Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

BTN Terapkan e-Retribusi di Pasar Klewer Solo

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 25 April 2017 | 08:27 WIB
BTN Terapkan e-Retribusi di Pasar Klewer Solo
Uji coba penggunaan e-Retribusi yang disiapkan BTN di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah. [Antara/Dodi]

Menindaklanjuti Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 1 Oktober 2016 lalu dalam penerapan sistem penarikan retribusi secara elektronik, atau e-retribusi, PT Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas implementasi sistem electronic retribution atau e-retribusi di Pasar Klewer, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Pasar Gede.

Dengan mengganti sistem penarikan retribusi dari cara manual oleh petugas pasar ke para pedagang menjadi sistem elektronik melalui media kartu, diharapkan bisa membantu Pemkot Surakarta mengelola pendapatan daerahnya secara lebih efisien, dan akuntabel.  Selain itu, sistem e-retribusi juga menjadi salah satu upaya dari misi pemerintah menjadikan kota Solo sebagai Smart City tahun 2018.

“Sistem e-retribusi mengurangi potensi fraud, aman, cepat, mudah karena pedagang cukup melakukan tapping pada mesin reader di pasar,” kata Direktur Utama Bank BTN, Maryono, saat meresmikan e-retribusi di Pasar Klewer, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017). Bagi pedagang pun, sistem e-retribusi bisa menghindarkan mereka dari pungutan lain di luar retribusi resmi yang ditetapkan pemerintah.

Peluncuran e-retribusi hasil kerjasama Bank BTN dan Pemkot Solo  dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, dan Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmodi sela-sela seremoni  peresmian wajah baru pasar Klewer yang pernah terbakar pada tahun 2014 silam.  

Pasar Klewer sebagai pasar tekstil terbesar di Jawa Tengah mencakup setidaknya 2.639 pedagang  merupakan pasar ketiga yang menerapkan sistem e-retribusi bersama Bank BTN di Surakarta.  Dua pasar sebelumnya adalah Pasar Gede, dan Pasar Ngudi Rejeki Gilingan, dengan jumlah pedagang masing masing 760 pedagang dan 236 pedagang, sebagian besar telah menerapkan e-retribusi .  Sistem e-retribusi direncanakan terus diperluas seiring dengan peningkatan sosialisasi dan infrastruktur di pasar.

Sementara itu, bagi Bank yang berkode saham BBTN ini, sistem e-retribusi dapat membuka akses pedagang terhadap layanan perbankan lainnya, mulai dari transaksi perbankan, maupun pembiayaan. Dengan membuka layanan e-retribusi, jumlah nasabah BTN,  Dana Pihak Ketiga dan juga pengucuran kredit akan meningkat. “Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk memperluas inklusi keuangan,” kata Maryono.

Pendekatan dengan para pedagang pasar lewat sistem e-retribusi, akan memudahkan Bank BTN memasarkan produk pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan pedagang. Salah satunya adalah KPR BTN Mikro. Produk yang baru dirilis Februari lalu menawarkan plafon pinjaman sebesar 75 juta rupiah dengan tenor 10 tahun dan cicilan yang disesuaikan dengan kemampuan nasabah. “Para pedagang sebagai pekerja di sektor informal bisa memanfaatkan KPR BTN Mikro untuk renovasi rumah, atau membangun tempat usaha,” kata Maryono.

Sistem e-retribusi yang dikembangkan Bank BTN merupakan bagian dari inovasi BTN dalam masa transformasi digital yang saat ini digalakkan Bank BTN..  Sejumlah inovasi sudah dilakukan BTN, diantaranya dengan merilis aplikasi BTN Digital Solution untuk layanan perbankan. BTN Digital Solution merupakan aplikasi layanan transaksi perbankan dalam genggaman, portal BTN properti untuk pengajuan KPR Online dan transaksi jual beli properti langsung dengan pengembang, serta terakhir membangun Smart Branch BTN. 

Transformasi ini diyakni bisa memperkuat BTN dalam perannya sebagai agen pembangunan ekonomi  sekaligus sebagai agen pelayanan (agent of services) berkomitmen membantu program pemerintah, termasuk dalam pelayanan perbankan yang meningkatkan taraf hidup masyarakat.  “Kedepan, kami akan terus berinovasi baik dalam produk maupun layanan transaksi perbankan yang makin mudah diakses masyarakat luas,” tutup Maryono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Sasar Pesantren Jadi 'Pasar' e-Money Jelang Ramadan

BI Sasar Pesantren Jadi 'Pasar' e-Money Jelang Ramadan

Bisnis | Minggu, 23 April 2017 | 18:54 WIB

Pertumbuhan Kredit BRI Kuartal I 2017 Capai 16,4 Persen

Pertumbuhan Kredit BRI Kuartal I 2017 Capai 16,4 Persen

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 12:32 WIB

BRI Raih Laba Bersih Rp6,47 Triliun di Kuartal I 2017

BRI Raih Laba Bersih Rp6,47 Triliun di Kuartal I 2017

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 12:25 WIB

Kemensos akan Luncurkan Layanan Bergerak Bantuan Sosial Non Tunai

Kemensos akan Luncurkan Layanan Bergerak Bantuan Sosial Non Tunai

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 09:38 WIB

Bank Mantap Segera Pindahkan Kantor Pusat ke Jakarta

Bank Mantap Segera Pindahkan Kantor Pusat ke Jakarta

Bisnis | Rabu, 19 April 2017 | 14:41 WIB

Pilkada Jakarta, BTN Tetap Berikan Layanan Terbatas

Pilkada Jakarta, BTN Tetap Berikan Layanan Terbatas

Bisnis | Rabu, 19 April 2017 | 07:21 WIB

Esok, Bank Mandiri Liburkan Kantor Cabang Khusus Wilayah Jakarta

Esok, Bank Mandiri Liburkan Kantor Cabang Khusus Wilayah Jakarta

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 15:11 WIB

Laba Bersih BRI Syariah Rp170,20 Miliar

Laba Bersih BRI Syariah Rp170,20 Miliar

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 14:22 WIB

Laba Bersih BTN Syariah Capai Rp93,79 Miliar

Laba Bersih BTN Syariah Capai Rp93,79 Miliar

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 14:03 WIB

KPR Subsidi Jadi Jurus Jitu Pertumbuhan Kredit BTN

KPR Subsidi Jadi Jurus Jitu Pertumbuhan Kredit BTN

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 13:58 WIB

Terkini

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB