Peran Perempuan Sebagai Pemimpin Bisnis Belum Diakui

Adhitya Himawan

Jum'at, 21 April 2017 | 10:13 WIB
Peran Perempuan Sebagai Pemimpin Bisnis Belum Diakui
Ilustrasi wanita karir. [Shutterstock]

Peran perempuan sebagai pemimpin bisnis dan inovator digital sering kali belum mendapatkan pengakuan yang cukup. Padahal, pembangunan pada dasarnya membutuhkan partisipasi dari semua orang, termasuk perempuan. Karena itu, dalam momentum peringatan kebangkitan perempuan Indonesia menjelang Hari Kartini, Center for Digital Society (CfDS) FISIPOL UGM CEO McKinsey Indonesia Phillia Wibowo untuk berbagi kisah sukses beliau sebagai salah satu aktor penggerak ekonomi di Indonesia dalam acara bertajuk CEO Talk, Kamis (20/4/2017) di Convention Hall FISIPOL UGM, Yogyakarta.

Usai mengundang CEO dari Telkomsel, Ririek Adriansyah untuk mempresentasikan bagaimana perkembangan dunia telekomunikasi di masa kini dalam acara CEO Talk perdana pada Oktober tahun 2016 lalu, pada CEOTalk kali ini CfDS mengambil tema How Women Empower Digital Innovation sekaligus untuk memperingati Hari Kartini.

“FISIPOL memiliki cara yang berbeda untuk memperingati Hari Kartini besok. Kalau yang lain mungkin menghadiri pemutaran film, di sini kami menghadirkan CEO untuk menceritakan pengalamannya sebagai CEO wanita, yang kita tahu jumlahnya masih sangat sedikit di Indonesia,” ujar Dekan FISIPOL Dr. Erwan Agus Purwanto saat membuka acara ini.

Erwan menjelaskan, meski di lingkungan kampus kesetaraan gender dirasa sudah cukup menjadi perhatian, ia melihat bahwa di berbagai tempat, masih ada ruang di mana isu gender masih menjadi perdebatan. Karena itu, ia berharap agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesadaran akan kesetaraan gender.

“Di FISIPOL saya rasa tidak ada masalah gender, karena kita lihat kebanyakan dosen muda di sini pun hampir 70 persen adalah perempuan. Tapi di berbagai tempat memang saya rasa masih perlu advokasi. Karena itu kegiatan ini mudah-mudahan bisa bermanfaat,” kata Erwan.

Dalam sesi CEO Talk kali ini, Phillia Wibowo memberikan pemaparan mengenai dua topik yang kerap dianggap tidak saling berkaitan, yaitu tentang inovasi digitalserta topik pemberdayaan wanita. Teknologi digital, jelasnya, menghadirkan cara baru dalam interaksi termasuk dalam memunculkan potensi-potensi bisnis yang belum ada sebelumnya. Meski demikian, ia menekankan bahwa mereka yang ingin terjun ke dalam dunia digital untuk dapat benar-benar memahami peran mereka dengan benar dan tidak sekedar mengikuti tren.

“Kalau berbicara tentang digital, kita harus pikirkan dulu, apakah benar-benar ada dampaknya atau kita sebenarnya hanya mengikuti arus saja,” ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini ia juga berbicara mengenai isu pemberdayaan wanita, khususnya dalam dunia perekonomian global. Ia menyampaikan bahwa wanita memiliki kapasitas dan potensi yang besar untuk berperan dalam perekonomian dan pembangunan, namun belum dimanfaatkan secara maksimal baik karena faktor lingkungan maupun karena keterbatasan lain. Secara lebih spesifik, ia menyebutkan 6 aspek yang perlu menjadi perhatian ketika berbicara mengenai pemberdayaan wanita, yaitu insentif dan bantuan finansial, akses teknologi dan infrastruktur, kesempatan ekonomi, pengembangan kapasitas, advokasi dan pembentukan perilaku, serta aspek hukum, politik, dan regulasi.

Ia menyoroti aspek teknologi yang menurutnya memberikan peluang untuk mendukung usaha pemberdayaan perempuan, khususnya untuk membuka ruang dan kesempatan bagi wanita untuk mengembangkan kemampuan dan potensi mereka dalam bidang-bidang yang mereka geluti.

baca juga

“Teknologi memang sungguh-sungguh membantu, tapi memang itu tidak bisa menyelesaikan semua masalah. Karena itu dalam hal ini pun harus melibatkan wanita untuk menyelesaikan masalah yang ada,” imbuh Phillia.

