Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB
Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China
ilustrasi mobil listrik bekas.
baca 10 detik
  • Konsumen Eropa mengalihkan pembelian ke mobil listrik bekas China karena harganya jauh lebih terjangkau.
  • Penjualan mobil bekas mencapai 7.900 unit pada Januari hingga September 2026 atau naik 280 persen.
  • CEVM membuka pusat pengiriman di Praha untuk mempermudah konsumen mengambil unit tanpa menunggu lama.

Suara.com - Konsumen di wilayah Eropa kini mulai mengalihkan perhatian mereka pada unit mobil listrik bekas asal China karena menawarkan harga yang jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan pembelian unit kendaraan baru. Tren peralihan minat ini terlihat jelas dari melonjaknya angka penjualan mobil listrik bekas buatan China di tengah kondisi melemahnya pasar penjualan kendaraan baru di kawasan tersebut.

"Penjualan mobil bekas kepada konsumen di Uni Eropa mencapai 7.900 unit sepanjang Januari hingga September 2026," melansir laporan China EV Marketplace atau CEVM yang dikutip dari Carnewschina.

Capaian angka penjualan tersebut melonjak hingga 280 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebaliknya, performa penjualan kendaraan baru justru mengalami penurunan signifikan mencapai 44 persen dalam kurun waktu yang sama. Perubahan tren ini terjadi akibat adanya kebijakan tarif impor Uni Eropa terhadap mobil listrik berbasis baterai atau BEV buatan China serta pembatasan kuota impor untuk mobil hybrid.

Kondisi tersebut membuat mobil bekas menjadi opsi alternatif bagi konsumen di Eropa karena tidak terbebani aturan tarif tambahan maupun pembatasan kuota impor. Pihak CEVM menyatakan bahwa sejumlah unit kendaraan dengan jarak tempuh sekitar 6.000 kilometer bahkan dipasarkan dengan harga hingga 40 persen lebih murah dari harga jual awalnya.

Guna mempermudah proses transaksi, pihak CEVM telah membuka pusat pengiriman khusus di Praha, Republik Ceko. Langkah ini memungkinkan para konsumen mengambil unit kendaraan secara langsung tanpa perlu menunggu proses pengiriman impor yang umumnya memakan waktu hingga tiga bulan dari China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Konsumen Negara ini Rela Tunda Beli Mobil Demi Menunggu Mobil Listrik China

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Terkini

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Cara Membuat SKCK Online Lewat HP, Cek Syarat dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online Lewat HP, Cek Syarat dan Biayanya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Ulasan Marinaleda karya Dan Hancox: Ketika Kota Kecil Menggugat Kapitalisme

Ulasan Marinaleda karya Dan Hancox: Ketika Kota Kecil Menggugat Kapitalisme

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Apakah Boleh setelah Night Cream Pakai Sleeping Mask? Ini Urutannya

Apakah Boleh setelah Night Cream Pakai Sleeping Mask? Ini Urutannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik

Polisi Selidiki Kecelakaan BYD Lindas Ojol di Panglima Polim, Sopir Diduga Mengantuk dan Panik

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Perlawanan Tak Ditolak, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Putusan Sela Mirip Perkara Ijazah Gibran

Perlawanan Tak Ditolak, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Putusan Sela Mirip Perkara Ijazah Gibran

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas

Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas

Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Kuasa Hukum Siap Patahkan Dakwaan Jaksa

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Kuasa Hukum Siap Patahkan Dakwaan Jaksa

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Singapura Impor Listrik 1,3 GW dari Konsorsium Malaysia-Vietnam, Sumber dari Angin dan Matahari

Singapura Impor Listrik 1,3 GW dari Konsorsium Malaysia-Vietnam, Sumber dari Angin dan Matahari

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:04 WIB

×