Bank Mandiri Didesak Stop Biayai Pabrik Semen Rembang

Adhitya Himawan

Senin, 27 Maret 2017 | 06:09 WIB
Bank Mandiri Didesak Stop Biayai Pabrik Semen Rembang
Kantor Pusat Bank Mandiri di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (17/4/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Koalisi ResponsiBank mendesak Bank Mandiri untuk menghentikan pembiayaan kreditnya kepada perusahaan semen yang ditengarai merusak lingkungan dan mengancam sumber penghidupan masyarakat sekitar kawasan karst, Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah.

Maria Lauranti, Koordinator Responsibank Indonesia menuturkan, dalam assessment 2014-2016 terhadap kebijakan pemberian kredit dan investasi yang dilakukan oleh Koalisi ResponsiBank Indonesia, Bank Mandiri tidak mendapatkan skor apapun pada sektor Pertambangan.

"Hal ini berarti, pertama, Bank Mandiri tidak memiliki kebijakan apapun mengenai sektor pertambangan berikut industri pengolahannya serta konstruksi, dan kedua, Bank Mandiri memiliki kebijakan untuk screening kredit/pinjaman, namun tidak mempublikasikannya," kata Maria dalam keterangan resmi, Sabtu (25/3/2017).

“Dengan asumsi Bank Mandiri tidak memiliki kebijakan khusus dalam penyaluran pinjaman bagi sektor berisiko tinggi, hasil assessment terhadap Bank Mandiri dalam sektor pertambangan ini menunjukkan bahwa tidak ada kebijakan dari Bank Mandiri kepada debitur-debiturnya untuk menaati prinsip-prinsip hak asasi manusia maupun pelestarian lingkungan hidup yang sudah banyak diadopsi oleh sektor keuangan internasional,” tegas Maria.

Di tahun 2015, Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) dan Responsibank Indonesia telah melakukan studi kasus mengenai Pembiayaan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Dukungan Bank Mandiri diberikan dalam bentuk pemberian fasilitas kredit sebesar Rp3,96 triliun, yang terdiri dari Rp3,46 triliun untuk KI (Kredit Investasi) dan Rp500 miliar untuk KMK (Kredit Modal Kerja) pembiayaan kebutuhan operasional pada masa pabrik beroperasi.

"Dengan demikian, peran Bank Mandiri menjadi satu mata rantai penting dalam aktivitas tambang dan produksi semen di kawasan CAT (Cekungan Air Tanah) Watuputih Rembang," ujar Maria.

Direktur Eksekutif TuK (Transformasi untuk Keadilan), Rahmawati Retno Winarni menyampaikan, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) perlu mendorong perbankan di Indonesia agar memasukkan risiko sosial dan lingkungan sebagai persyaratan pemberian pinjaman, dan melakukan proses uji tuntas (due diligence) dan monitoring pelaksanaannya dalam proyek-proyek besar yang berisiko. OJK sebagai regulator di sektor keuangan sebenarnya telah memiliki Roadmap Keuangan Berkelanjutan sejak akhir 2014, namun hingga sekarang belum ada yang menjadi Peraturan OJK.

“Regulasi OJK itu diharapkan mampu memberikan aturan yang jelas dan tegas, mana pembiayaan yang bersiko terhadap lingkungan,” tegas Wiwin.

baca juga

Koordinator PWYP (Publish What You Pay) Indonesia, Maryati Abdullah menuturkan bahwa pada kenyataannya, sebagian besar bank yang beroperasi di Indonesia belum memiliki kebijakan atau tidak mempublikasikan panduan pemberian pinjaman dan investasi yang kerap disebut ESRM (Environmental and Social Risk Management) atau ESG (Environmental and Social Governance).
“Padahal, transparansi dalam hal ini diperlukan bagi publik sebagai pihak ketiga yang menyimpan dana di Bank. Publik sebagai konsumen menggunakan layanan perbankan untuk menilai apakah bank ramah lingkungan dan menghormati hak asasi masyarakat terdampak atau tidak, “pungkas Maryati menutup pembicaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRI Dukung Program Aksi Pangan

BRI Dukung Program Aksi Pangan

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2017 | 23:30 WIB

BRI Kuasai 65 Persen Penyaluran KUR Nasional Tahun 2017

BRI Kuasai 65 Persen Penyaluran KUR Nasional Tahun 2017

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2017 | 22:00 WIB

BTN Jamin Operasional Tetap Normal Sesuai Arahan OJK

BTN Jamin Operasional Tetap Normal Sesuai Arahan OJK

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2017 | 21:19 WIB

Petani Kendeng akan Bangun Monumen Patmi

Petani Kendeng akan Bangun Monumen Patmi

News | Minggu, 26 Maret 2017 | 14:21 WIB

Begini Tanggapan Dirut BTN Terkait Pemalsuan Bilyet Deposito

Begini Tanggapan Dirut BTN Terkait Pemalsuan Bilyet Deposito

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 13:22 WIB

OJK Bantah  Batasi Kegiatan BTN Pasca Bilyet Deposito Palsu

OJK Bantah Batasi Kegiatan BTN Pasca Bilyet Deposito Palsu

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 13:06 WIB

Pasca Kasus BTN, OJK Minta Perbankan Terapkan Manajemen Fraud

Pasca Kasus BTN, OJK Minta Perbankan Terapkan Manajemen Fraud

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 12:16 WIB

Aksi Pasung Kaki

Aksi Pasung Kaki

Foto | Rabu, 22 Maret 2017 | 18:32 WIB

BTN Mulai Gencar Garap Pasar Affluent di Indonesia

BTN Mulai Gencar Garap Pasar Affluent di Indonesia

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 08:24 WIB

Bank Mandiri Luncurkan Layanan Mandiri Online

Bank Mandiri Luncurkan Layanan Mandiri Online

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 08:15 WIB

Terkini

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

×