- Pulau Bintan menawarkan destinasi wisata pantai tropis yang mudah dijangkau dari Singapura dan Malaysia menggunakan feri.
- Pulau ini memiliki sejarah maritim Melayu yang penting, termasuk menjadi tempat perlindungan Sultan Mahmud Shah pada tahun 1511.
- Natra Bintan menyediakan paket wisata tiga hari dua malam dengan fasilitas resor, tur Blue Lake, dan kawasan gurun.
Suara.com - Bintan selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi pulau yang mudah dijangkau dari Singapura maupun Johor, Malaysia. Hanya dengan perjalanan feri, wisatawan sudah bisa tiba di Pulau Bintan dan menikmati pantai, resor, serta berbagai aktivitas luar ruangan.
Namun, Bintan menawarkan lebih dari sekadar liburan di tepi laut.
Di balik lanskap tropisnya, pulau ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan dunia maritim Melayu. Selama berabad-abad, Bintan menjadi bagian dari jalur perdagangan dan perkembangan kerajaan serta kesultanan yang menghubungkan Kepulauan Riau dengan Semenanjung Melayu.
Salah satu bagian penting dalam sejarah tersebut terjadi setelah jatuhnya Melaka pada 1511. Sultan Mahmud Shah kemudian mencari perlindungan di Bintan. Pulau ini selanjutnya menjadi salah satu pusat penting dalam sejarah yang berkaitan dengan terbentuknya Kesultanan Johor.
Jejak sejarah tersebut membuat Bintan memiliki karakter yang berbeda. Wisatawan tidak hanya bisa datang untuk menikmati pantai dan resor, tetapi juga mengenal warisan budaya Melayu yang terbentuk dari hubungan antarkawasan selama berabad-abad.
Menikmati sisi tropis Bintan
Bagi wisatawan yang datang untuk berlibur, pesona alam tetap menjadi salah satu daya tarik utama Bintan.
Pulau ini menawarkan garis pantai yang relatif tenang, lanskap hijau, air laut yang jernih, hingga pemandangan matahari terbenam. Beragam aktivitas luar ruangan juga dapat dilakukan, baik untuk keluarga maupun pasangan.
Salah satu kawasan yang menawarkan pengalaman tersebut adalah Lagoi. Di kawasan ini, wisatawan dapat menemukan berbagai pilihan akomodasi dan aktivitas yang membuat perjalanan ke Bintan tidak hanya diisi dengan bersantai di kamar atau tepi pantai.
Bagi yang menyukai aktivitas air, pilihan olahraga air tersedia di sejumlah kawasan resor. Sementara wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih santai dapat menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan, menikmati pemandangan, atau menyaksikan matahari terbenam.

Ada Blue Lake dan lanskap yang berbeda
Salah satu pengalaman yang bisa dimasukkan ke dalam agenda perjalanan Bintan adalah mengunjungi Blue Lake dan kawasan yang dikenal dengan lanskap gurunnya.
Pemandangan ini memberikan pengalaman yang berbeda dari gambaran Bintan sebagai pulau tropis dengan pantai dan pepohonan hijau. Permukaan air berwarna biru yang berpadu dengan lanskap berpasir menciptakan suasana yang menarik untuk dijelajahi dan diabadikan.
Perjalanan ke tempat-tempat seperti ini juga memperlihatkan bahwa pengalaman wisata di Bintan tidak harus berpusat di kawasan pantai.
Menginap sambil menjelajahi pulau