Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Lebaran, Kemenhub Cek Kelaikan Kapal di Pelabuhan Merak

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 15 Mei 2017 | 18:53 WIB
Jelang Lebaran, Kemenhub Cek Kelaikan Kapal di Pelabuhan Merak
Dirjen Perhubungan Laut Tonny Boediono menginspeksi kelaikan kapal di Pelabuhan Merak, Banten. [Dok Kementerian Perhubungan]

Guna meningkatkan keselamatan pengoperasian sarana moda transportasi pada angkutan Lebaran tahun 2017, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan kepada para Direktur Jenderal, tidak terkecuali Direktur Jenderal Perhubungan Laut untuk melakukan pemeriksaan kelaikan secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana transportasi laut. Perintah ini tertuang melalui Instruksi Menteri Perhubungan Nomor: IM 10 Tahun 2017 tentang Pemeriksaan Kelaikan Sarana Transportasi.

Berdasarkan Instruksi ini, Menhub Budi menegaskan agar segenap jajaran Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kelaikan sarana transportasi guna lebih menjamin keselamatan dan keamanan para pengguna jasa transportasi serta menjatuhkan sanksi secara tegas baik kepada aparatur pemerintah atau operator sarana transportasi yang lalai dalam melaksanakan tugas atau tidak mentaati peraturan perundang-undangan.

Untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Perhubungan Nomor: IM 10 Tahun 2017 tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menerbitkan Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/32/6/DJPL-17 tanggal 17 April 2017 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2017.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono secara tegas menginstruksikan kepada Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Kepala KSOP Kelas I sampai dengan IV, dan Kepala UPP Kelas I sampai dengan III untuk segera melaksanakan uji kelaiklautan terhadap 1.278 unit kapal penumpang yang dipergunakan untuk Angkutan Laut Lebaran 2017 dimulai pada tanggal 17 April s.d. 30 Juni 2017 sesuai dengan wilayah kerjanya.

“Semua Kepala Kantor UPT Ditjen Hubla agar segera melaksanakan Uji Petik kelaiklautan Kapal Penumpang di wilayah kerja masing-masing dan melaporkan hasilnya kepada Dirjen Hubla sesuai dengan format laporan pemeriksaan kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Lebaran 2017,” ucap Tonny.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang angkutan Lebaran 2017, akan dilakukan dengan mengirimkan tim terpadu pemeriksaan kelaiklautan Kapal Penumpang yang terdiri dari Pejabat terkait di lingkungan Kantor Pusat Ditjen Hubla, Marine Inspector dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Adapun lokasi pelaksanaan uji petik Kapal dimaksud akan dilakukan di beberapa lokasi pelabuhan seperti Pelabuhan Banten, Sibolga, Balikpapan-Samarinda, Pare-Pare, Ambon, Nunukan, Tanjung Perak, Batam, Kendari, Sorong, Tanjung Emas, Sampit, Makassar, Tarakan, Lembar dan Bau-Bau.

Sebagai pelaksanaan uji petik kapal dalam rangka angkutan lebaran tahun 2017 ini, hari ini, Senin (15/5/2017), Tim Uji Petik Kantor Pusat yang dipimpin oleh Dirjen Tonny dan Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Rudiana melakukan pemeriksaan kapal penumpang di Pelabuhan Merak, Banten.

Dari data yang ada pada Kantor KSOP Banten, saat ini terdapat 61 kapal yang terdaftar untuk melayani angkutan lebaran tahun 2017. Dari sejumlah kapal tersebut sebanyak 47 unit kapal siap beroperasi, 11 unit kapal sedang docking dan 3 unit kapal sedang dalam perbaikan.

“Pemeriksaan kapal penumpang ini bertujuan untuk memastikan agar semua sarana dan prasarana transportasi laut termasuk kapal penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas di atas kapal untuk melayani angkutan Laut Lebaran 2017 dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran”, tegas Dirjen Hubla.

Uji petik di Pelabuhan Merak Banten dilakukan pada KMP. Sebuku milik PT. ASDP Indonesia. Pengecekan dilaksanakan secara sederhana dengan mengecek alat-alat keselamatan di dalam kapal. Hal ini ditujukan untuk menjamin keselamatan bagi para penumpang.

“Kalau dari hasil pemeriksaan tadi ada beberapa yang kurang seperti gambar belum di-approve oleh Ditjen Perhubungan Laut. Ini kan hanya administrasi. Tapi alat-alatnya berfungsi semua dengan baik. Cuma kalo di cek lagi perlu adanya latihan lebih lanjut” kata Tonny.

