Cara Berinvestasi Sambil Membayar Utang

Angelina Donna

Kamis, 13 April 2017 | 19:22 WIB
Cara Berinvestasi Sambil Membayar Utang

Suara.com - Uang adalah hal yang terkadang membuat kita bingung. Di satu sisi, Anda ingin sekali menabung. Namun karena di sisi lain Anda memiliki utang, maka mau tidak mau utang tersebut haruslah dibayar sehingga gaji yang diterima tidak cukup lagi untuk ditabung.

Banyaknya jumlah utang yang harus dibayarkan tentu saja menjadi bencana bagi Anda. Utang bagaikan mimpi buruk yang selalu menghantui tidur kita. Jika ditanyakan, apakah Anda ingin berinvestasi sambil membayar semua utang?

Pertanyaan di atas memang sangat membingungkan. Terkadang muncul pikiran “bagaimana mungkin bisa berinvestasi sementara utang yang dimiliki menumpuk”. Utang di sini bisa mencakup utang Kredit Pemilikan Rumah (KPR), utang kendaraan bermotor, dan utang kartu kredit yang pasalnya harus dibayarkan setiap bulannya.

Jika ingin keduanya berjalan sesuai harapan, Anda memang dituntut harus disiplin dan mampu merancang keuangan finansial yang baik. Bagaimana caranya?

Mengetahui Total Aset Pribadi
Berinvestasi sambil membayar utang adalah dua pilihan yang keduanya bisa dilakukan secara bersamaan. Anda yang masih terlilit utang sebaiknya menganalisa berapa kekayaan pribadi yang dimiliki saat ini. Mulai dari properti, kendaraan bermotor, emas, surat-surat berharga (reksadana, deposito, dan saham), peralatan elektronik yang dimiliki, serta jumlah tabungan yang ada di bank.

Jika semua aset pribadi telah berhasil terkumpulkan, cobalah hitung berapa nilai dari semua yang dimiliki. Dengan mengetahui totalnya, Anda akan semakin mudah untuk menginvestasikannya.

Mengetahui Total Utang
Dalam hidup, pasti tidak pernah lepas sama yang namanya utang. Utang adalah salah satu kewajiban yang harus dibayarkan setiap bulannya. Untuk memudahkan kita saat melakukan pembayaran, catatlah di pos mana saja Anda berutang dan hitung berapa jumlahnya.

Saat melakukan pembayaran utang, cobalah untuk membayarkan utang dengan bunga yang paling tinggi terlebih dahulu. Kalau sudah selesai, barulah utang dengan bunga yang lebih rendah. Kalau membayar utang tanpa memperhatikan suku bunganya, yang ada nanti malah bunga yang harus dibayarkan semakin berlipat ganda.

Membuat Perhitungan
Setelah mengetahui berapa total utang yang dimiliki, lakukan perhitungan dengan besaran gaji yang diterima setiap bulannya. Anda bisa membuat perhitungan sederhana dengan cara mengurangkan gaji yang diterima dengan besaran utang yang harus dibayarkan. Sisa yang didapat kemudian digunakan untuk membiayai kehidupan sehari-hari dan ditabung. Jika ternyata masih ada sisa sedikit, maka uang tersebut bisa diinvestasikan.

Lakukan perhitungan utang secara teliti dan lakukan pembayaran secara cepat. Agar Anda bisa lebih leluasa dalam berinvestasi.

Membuat Keseimbangan
Investasi dan pembayaran utang adalah dua bagian penting yang akan selalu ada dalam kehidupan Anda. Anda tidak bisa mengabaikan salah satu diantara keduanya. Agar keadaan finansial menjadi sehat, Anda perlu membagi berapa persentase untuk bayar utang dan berapa persentase untuk investasi. Usahakan keduanya seimbang. Kalaupun persentase utang lebih besar, hal tersebut bukanlah menjadi masalah besar. Yang terpenting adalah masih memiliki sisa untuk diinvestasikan.

Terlepas dari keduanya, Anda juga perlu berkomitmen terhadap keduanya. Karena komitmen mampu membuat semua yang direncanakan terwujud. Selain itu, Anda juga harus memiliki dana darurat.Karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup ini, untuk itu dana yang satu ini juga tidak boleh dilewatkan. Jangan hanya karena dana darurat kosong, Anda jadi terjerumus ke dalam utang yang semakin banyak.

Disiplin
Semua yang diinginkan dalam hidup sebenarnya bisa dicapai kalau Anda disiplin dan bersungguh-sungguh. Sama halnya dengan pembayaran utang dan investasi. Keduanya juga bisa dilakukan kalau Anda disiplin dalam mengatur keuangan.

Carilah jenis investasi yang menguntungkan dan tidak mewajibkan adanya pembayaran komisi atau fee. Jika Anda adalah orang yang risk taker atau berani mengambil risiko, maka bisa mencoba jenis investasi jangka menengah atau jangka panjang. Seperti investasi reksadana, obligasi, dan saham.

Menyelaraskan antara investasi dan utang memang sangatlah susah. Agar keduanya bisa berjalan sesuai harapan, Anda dituntut untuk berkomitmen dan menghindari sikap konsumtif. Dengan demikian, kondisi keuangan akan sehat dan tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Lokasi Apartemen dengan Potensi Tarif Sewa Tinggi

Daftar Lokasi Apartemen dengan Potensi Tarif Sewa Tinggi

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 19:39 WIB

Transaksi Kartu Kredit Bank Mandiri Q1 2017 Rp7,5 Triliun

Transaksi Kartu Kredit Bank Mandiri Q1 2017 Rp7,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 09:52 WIB

Hidup Sukses Seperti Steve Jobs

Hidup Sukses Seperti Steve Jobs

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 19:20 WIB

Kadin Siap Dilibatkan Dalam Perumusan Kebijakan Sektor Properti

Kadin Siap Dilibatkan Dalam Perumusan Kebijakan Sektor Properti

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 15:59 WIB

7 Hal yang Bisa Anda Pelajari dari Miliarder GoDaddy, Bob Parsons

7 Hal yang Bisa Anda Pelajari dari Miliarder GoDaddy, Bob Parsons

Bisnis | Selasa, 11 April 2017 | 08:31 WIB

Tips Memilih Jasa Arsitek untuk Membangun Rumah

Tips Memilih Jasa Arsitek untuk Membangun Rumah

Bisnis | Sabtu, 08 April 2017 | 19:31 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×