Inpex Sepakat Percepat Pengembangan Blok Masela

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 16 Mei 2017 | 16:33 WIB
Inpex Sepakat Percepat Pengembangan Blok Masela
Kilang migas di laut milik Inpex. [inpex.com]

Pada hari ketiga kunjungan ke Tokyo, Jepang Selasa (16/5/2017), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan kembali melanjutkan pertemuan dengan kalangan investor besar Jepang.

Agenda pertama breakfast meeting dengan CEO & President Inpex Corp. Toshiaki Kitamura.

Dilanjutkan bertandang ke head office Japan Bank for International Cooperation (JBIC), untuk berdiskusi dengan CEO Tadashi Maeda.

Selanjutnya Menteri Jonan mengunjungi kantor pusat Itochu Corp, disambut Vice Chairman Yoichi Kobayashi.

Rangkaian agenda hari terakhir ditutup lunch meeting dengan mantan Perdana Menteri Jepang Yosua Fukuda.

Dalam pembicaraan dengan Inpex, Jonan kembali menegaskan agar proses pengembangan Lapangan Abadi atau Blok Masela di Laut Arafura, Maluku, bisa dipercepat. Sebab proses perencanaan dan pembahasan sudah cukup panjang.

Jonan meminta agar Inpex segera melakukan pembahasan dengan SKK Migas guna memulai proses Pre Front End Engineering Design (FEED).

Pembahasan sudah harus masuk ke tahapan teknis, termasuk sejumlah topik seperti pelaksanaan Pre FEED, kapasitas produksi, serta lokasi on shore.

Terkait lokasi, Menteri ESDM menyampaikan ada tiga opsi lokasi. "Pemerintah tidak punya preferensi khusus terkait lokasi," ucap Menteri Jonan.

baca juga

Kedua pihak sepakat lokasi akan ditetapkan setelah Pre FEED tuntas, sebelum masuk tahapan FEED.

CEO & President Inpex Toshiaki Kitamura menyatakan kesiapan perusahaannya untuk segera memulai tahap Pre FEED.

Untuk itu Inpex setuju segera melaksanakan workshop bersama SKK Migas, guna membahas poin-poin strategis untuk memulai pre FEED.

Wakil Kepala SKK Migas MI Zikrullah yang hadir dalam pertemuan, menyatakan pihaknya siap untuk segera memulai workshop bersama Inpex dalam waktu dekat.

Di samping soal Blok Masela, kedua pihak juga mendiskusikan Blok Mahakam. Di blok ini Inpex berpartisipasi sebagai investor bersama Total.

Tingkatkan Kepercayaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Investasi ESDM Dari Jepang, Jonan Temui Pengusaha di Tokyo

Genjot Investasi ESDM Dari Jepang, Jonan Temui Pengusaha di Tokyo

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 17:08 WIB

Digitalisasi Industri Migas akan Tingkatkan Efisiensi Operasional

Digitalisasi Industri Migas akan Tingkatkan Efisiensi Operasional

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 05:43 WIB

Inilah Tantangan yang Dihadapi Industri Migas di Era Baru

Inilah Tantangan yang Dihadapi Industri Migas di Era Baru

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 05:36 WIB

Atasi Krisis Migas, IPA Gelar PA Convex ke-41 Pekan

Atasi Krisis Migas, IPA Gelar PA Convex ke-41 Pekan

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 05:00 WIB

IPA Akui Investasi Migas Indonesia Turun 27 Persen Dalam Setahun

IPA Akui Investasi Migas Indonesia Turun 27 Persen Dalam Setahun

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2017 | 06:00 WIB

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:04 WIB

Inilah Rincian Kerjasama Energi Indonesia dengan AS

Inilah Rincian Kerjasama Energi Indonesia dengan AS

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 14:42 WIB

Mike Pence Saksikan Peresmian Kerjasama RI-AS Di Sektor Energi

Mike Pence Saksikan Peresmian Kerjasama RI-AS Di Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 13:12 WIB

Menteri ESDM Didesak Patuhi Rekomendasi KLHK Soal Semen Rembang

Menteri ESDM Didesak Patuhi Rekomendasi KLHK Soal Semen Rembang

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 10:18 WIB

Tahun 2018, Indonesia Terancam Impor BBM 100 Persen

Tahun 2018, Indonesia Terancam Impor BBM 100 Persen

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 16:09 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×