70 Persen Saham di BEI Mampu Beri Keuntungan Pada Investor

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 10 April 2017 | 12:13 WIB
70 Persen Saham di BEI Mampu Beri Keuntungan Pada Investor
UGM melakukan kerja sama di bidang pendidikan pasar modal dengan The Indonesia Capital Market Institute. [Dok UGM]

Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM melakukan kerja sama di bidang pendidikan pasar modal dengan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI), anak perusahaan dari Bursa Efek Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan dan diseminasi informasi. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada Jumat (7/4/2017) di Auditorium FEB UGM, Yogyakarta.

Dekan FEB UGM Dr. Eko Suwardi, M.Sc. menyebut kerja sama ini sebagai perkembangan dari berbagai bentuk kerja sama yang telah dilakukan sengan Bursa Efek Indonesia sebelumnya. Ia pun berharap agar kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan manfaat yang besar selayaknya kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya.

“Bagi kami kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia, TICMI, Dana Reksa, dan lainnya itu merupakan kerja sama yang sudah berjalan lama dan sampai saat ini berjalan dengan baik. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Kerja sama di antara kedua institusi yang sama-sama bergerak dalam bidang pendidikan ini, menurutnya, akan semakin meningkatkan kontribusi keduanya dalam menjalankan misi mencerdaskan kehidupan bangsa dalam bidang perekonomian, khususnya terkait investasi. Pemahaman yang baik tentang hal ini ia pandang sebagai hal yang penting mengingat peran strategis yang dijalankan pasar modal sebagai sumber alternatif pendanaan pembangunan nasional. Ia pun mendorong mahasiswa yang hadir, khususnya mereka yang tertarik untuk bekerja di pasar modal, untuk dapat mengemban misi pasar modal sebagai penopang perekonomian nasional.

“Kerja di pasar modal itu tidak semata-mata untuk karier, untuk diri sendiri, tapi ada tujuan yang lebih mulia untuk memperoleh dana supaya Indonesia dapat membangun ke depan. Pasar modal memiliki peran yang penting sebagai alternatif pendanaan untuk membangun Indonesia,” papar Eko.

Senada dengan hal tersebut, General Manager Business Operation TICMI, Muh. Abdi Kristanto memaparkan pentingnya pendidikan khusus tentang pasar modal, khususnya bagi mereka yang ingin bekerja dalam bidang ini. Karena itu, ia menyebut program sertifikasi yang diselenggarakan oleh TICMI sebagai kesempatan yang baik bagi para mahasiswa FEB untuk memperoleh keterampilan yang diperlukan di dunia kerja nantinya.

“Ada satu tuntutan dari dunia kerja, yaitu sebelum mulai kerja harus sudah paham tentang industrinya dan tentang produk-produknya. Siap kerja ini tidak harus dengan pengalaman yang sudah hands on, tapi juga bisa dipersiapkan melalui sertifikasi,” kata Abdi.

Selain bagi mereka yang ingin terlibat secara profesional, pemahaman terkait kegiatan investasi bagi masyarakat secara umum juga menjadi perhatian dari TICMI dan FEB UGM. Asisten Vice President Head of Regional Development Area 1 BEI Dedi Priadi menyayangkan kurangnya pengetahuan masyarakat akan pasar modal juga banyaknya anggapan-anggapan negatif tentang pasar modal. Minimnya informasi yang jelas, menurutnya, menjadi sebab dari masih sedikitnya orang yang mau terlibat dalam penanaman modal.

baca juga

“Kurangnya informasi sering kali menjadi beban untuk masuk pasar modal. Ketika berbicara tentang pasar modal orang sering kali langsung pikir itu hal yang berisiko, padahal segala sesuatu memang pasti ada risiko, bukan hanya di pasar modal. Faktanya 70 persen saham di BEI bisa menghasilkan keuntungan bagi investor,” jelas Dedi.

Karena itu, dalam kesempatan yang sama usai penandatanganan MoU ini dilangsungkan juga seminar nasional bertajuk “Karir di Pasar Modal”. Selain untuk memberikan pengenalan bagi para mahasiswa, seminar ini diharapkan juga dapat meningkatkan minat para pemuda untuk terjun dalam dunia pasar modal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Moodys Naikkan Peringkat Pertamina Layak Investasi

Moodys Naikkan Peringkat Pertamina Layak Investasi

Bisnis | Jum'at, 07 April 2017 | 19:09 WIB

Helix Homes Promosikan Peluang Investasi Properti di AS

Helix Homes Promosikan Peluang Investasi Properti di AS

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 19:44 WIB

Helix Homes America Lirik Pasar Properti Indonesia

Helix Homes America Lirik Pasar Properti Indonesia

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 19:38 WIB

Puluhan Ekonom Kumpul di BEI, Buka Sesi Perdagangan Saham

Puluhan Ekonom Kumpul di BEI, Buka Sesi Perdagangan Saham

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 11:46 WIB

Pandji Notonegoro Bantah Luhut Tersangkut Polemik Saham Kimco

Pandji Notonegoro Bantah Luhut Tersangkut Polemik Saham Kimco

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 15:32 WIB

Ini Alasan BUMN Tambang Tak Usah Beli Saham Freeport Indonesia

Ini Alasan BUMN Tambang Tak Usah Beli Saham Freeport Indonesia

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 14:52 WIB

Kunjungi BKPM, Perusahaan Perancis Minta Stabilitas Regulasi

Kunjungi BKPM, Perusahaan Perancis Minta Stabilitas Regulasi

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 05:00 WIB

Temui Jokowi, Prancis akan Berinvestasi 2,6 Miliar Dolar AS

Temui Jokowi, Prancis akan Berinvestasi 2,6 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 21:56 WIB

Phillip Asset Management Luncurkan Phillip Government Bond

Phillip Asset Management Luncurkan Phillip Government Bond

Bisnis | Rabu, 29 Maret 2017 | 05:41 WIB

DPR RI Undang Qatar Berinvestasi di Indonesia

DPR RI Undang Qatar Berinvestasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 07:01 WIB

Terkini

3 Laga Cuma Jadi Cadangan, Mees Hilgers Masih Dianggap Belum Layak Main 90 Menit di Eredivisie

3 Laga Cuma Jadi Cadangan, Mees Hilgers Masih Dianggap Belum Layak Main 90 Menit di Eredivisie

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap

SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kebakaran Landa 14 Rumah di Tamansari Jakbar, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Landa 14 Rumah di Tamansari Jakbar, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor

Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma

Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Dua Pelatih Dipecat Usai Dikalahkan Persija, Shin Tae-yong Merasa Tidak Tenang

Dua Pelatih Dipecat Usai Dikalahkan Persija, Shin Tae-yong Merasa Tidak Tenang

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Viva Milk Cleanser Bengkuang untuk Kulit Apa? Ini Jenis Kulit yang Cocok

Viva Milk Cleanser Bengkuang untuk Kulit Apa? Ini Jenis Kulit yang Cocok

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:17 WIB

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×