Dalam pengecekan pagi ini, Tim Uji Petik mencatat ada beberapa kekurangan yang mesti segera dibenahi oleh Operator seperti kesiapsiagaan awak kapal dalam keadaan darurat. “Mestinya latihan emergency itu satu bulan sekali, apalagi kapal penumpang itu sering berlayar dan harus melakukan latihan secara rutin," tegas Dirjen Hubla.

Namun demikian secara umum Dirjen Hubla menyatakan bahwa semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak Banten terbilang cukup baik dan siap menghadapi angkutan laut lebaran 2017.

Sebelumnya Tim Terpadu Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang dipimpin oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt, Rudiana pada tanggal 10 sampai dengan 12 Mei 2017, juga telah melakukan uji petik bagi kapal penumpang di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat.

Pada uji petik kapal di Pelabuhan Lembar tersebut, sebanyak 20 unit kapal dari 33 unit kapal penumpang yang beroperasi di Pelabuhan Lembar telah diperiksa, sedangkan 8 unit kapal sedang docking, 2 unit kapal perwatan dan 3 unit kapal sedang dalam perjalanan.

Dari hasil pemeriksaan kapal di Pelabuhan Lembar secara umum semua kapal yang beroperasi di Lembar laik laut dan siap melayani angkutan laut lebaran tahun 2017 ini. Tim hanya menemukan kekurangan yang bersifat minor seperti drill latihan tidak dilaksanakan. Dari kejadian ini Tim merekomendasikan agar operator segera melaksanakan perawatan kapal serta segera melaksanakan drill sesuai jadwal safety drill yang sudah ditentukan serta melaksanakan familirisasi untuk crew kapal terutama yang baru bergabung.

Seperti tahun sebelumnya, kebijakan pelaksanaan uji petik ini dilakukan untuk memastikan semua pelayanan memenuhi aspek keselamatan dan keamanan pelayaran. Jika terdapat temuan dan terbukti bahwa kapal tersebut tidak memenuhi syarat, maka kapal akan di-grounded sampai kapal diperbaiki dan dapat dipastikan dalam kondisi prima.

“Sementara bagi para petugas atau aparatur pemerintah dan operator yang ditemukan lalai dalam melaksanakan tugasnya selama masa angkutan lebaran tahun 2017 ini akan dikenakan sanksi secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”, tutup Dirjen Hubla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Underpass Tambun Bekasi Mulai Beroperasi

Underpass Tambun Bekasi Mulai Beroperasi

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 16:31 WIB

Pagi ini, Jokowi Hadiri Pembukaan Belt and Road Forum di Cina

Pagi ini, Jokowi Hadiri Pembukaan Belt and Road Forum di Cina

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 12:48 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Pada Proyek Pelabuhan Pelindo I-IV

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Pada Proyek Pelabuhan Pelindo I-IV

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 21:53 WIB

Setelah Kapal Perang, Filipina Minat Kapal Rumah Sakit ke PT PAL

Setelah Kapal Perang, Filipina Minat Kapal Rumah Sakit ke PT PAL

News | Kamis, 11 Mei 2017 | 12:41 WIB

Mudik Lebaran 2017, Jalan Tol akan Terapkan Sistem Ganjil-Genap

Mudik Lebaran 2017, Jalan Tol akan Terapkan Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 19:45 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Tiga Pelabuhan Baru di Maluku Utara

Presiden Jokowi Resmikan Tiga Pelabuhan Baru di Maluku Utara

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 03:00 WIB

Jokowi Perintahkan Menhub Bangun Bandara Baru di Halmahera

Jokowi Perintahkan Menhub Bangun Bandara Baru di Halmahera

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 04:00 WIB

Ini Reaksi Filipina Setelah Beli Kapal Perang Buatan Indonesia

Ini Reaksi Filipina Setelah Beli Kapal Perang Buatan Indonesia

News | Senin, 08 Mei 2017 | 13:13 WIB

Khawatir Abu Sayyaf, Pengiriman Kapal SSV-2 Dikawal Ketat

Khawatir Abu Sayyaf, Pengiriman Kapal SSV-2 Dikawal Ketat

News | Senin, 08 Mei 2017 | 07:31 WIB

Susi Gusar, Salah Satu Kapal Kuno yang Dicuri, Kapal Perang

Susi Gusar, Salah Satu Kapal Kuno yang Dicuri, Kapal Perang

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 16:07 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB