Kunjungi BKPM, Perusahaan Perancis Minta Stabilitas Regulasi

Kamis, 30 Maret 2017 | 05:00 WIB
Kunjungi BKPM, Perusahaan Perancis Minta Stabilitas Regulasi
Konpers BKPM mengenai Indonesia-Korea Business Summit pada 14 Maret 2017. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Sebanyak 25 Chief Executive Officer (CEO) dari perusahaan-perusahaan Perancis berkunjung ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pagi ini, Rabu (29/3/2017). Kunjungan 25 CEO perusahaan papan atas Perancis tersebut merupakan bagian dari kunjungan Presiden Perancis Francois Hollande yang siang hari ini bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Perusahaan-perusahaan asal Perancis tersebut menyampaikan apreasiasinya terhadap iklim investasi serta beberapa concerns terutama terkait stabilitas regulasi dan pentingnya kebijakan perdagangan dan investasi yang saling mendukung.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea menyampaikan delegasi investasi dari Perancis tersebut merespons positif berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah. “Ada tiga perusahaan yang secara khusus mengemukakan mengenai pentingnya stabilitas regulasi yang ada di Indonesia,” ujarnya sesuai mewakili Kepala BKPM dalam menerima delegasi investasi dari Perancis di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (29/3/2017).



Menurut Tamba, Perancis merupakan salah satu negara Eropa yang menyumbang investasi ke Indonesia. Dalam lima tahun terakhir (periode 2012-2016) investasi dari Perancis mencapai USD 701,5 juta atau berada di peringkat 16 dari 133 negara. “Lima sektor utama investasi Perancis adalah industri makanan 18 persen, logam dasar 15 persen, elektronik 15 persen, listrik gas dan air 15 persen, industri non logam 14 persen dan pertambangan 10 persen,” paparnya.

Sedangkan untuk lokasi, mayoritas investasi Perancis berada di Jawa 65 persen, sementara lainnya di Sumatera 12 persen, Maluku 10 persen, Bali dan Nusa Tenggara 9 persen dan Kalimantan 4 persen.

Pemerintah melakukan berbagai langkah konkret untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Salah satu indikatornya adalah kenaikan peringkat dalam Ease of Doing Business dari posisi 106 menjadi 91 atau naik 15 peringkat. Selain itu, beberapa terobosan kebijakan seperti layanan izin investasi 3 jam, serta berbagai paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan dengan semangat deregulasi.

Sebelumnya, pada tanggal 17 Maret 2017, Kepala BKPM juga menyelenggarakan kegiatan kunjungan kerja promosi investasi di Paris, Perancis. Pada kunjungan tersebut, Kepala BKPM melakukan pertemuan dengan Mouvement des entreprises de France (MEDEF), dan berpartisipasi pada Economic Cooperation and Development (OECD) Informal Reflection Group on Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI