Sutiyoso Jabat Kursi Komisaris Utama PT Semen Indonesia

Reza Gunadha

Sabtu, 01 April 2017 | 10:05 WIB
Sutiyoso Jabat Kursi Komisaris Utama PT Semen Indonesia
Sutiyoso saat bersama Kepala BIN Jenderal Pol Budi Gunawan di Jakarta, Jumat (9/9/2016). [Biro Pers Istana]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso diangkat menjadi Komisaris Utama PT Semen Indonesia Tbk, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan, Jumat (31/3/2017).

Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) itu menjadi komisaris menggantikan Mahendra Siregar yang habis masa jabatannya.

Berikut susunan dewan komisaris PT SI:

Komisaris Utama: Sutiyoso

Komisaris: Hambra

Komisaris: Sony Subrata

Komisaris: Astera Primanto Bhakti

Komisaris Independen: Wahyu Hidayat

Komisaris Independen: Djamari Chaniago

baca juga

Komisaris Independen: Nasaruddin Umar

RUPS PT SI juga menunjuk Agung Yunanto sebagai direktur perseroan yang akan menangani urusan sumber daya manusia dan hukum. Sebelumnya, jabatan ini dipegang oleh Ahyanizzaman.

Berikut susunan Dewan Direksi perseroan:

Direktur Utama: Rizkan Chandra

Direktur Keuangan: Darmawan Junaidi

Direktur Pemasaran & Supply Chain: Ahyanizzaman

Direktur Produksi & Strategi Bisnis: Johan Samudra

Direktur Pengembangan Usaha & Litbang: Budi Siswoyo

Direktur Enjiniring & Proyek: Aunur Rosyidi

Direktur SDM & hukum: Agung Yunanto

Selain mengubah komposisi kepengurusannya, PT SI juga memutuskan membagikan dividen Rp1,81 triliun atau sebesar 40 persen dari laba bersih 2016 yang Rp 4,52 Triliun.

"Nilai dividen yang dibagikan kepada Pemegang Saham itu setara Rp. 304,92 per lembar saham. Rapat juga menyetujui 60 persen dari laba bersih atau Rp2,71 Triliun dijadikan cadangan," terang Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra, dalam pernyataan resminya.

Konflik Kendeng

PT SI kekinian tengah berkonflik dengan warga Pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Warga setempat mati-matian menolak operasionalisasi pabrik PT SI di kawasan tersebut karena dinilai melanggar ketentuan hukum dan merusak kawasan lindung.

Aksi mengecor kaki pakai semen di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, juga dilakukan sebagai bentuk protes petani Kendeng. Bahkan, satu peserta aksi, Patmi, wafat sehari setelah selesai melakukan aksi itu.

Aksi-aksi skala nasional ini berawal dari inkonsistensi Gubernur Ganjar terhadap putusan Mahkamah Agung (MA) RI, terkait konflik antara warga dengam PT SI.

Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), organisasi yang dibangun petani Kendeng, mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan PTUN Semarang No. 064/G/2015/SMG tertanggal 16 April 2015 dan putusan banding PTUN Surabaya No. 135/B/2015/SBY tanggal 3 November 2015.

Upaya PK itu bertujuan untuk membatalkan proyek yang dinilai mengancam keberlangsungan hidup petani di kawasan pegunungan Kendeng.

PK itu sendiri diajukan atas dasar penemuan bukti baru (novum), terutama dokumen pernyataan saksi palsu yang menyebutkan kehadiran dalam sosialisasi pembangunan pabrik semen.

MA lantas mengabulkan perkara dengan nomor registrasi 99 PK/TUN/2016 ini, yakni membatalkan objek sengketa atau pabrik semen yang akan dibangun. Putusan sendiri keluar pada Rabu, 5 Oktober 2016.

Namun, Gubernur Ganjar kembali menerbitkan izin lingkungan terbaru untuk PT Semen Indonesia di Kabupaten Rembang. Izin terbaru yang diterbitkan ini adalah untuk mengatur kegiatan penambangan dan pembangunan pabrik semen Indonesia.

Penerbitan izin tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 660.1/6 Tahun 2017. Keputusan Gubernur ditandatangani Kamis, 23 Februari 2017.

Pembangunan pabrik semen di area Pegunungan Kendeng terbilang kontroversial karena mengancam kehidupan para petani. Kaum tani terancam kehilangan lahan, air bersih, hingga terpapar pencemaran udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Didesak Stop Biayai Pabrik Semen Rembang

Bank Mandiri Didesak Stop Biayai Pabrik Semen Rembang

Bisnis | Senin, 27 Maret 2017 | 06:09 WIB

Aleta Baun: Jangan-jangan Pemberi "Award" Pengkhianat Lingkungan

Aleta Baun: Jangan-jangan Pemberi "Award" Pengkhianat Lingkungan

wawancara | Senin, 27 Maret 2017 | 07:00 WIB

Petani Kendeng akan Bangun Monumen Patmi

Petani Kendeng akan Bangun Monumen Patmi

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 14:21 WIB

Aksi Cor Kaki, Anggota DPR: Ibu Patmi Pahlawan Kita

Aksi Cor Kaki, Anggota DPR: Ibu Patmi Pahlawan Kita

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 06:30 WIB

Aksi Pasung Kaki

Aksi Pasung Kaki

Foto | Rabu, 22 Maret 2017 | 18:32 WIB

Ketemu Jokowi, Petani Kendeng Nangis dan Serahkan Tulisan Tembang

Ketemu Jokowi, Petani Kendeng Nangis dan Serahkan Tulisan Tembang

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 16:36 WIB

Ibu Patmi Wafat, Aktivis Gantikan Petani Kendeng Aksi Cor Kaki

Ibu Patmi Wafat, Aktivis Gantikan Petani Kendeng Aksi Cor Kaki

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 16:32 WIB

Kisah Kegigihan Patmi, Petani yang Wafat Saat Aksi Cor Kaki

Kisah Kegigihan Patmi, Petani yang Wafat Saat Aksi Cor Kaki

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 19:20 WIB

Terkini

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

×