Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Irfan Wahid, Seniman Sekaligus Pengusaha Industri Kreatif

Adhitya Himawan

Sabtu, 15 April 2017 | 21:16 WIB
Irfan Wahid, Seniman Sekaligus Pengusaha Industri Kreatif
Seniman sekaligus pengusaha muda Irfan Wahid. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Siapa yang tak mengenal keluarga besar KH Hasyim Asy’ari, ulama besar pada zaman penjajahan Belanda yang juga salah satu pendiri dari Nadhlatul Ulama (NU). Keturunan KH Hasyim Asy’ari telah banyak yang terlahir menjadi tokoh politik maupun ulama terkemuka sejak awal masa kemerdekaan hingga kini.

Sang kakek, KH Wahid Hasyom menjadi salah satu Menteri pada era Presiden Soekarno. Sang Paman, KH Abdurrahman Wahid bahkan menjadi Presiden Republik Indonesia keempat. Sang ayah, KH Salahudin Wahid juga ulama terkemuka nasional yang sempat menjadi Calon Wakil Presiden tahun 2004 berpasangan dengan Wiranto sebagai Calon Presiden.

Namun dari sekian banyak keturunan KH Hasyim Asy’ari, sosok Irfan Wahid atau yang akrab disapang Ipang Wahid terbilang sangat unik. Ia tak terjun dalam dunia politik praktis ataupun dunia dakwah dan memimpin pondok pesantren seperti saudara-saudaranya yang lain. Ipang muda justru tertarik dalam dunia seni dan dunia bisnis.

Ipang tidak menghabiskan masa kecilnya di pondok pesantren seperti halnya anak-anak muda dari kalangan kyai pada umumnya. Ipang Wahid. “Karena ayah saya sendiri juga kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Jadi saya sendiri juga dari kecil tidak menempuh pendidikan di pesantren,” kata Ipang Wahid dalam wawancara khusus dengan Suara.com, di Jakarta, Selasa (4/4/2017).

 Selepas lulus SMA, Ipang Wahid yang besar di Jakarta kemudiah kuliah di Institut Kesenian Jakarta dan lulus tahun 1991. Saat kuliah inilah, ketertarikan Ipang Wahid terhadap dunia periklanan tumbuh.

Setelah lulus, Ipang Wahid kemudian melanjutkan studi S2 di The Art Institute of Seattle, Amerika Serikat (AS). Sembari kuliah, Ipang sempat bekerja di sebuah perusahaan periklanan yang besar di AS. Saat itulah minat Ipang menjadi sutradara iklan juga muncul.

 Pria kelahiran Jakarta, 25 Februari 1969 kemudian pulang ke Indonesia setelah merasa cukup menimba ilmu dan pengalaman di negeri Paman Sam. Ipang lantas mendirikan usaha sendiri pada tahun 2002 bernama 25 Frames. Ia mendirikan 25 Frames dengan ambisi menjadi salah satu rumah produksi atau Production House (PH) yang terbesar di Indonesia.

“Ini memang passion saya untuk berkiprah di dunia periklanan. Sampai kini, saya masih menghasilkan beberapa iklan yang menarik di televisi. Salah satunya yang lagi trend adalah iklan Bukalapak.com yang ada nyanyian lagu seorang ibu-ibu seolah berbahasa Mandarin di televise. Itu iklan yang kami rancang,” jelas Ipang.

Namun kiprah Ipang tak semata dalam bisnis periklanan. Ipang juga mendirikan jasa konsultan komunikasi dengan bendera Fasctcom. Salah satu klien penting yang digarap olehnya adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ipang bahkan sempat menjadi konsultan bagi PDI Perjuangan dalam pemilu legislatif tahun 2014. “Saya tidak bilang bisnis yang saya geluti ini adalah konsultan politik. Saya lebih suka menyebutnya sebagai konsultan komunikasi,” ujarnya.

baca juga

Ipang, yang kini menjadi Ketua Pokja Industri Kreatif Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) di era Presiden Joko Widodo, mengakui dirinya lebih suka memfokuskan pengembangan bisnisnya di industri kreatif. Walau begitu, ia juga punya satu perusahaan energi dengan mengandeng kolega dari Iran. "Usaha saya yang ini bergerak di bidang aspal," jelasnya.