Sebelum mengakhiri pemaparannya, ia menambahkan pesan agar masyarakat mulai menempatkan wanita sebagai individu yang memiliki potensi yang besar, bukan sekedar sebagai pihak yang harus dilindungi. Pemahaman inilah, menurutnya, yang harus mendasari kampanye-kampanye yang dilakukan terhadap wanita.

“Ketika kalian berkampanye tentang kesetaraan gender, berkampanyelah bahwa ini adalah hal yang baik untuk produktivitas dan pertumbuhan, bukan hanya berkampanye karena ini sesuatu yang baik. Kita harus membuka kesempatan agar potensi yang dimiliki oleh para perempuan ini dapat disalurkan dan memunculkan kontribusi penting,” kata Phillia.

Selain menghadirkan CEO sebagai pembicara, dalam kesempatan ini CfDS juga melakukan peluncuran buku dan monografi. Peluncuran 6 buah buku dan monografi ini dilakukan secara simbolis dengan penyerahan buku oleh perwakilan dari penulis kepada Dekan FISIPOL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syarifah Kemala, Ibu Rumah Tangga Pengusaha Kue Sukses

Syarifah Kemala, Ibu Rumah Tangga Pengusaha Kue Sukses

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 09:58 WIB

Komang Wiswakarma, Pendiri Event Organizer Digital Maimilu.com

Komang Wiswakarma, Pendiri Event Organizer Digital Maimilu.com

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 07:18 WIB

Kisah 5 Pengusaha yang Memulai Bisnis dari Nol

Kisah 5 Pengusaha yang Memulai Bisnis dari Nol

Bisnis | Rabu, 19 April 2017 | 19:46 WIB

Bisnis Sampingan untuk Mahasiswa Semester Akhir

Bisnis Sampingan untuk Mahasiswa Semester Akhir

Bisnis | Rabu, 19 April 2017 | 19:39 WIB

Gilatrip.com, Startup Penggali Potensi Pariwisata Indonesia

Gilatrip.com, Startup Penggali Potensi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 10:46 WIB

Antisipasi Tuduhan Eropa dan AS, Mendag Kumpulkan CEO Sawit

Antisipasi Tuduhan Eropa dan AS, Mendag Kumpulkan CEO Sawit

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 09:56 WIB

Ingin Mulai Bisnis Online? Ini 6 Tipsnya!

Ingin Mulai Bisnis Online? Ini 6 Tipsnya!

Bisnis | Senin, 17 April 2017 | 12:52 WIB

Irfan Wahid, Seniman Sekaligus Pengusaha Industri Kreatif

Irfan Wahid, Seniman Sekaligus Pengusaha Industri Kreatif

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 21:16 WIB

Orang Indonesia Incar Properti di Singapura dan Australia

Orang Indonesia Incar Properti di Singapura dan Australia

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 09:13 WIB

Gingin, Pedagang Asongan yang Kini Sukses Jadi Juragan Madu

Gingin, Pedagang Asongan yang Kini Sukses Jadi Juragan Madu

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 07:09 WIB

Terkini

Pajak SPP-TDLN Berlaku: Jangan Buat Konsumen Jadi Kambing Hitam

Pajak SPP-TDLN Berlaku: Jangan Buat Konsumen Jadi Kambing Hitam

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 07:50 WIB

Tecno Bawa AI ke Tablet, MEGAPAD 2 untuk Produktivitas dan SE 2 Jadi Teman Belajar

Tecno Bawa AI ke Tablet, MEGAPAD 2 untuk Produktivitas dan SE 2 Jadi Teman Belajar

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 07:45 WIB

Masuk Radius Bahaya! Tim SAR Belum Bisa Sisir Pulau Sertung Cari 5 Jurnalis Hilang

Masuk Radius Bahaya! Tim SAR Belum Bisa Sisir Pulau Sertung Cari 5 Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 07:33 WIB

OJK Optimisme Industri Perbankan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

OJK Optimisme Industri Perbankan Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 07:32 WIB

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 07:30 WIB

Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal

Menjadi Dewasa Tidak Sesederhana Itu: Realita Adulting Gen Z di Era Mahal

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 07:25 WIB

5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps

5G XLSMART Masuk Palembang, Bukan Cuma Kejar Kecepatan hingga 500 Mbps

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 07:05 WIB

4 Shio yang Paling Hoki 11 September 2026, Ada Naga hingga Kerbau

4 Shio yang Paling Hoki 11 September 2026, Ada Naga hingga Kerbau

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 06:50 WIB

Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?

Bikin Bangga, 4 Film Indonesia Ini Masuk Lineup BIFF 2026, Ada Favoritmu?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

×