Tips Investasi Syariah Agar Tidak Merugikan

Angelina Donna

Senin, 15 Mei 2017 | 19:32 WIB
Tips Investasi Syariah Agar Tidak Merugikan
Investasi syariah

Suara.com - Saat ini banyak sekali cara berbisnis yang dilakukan untuk yang dapat memberikan banyak keuntungan, salah satunya dengan menggunakan jalan investasi. Banyak alasan mengapa investasi dijadikan cara sebagai memperoleh keuntungan, hal ini dikarenakan keuntungan besar yang dapat diperoleh, caranya yang mudah, banyak jenis yang bisa dipilih dan berbagai keuntungan lainnya.

Namun bukan berarti investasi tidak dapat mendatangkan kerugian. Banyak hal yang dapat membuat anda mengalami kerugian dibandingkan mendapatkan keuntungan. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika membaca peluang investasi yang dijalankan terlebih dahulu.

Saat ini terdapat produk investasi yang menggunakan basis agama sebagai pedoman yaitu investasi syariah. Jenis investasi ini dianggap dapat mengurangi risiko kerugian serta sah di hukum agama. Namun saat ini banyak orang yang belum mengetahui dengan benar apa perbedaan antara investasi umum dengan investasi syariah. Berikut beberapa keuntungan memilih investasi syariah.

Hal yang menjadi keuntungan dari investasi syariah adalah peraturan yang dimilikinya tidak bertentangan dengan ajaran agama. Misalnya saja, investasi syariah terbebas dari riba, gharar, serta hal-hal lainnya yang bertentangan. Selain itu, penanaman modal di dalam investasi syariah tidak merugikan salah satu pihak.

Keuntungan lainnya yaitu dengan adanya sistem bagi hasil. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, di dalam investasi syariah tidak mengandung riba atau bunga sehingga anda tidak akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk bunga. Sehingga sistem yang digunakan adalah bagi hasil.

Pihak investor tidak hanya akan mendapatkan keuntungan dari perusahaan tersebut namun juga dapat menghadapi risiko besar bila perusahaan tersebut mengalami kerugian.

Adanya musyawarah untung dan rugi yang dapat memudahkan pihak investor dengan penerima investasi untuk bermusyawarah memutuskan kesepakatan sehingga tidak ada kesalahpahaman di kemudian harinya.

Agar investasi syariah yang dilakukan sukses, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Mengenali Saham yang Anda Inginkan
Meskipun proses investasi tidak sulit untuk dilakukan, namun dalam melakukannya tentunya anda tidak boleh main-main. Banyak sekali risiko yang dipertaruhkan bila menjalankan investasi dengan sembarangan. Sehingga akan lebih baik jika anda mempelajari terlbih dahulu secara detail mengenai saham yang diinginkan.

Untuk mempelajarinya, anda bisa mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Jika melakukan investasi berbasis syariah, maka setidaknya anda perlu mengenali perusahaan mana saja yang bisa ditanamkan modal. Anda bisa mencarinya di efek syariah yang dikeluarkan oleh OJK.

2. Pastikan Saham Bebas dari Praktik yang Tak Sesuai
Setelah mendapatkan nama-nama perusahaan yang menawarkan investasi syariah, anda bisa melakukan pengecekan langsung untuk mengetahui ketepatan dari perusahaan tersebut. Anda bisa memastikan langsung jika perusahaan yang menjadi tempat menanamkan modal merupakan perusahaan yang bebas dari praktik-praktik yang berseberangan dengan aturan agama islam.

Terdapat tiga syarat yang masuk ke dalam kategori syariah, antara lain adalah:
• Jenis usaha, jasa, maupun barang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah.
• Perusahaan wajib untuk memenuhi ketentuan yang ada di dalam akad yang sesuai dengan aturan syariah.
• Perusahaan tersebut wajib untuk memiliki SCO yang dapat digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang perlu dianut dalam prinsip syariah. SCO sendiri merupakan penjabat lembaga yang sudah disahkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.

3. Mendatangi Langsung Perusahaan Tersebut
Untuk meyakinkan lebih lanjut, anda bisa mencoba untuk datang langsung ke perusahaan tersebut. Jika sudah memilih dan menentukan perusahaan mana yang akan ditanamkan modal, anda bisa langsung mendatangi perusahaan tersebut untuk meminta informasi lebih detail. Pastikan jika perusahaan tersebut sudah diakui oleh OJK. Anda bisa meminta informasi sebanyak mungkin yang dibutuhkan.

Setelah dirasa cukup dan mantap, anda bisa mengisi formulir yang diajukan perusahaan tersebut. Namun jika dirasa masih ragu, anda bisa mempertimbangkan pilihan anda di redaksana syariah agar Anda tidak terlalu merugi.  

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Beda Fungsi Antara Lembaga Keuangan Bank dan Non-Bank

Pilihan Produk Investasi yang Tahan Terhadap Inflasi

Kenali Lebih Dalam Apa Itu Investasi Bodong

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanda Jika Anda Belum Siap untuk Pensiun

Tanda Jika Anda Belum Siap untuk Pensiun

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 19:53 WIB

Inilah Produk Terlaris untuk Dijual Online

Inilah Produk Terlaris untuk Dijual Online

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2017 | 19:48 WIB

Ini Para Miliarder Termuda di Dunia

Ini Para Miliarder Termuda di Dunia

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2017 | 19:35 WIB

Bisnis Sampingan untuk Mahasiswa Semester Akhir

Bisnis Sampingan untuk Mahasiswa Semester Akhir

Bisnis | Rabu, 19 April 2017 | 19:39 WIB

Terkini

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 20:22 WIB

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:21 WIB

×