Ipang Wahid kini memegang sejumlah posisi kunci di beberapa perusahaan. Antara lain sebagai  pendiri / Komisaris  25 Frames (TVC Production House). Pemilik / Direktur Pengembangan Usaha – Alfa Global Trading (Energy), pendiri / Direktur Eksekutif – Fastcomm (Integrated Marketing Agency), pemilik – Sound Village (Audio Production House), pemilik – Nyunyu.com (News Portal & Digital Agency), pemilik / Komisaris – reKreasi (Creative House).

Kedepan, Ipang Wahid ingin pelan-pelan mengalihkan kontrol pengelolaan dari berbagai perusahaan yang dimilikinya. Ia ingin lebih memiliki waktu banyak untuk mendedikasikan pengabdian dirinya dalam dunia dakwah.  Apalagi ada permintaan dari Gus Sholah, untuk melanjutkan kepemimpinan dirinya di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

“Pelan-pelan ini tidak lagi harus saya sendiri yang mengelolanya. Saya kedepannya lebih memposisikan sebagai pemilik perusahaan dan mengandalkan pendapatan pasif. Saya lebih ingin punya waktu panjang untuk dakwah maupun membangun industri kreatif di Indonesia pada umumnya,” tutup Ipang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gingin, Pedagang Asongan yang Kini Sukses Jadi Juragan Madu

Gingin, Pedagang Asongan yang Kini Sukses Jadi Juragan Madu

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 07:09 WIB

Anak Panti Asuhan di Bantul Merintis Usaha Ternak Lele

Anak Panti Asuhan di Bantul Merintis Usaha Ternak Lele

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:37 WIB

Ini Cara Muslim Aid Kembangkan Wirausaha Pada Anak Yatim

Ini Cara Muslim Aid Kembangkan Wirausaha Pada Anak Yatim

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:28 WIB

Onei, Pebisnis Sekaligus Teman Petani Kelapa Sawit di Jambi

Onei, Pebisnis Sekaligus Teman Petani Kelapa Sawit di Jambi

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 08:22 WIB

Daniel Godwin Sihotang: Menjadi Pengusaha Itu Gampang

Daniel Godwin Sihotang: Menjadi Pengusaha Itu Gampang

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 12:21 WIB

Agung Nugroho, Inovator Ritel Digital lewat KUDO

Agung Nugroho, Inovator Ritel Digital lewat KUDO

Bisnis | Minggu, 26 Maret 2017 | 23:17 WIB

Delution, Arsitek dan Desainer Lokal yang Tembus Pasar Dunia

Delution, Arsitek dan Desainer Lokal yang Tembus Pasar Dunia

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 15:23 WIB

Kelompok Tenun Sleman Kembangkan Tenun Batik Beragam Motif

Kelompok Tenun Sleman Kembangkan Tenun Batik Beragam Motif

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2017 | 07:32 WIB

Adhi Nugroho, Pendiri Up 2 Yu Resto & Cafe

Adhi Nugroho, Pendiri Up 2 Yu Resto & Cafe

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 11:31 WIB

L-Men Awards, Apresiasi Lelaki Inspiratif Bergaya Hidup Sehat

L-Men Awards, Apresiasi Lelaki Inspiratif Bergaya Hidup Sehat

Press Release | Sabtu, 04 Maret 2017 | 18:33 WIB

Terkini

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

Pasokan Rudal Iran Meningkat Pesat, Siap-siap Jika Perundingan Damai dengan AS Gagal Lagi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Waspada Motor Bodong! Ini Cara Cek Keaslian BPKB dan STNK Motor Bekas Biar Transaksi Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×