Butuh Rp2 Triliun Untuk Bebaskan Lahan Jalan Tol Cisumdawu

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 30 Mei 2017 | 12:28 WIB
Butuh Rp2 Triliun Untuk Bebaskan Lahan Jalan Tol Cisumdawu
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat, Agung Suryamal. [Dok Kadin]

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, Agung Suryamal setuju jika tol Cisumdawu ( Cileunyi – Sumedang – Dawuan ) digunakan untuk arus mudik lebaran 2017 ini. Dirinya menilai penggunaan tol ini sudah sangat mendesak mengingat kemacetan di jalur itu.

”Kalau memang sudah aman dan layak, saya sih sarankan tol itu segera digunakan. Ini juga bisa untuk menekan cost penggunaan BBM pengguna jalan juga cost distribusi angkutan barang utamanya bahan pokok dari dan ke arah timur Jawa Barat yang melalui jalur itu, ” kata Agung di Kantor KADIN Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/5/2017).

Namun sebelum dioperasikan Agung mengingatkan agar pembangunan tol tersebut mengutamakan unsur keamanan bagi pengguna jalan terlebih sebentar lagi akan masuk dalam musim mudik Lebaran.

“Setelah melalui proses cukup panjang mulai dari rencana desain, proses pembangunan ruas tol ini juga harus melewati tahap uji coba untuk memastikan bahwa tol ini aman untuk dilalui pengemudi. Unsur keamanan menjadi hal utama yang harus dipenuhi,” paparnya.

Lebih lanjut, Agung mengimbau agar pembangunan tol sepanjang 60,5 kilometer tersebut “dikebut”. Namun masalahnya dalam proses pembangunan ditemukan beberapa kendala seperti penyelesaian tanah wakaf, dan perubahan penetapan lokasi di seksi seksi V sepanjang 2,5 kilometer.

“Perlu ada dukungan dari Pemprov untuk menyelesaikan permasalahan ini. Terutama dalam hal pembebasan lahan. Dana yang dibutuhkan kurang lebih sebesar Rp 2 triliun sementara dana yang tersedia saat ini masih sangat terbatas,” imbuh Calon Gubernur Jawa Barat ini.

Berkaca dari kasus tol Batang di Jawa Tengah, Agung mengaku tidak ingin bila masalah yang sama terjadi di jalur mudik Jawa Barat. Dikatakannya, tol Batang- Semarang direncanakan akan dibuka fungsional guna memecah kemacetan saat musim mudik. Namun dalam pelaksanaannya masih terkendala proses pembebasan lahan yang belum kunjung usai.

“Berkaca dari kasus Tol Batang- Semarang 74,2 km. Masalah pembebasan lahan menimbulkan ketidakpastian apakah jalur tersebut bisa dilintasi pemudik atau tidak. Kita tidak ingin masalah tersebut terjadi juga di Jawa Barat,” ungkap Agung.

baca juga

Menyusul pernyataan Agung ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, juga mengaku setuju jika Tol Cisumdawu digunakan untuk jalur mudik Lebaran 2017 nanti.

“Kami setuju sekali kalau Tol Cisumdawu dibuka untuk jalur mudik nanti karena ini akan sangat membantu mengurangi kemacetan di jalur mudik sekitar Sumedang,” kata Ineu.

Sambung Ineu, kemacetan yang terjadi di sekitar Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang sudah parah.

”Beberapa hari lalu, saya ada tugas ke Sumedang dan itu macetnya luar biasa. Bandung-Sumedang saja bisa sampai tiga jam lebih, itu pun saya memakai patwal,” katanya.

Selain itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang serta Dinas Perhubungan Jawa Barat untuk memantau langsung kondisi Tol Cisumdawu tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konstruksi Infrastruktur Asian Games di GBK Sudah 60 Persen

Konstruksi Infrastruktur Asian Games di GBK Sudah 60 Persen

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 09:54 WIB

Tol Palembang-Indralaya Dipastikan Beroperasi Saat Mudik Lebaran

Tol Palembang-Indralaya Dipastikan Beroperasi Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 08:53 WIB

Renovasi Venue Dayung dan Menembak Mengacu Standar Internasional

Renovasi Venue Dayung dan Menembak Mengacu Standar Internasional

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:49 WIB

Rating Layak Investasi Perkuat Pendanaan Proyek Infrastruktur

Rating Layak Investasi Perkuat Pendanaan Proyek Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:16 WIB

Bendungan Kuningan Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Bendungan Kuningan Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:52 WIB

Kementerian PUPR Bangun Anjungan Cerdas Untuk Pengguna Jalan

Kementerian PUPR Bangun Anjungan Cerdas Untuk Pengguna Jalan

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:20 WIB

Jokowi Setuju Bangun Jembatan Terpanjang Indonesia di Kalsel

Jokowi Setuju Bangun Jembatan Terpanjang Indonesia di Kalsel

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 06:28 WIB

Industri Beton Pra Cetak Masih Terhambat Sejumlah Kendala

Industri Beton Pra Cetak Masih Terhambat Sejumlah Kendala

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:39 WIB

Daya Saing Infrastruktur Butuh Industri Precast Nasional

Daya Saing Infrastruktur Butuh Industri Precast Nasional

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:32 WIB

Hingga 2019, Pembangunan 29 Bendungan Baru Akan Selesai

Hingga 2019, Pembangunan 29 Bendungan Baru Akan Selesai

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:19 WIB

Terkini

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

×