ditandatangi oleh Dirut PLN bersama Presiden Direktur PT Bhumi Jati Power (BJP), Norihiko Nonaka, selaku pengembang proyek, pada hari ini, Senin (27/3/2017) di Tokyo, Jepang.

Sofyan Basir mengatakan penandatanganan tersebut merupakan bagian dari tahap pre-financial close sehingga kepastian memperoleh kredit untuk pendanaan (financial close) proyek pembangkit yang lebih dikenal dengan PLTU Jawa-4 ini dapat ditentukan pada bulan ini.

“Prestasi kita hari ini menandai sebuah momen penting dalam kerja sama kedua pihak. PLN dan Bhumi Jati Daya diharapkan mampu mempercepat proses financial close, dari jadwal sebelumnya pada 7 Juni 2017 menjadi 31 Maret 2017,” ungkap Sofyan.

Sebelumnya PLN dan BJP telah menandatangani perjanjian jual beli listrik atu Power Purchase Agreement (PPA) pada tanggal 21 Desember 2015. PPA kemudian diamandemen pada tanggal 7 September 2016. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp44 triliun (sekitar USD 3 , 3 miliar).

Pembangunan pembangkit listriknya sendiri membutuhkan 50 bulan untuk Unit 1, dan 54 bulan untuk Unit 2, terhitung setelah terlaksananya financial close yang dijadwalkan pada 31 Maret 2017. PLTU Jawa-4 diharapkan dapat beroperasi penuh pada semester kedua 2021 dengan energi yang dihasilkan sekitar 15,9 Tera watt Hour (TwH) per tahun.

Mewakili PLN, Sofyan Basir menyatakan penghargaannya kepada PT Bhumi Jati Power bersama dengan pemegang saham yakni Sumitomo Corporation, United Tractors dan Kansai Electric Power untuk kerjasama besar yang telah dibangun dalam pengembangan Jawa-4.

“Proyek ini akan meningkatkan investasi Jepang di sektor kelistrikan di Indonesia khususnya dalam program 35.000 MW,” jelas Sofyan.

Sementara itu, hadir menyaksikan penandatanganan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menyatakan bahwa Jepang telah menjadi mitra strategis Indonesia di sektor energi.

“Apa yang kita capai saat ini menunjukkan kerja sama besar di antara kedua negara. Kami berharap bahwa kerja sama besar ini akan terus berlanjut, tidak hanya di sektor energi, tetapi juga sektor lain juga, seperti keuangan, pariwisata, infrastruktur, bahkan industri kreatif,” jelas Rini.

PLTU Jawa-4 adalah bagian dari Fast Track Program 2 dengan skema IPP (Independent Power Producer) atau listrik swasta. Pembangkit ini akan memberikan kontribusi 2 x 1000 MW untuk sistem interkoneksi Jawa-Bali. Terletak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pembangkit ini akan terhubung ke saluran transmisi 500 kV Tanjung Jati - Tx Ungaran.

Dalam hal kelestarian lingkungan, PLTU Jawa-4 merupakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Energi primernya memanfaatkan batubara dengan menggunakan teknologi super ultra critical.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PLN Bangun Kabel Bawah Laut Untuk Listriki Gili Gede

PLN Bangun Kabel Bawah Laut Untuk Listriki Gili Gede

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 09:42 WIB

Investasi Kapal Pembangkit Listrik Jangkrik 4,2 Miliar Dolar AS

Investasi Kapal Pembangkit Listrik Jangkrik 4,2 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 09:30 WIB

Jonan Targetkan Kapal Listrik Terapung Jangkrik Beroperasi Mei

Jonan Targetkan Kapal Listrik Terapung Jangkrik Beroperasi Mei

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 15:02 WIB

PGN Pasok Gas ke Pabrik Sari Roti di Semarang

PGN Pasok Gas ke Pabrik Sari Roti di Semarang

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 08:15 WIB

Ini Alasan Jokowi Pilih Bangun Mobile Power Plant

Ini Alasan Jokowi Pilih Bangun Mobile Power Plant

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 19:23 WIB

Jokowi Resmikan PLTG Mobile Power Plant di Mempawah

Jokowi Resmikan PLTG Mobile Power Plant di Mempawah

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:06 WIB

eSPeKaPe: Elia Bukan Sosok Profesional di Bidang Migas

eSPeKaPe: Elia Bukan Sosok Profesional di Bidang Migas

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 15:44 WIB

Pensiunan Karyawan Pertamina Ragukan Kemampuan Elia Massa Manik

Pensiunan Karyawan Pertamina Ragukan Kemampuan Elia Massa Manik

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 15:33 WIB

KATALIS Optimis Elia Massa Manik Kompeten Jadi Dirut Pertamina

KATALIS Optimis Elia Massa Manik Kompeten Jadi Dirut Pertamina

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 17:38 WIB

Penunjukan Elia Massa Manik Jadi Dirut Pertamina Jadi Taruhan

Penunjukan Elia Massa Manik Jadi Dirut Pertamina Jadi Taruhan

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 17:19 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB