Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Tol Palembang-Indralaya Dipastikan Beroperasi Saat Mudik Lebaran

Adhitya Himawan

Sabtu, 27 Mei 2017 | 08:53 WIB
Tol Palembang-Indralaya Dipastikan Beroperasi Saat Mudik Lebaran
Pembangunan jalan tol Palembang - Indralaya, Sumatera Selatan sudah hampir selesai. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) Seksi I ruas Palembang–Pemulutan, Sumatera Selatan, yang merupakan salah satu bagian ruas Tol Trans Sumatera, Rabu (24/5/2017). Saat meninjau pembangunan, Menteri Basuki menegaskan bahwa pada saat arus mudik Lebaran tahun ini, ruas Jalan Tol Palindra Seksi I dari Palembang sampai Pemulutan dapat fungsional untuk dilalui pemudik dan belum dikenakan tarif tol atau gratis.

"Khusus untuk Tol Palindra, dengan panjang total 22 km, saat lebaran akan kami fungsikan sepanjang 12 Km dari Palembang. Pada November 2017 ditargetkan sudah beroperasi seluruhnya sampai ke Indralaya," ujar Menteri Basuki.

Pembangunan Jalan Tol Palindra hingga kini terus dikebut, salah satunya ditargetkan untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Tol Palindra tidak hanya sebagai infrastruktur pendukung Asian Games, namun juga memajukan ekonomi masyarakat.

Sri Mulyani menambahkan bahwa Jalan Tol Palindra merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera dari Lampung hingga Aceh yang berada di sisi timur Pulau Sumatera sepanjang 2.800 Km. Jalan tol ini memiliki tiga sirip untuk menghubungkan pusat kegiatan di sisi Barat dan Timur Pulau Sumatera, yakni Palembang - Bengkulu (dimana salah satunya adalah ruas Tol Palindra), Pekanbaru - Padang dan Medan - Parapat - Sibolga.

Menurut Direktur Utama PT Hutama Karya Gusti Ngurah Putra dana yang dibutuhkan untuk delapan ruas tol trans Sumatera yang dibangun pemerintah melalui penugasan kepada PT. Hutama Karya sebesar Rp 83 triliun. Dari jumlah tersebut, dana yang berasal dari ekuitas perusahaan sekitar Rp 50 triliun, sementara sisanya akan dipenuhi dari pinjaman.

Pembangunan Jalan Tol Palindra terdiri dari tiga seksi, yakni seksi I ruas Palembang – Pemulutan, seksi II Pemulutan – KTM dan seksi III KTM – Simpang Indralaya, telah dimulai sejak tahun 2015 dan saat ini progres konstruksi secara keseluruhan telah mencapai 50,61%. PT. Hutama Karya (Persero) menjadi kontraktor pelaksana dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,63 triliun.

Menteri Basuki menambahkan, pembangunan Tol Palindra membutuhkan teknik konstruksi khusus karena lahan pembangunannya didominasi oleh daerah rawa bergambut. Guna mempercepat proses pembangunan jalan tol tersebut, diterapkan teknologi Vacuum Consolidation Method (VCM) untuk mengurangi kadar air dan kadar udara dalam tanah.

"Di sini kondisi tanahnya hampir sama dengan Jalan Tol Wiyoto Wiyono atau Tol Bandara
Soekarno - Hatta di Jakarta yang dibangun di atas tanah rawa. Sebagai gambaran, pada ruas Palembang - Kayuagung sepanjang 77 km, 37 km diantaranya terdapat lapisan gambut tebal. Bahkan 10 km dari 37 km tadi ketebalan gambutnya mencapai 8 m. Untuk kondisi seperti ini, kami gunakan teknologi khusus dengan tiang pancang hingga mencapai lapisan keras di bawahnya," ungkap Menteri Basuki.

Mengenai penggunaan sistem VCM sendiri, pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu 4 bulan lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensional, yaitu system drainase vertical melalui Perforated Vertical Drain (PVD) yang memakan waktu satu tahun. Kelebihan lainnya adalah tidak dibutuhkannya material tanah sebagai beban sementara. Selain itu, penggunaan sumber daya yang minim seperti penggunaan alat berat. Konsolidasi/ penurunan tanah juga bersifat isotropic sehingga resiko ketidakstabilan lereng dapat dikurangi.

baca juga

Selain Jalan Tol Palindra Seksi I, Menteri Basuki juga mengungkapkan, sejumlah ruas jalan tol Trans Sumatera yang akan fungsional pada Lebaran Juni 2017 adalah Jalan Tol Medan–Binjai Seksi 2 Helvetia–Semayang sepanjang 6,18 kilometer (km) dan Seksi 3 Semayang–Binjai sepanjang 4,28 km dan Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 2 (Sidomulyo-Kotabaru) Segmen Lematang-Kotabaru sepanjang 5,025 km.

Sementara itu, untuk ruas Tol Trans Sumatera lainnya yang akan selesai pembangunannya pada 2017 ini diantaranya, ruas Palembang-Indralaya 22 km, Bakauheni Terbanggi Besar Paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) Segmen Pelabuhan Bakauheni-Bakauheni sepanjang 8,90 km dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,7 km.

Saat ini, pemerintah melalui Kementerian PUPR terus berupaya menambah panjang jalan tol di Indonesia untuk memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa. Salah satu pembangunan jalan tol yang saat ini sedang dipercepat pembangunannya adalah Tol Trans Sumatera.

Turut mendampingi Menteri Basuki yakni Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Imam Santoso, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Hery TZ, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Zamharir Basuni, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII (BBWSS VIII) Jarot Widyoko dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Renovasi Venue Dayung dan Menembak Mengacu Standar Internasional

Renovasi Venue Dayung dan Menembak Mengacu Standar Internasional

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:49 WIB

Rating Layak Investasi Perkuat Pendanaan Proyek Infrastruktur

Rating Layak Investasi Perkuat Pendanaan Proyek Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:16 WIB

Ini Jurus Pemerintah Agar Program Sejuta Rumah Tak Salah Sasaran

Ini Jurus Pemerintah Agar Program Sejuta Rumah Tak Salah Sasaran

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 15:10 WIB

Inilah Sederet Program Pembiayaan Untuk Program Sejuta Rumah

Inilah Sederet Program Pembiayaan Untuk Program Sejuta Rumah

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 15:02 WIB

Bendungan Kuningan Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Bendungan Kuningan Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:52 WIB

Pelebaran Jalan Padang Bypass Ditargetkan Selesai Akhir Mei 2017

Pelebaran Jalan Padang Bypass Ditargetkan Selesai Akhir Mei 2017

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:33 WIB

Kementerian PUPR Bangun Anjungan Cerdas Untuk Pengguna Jalan

Kementerian PUPR Bangun Anjungan Cerdas Untuk Pengguna Jalan

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:20 WIB

Sri Mulyani Senang Lihat Proyek LRT Palembang, Kenapa?

Sri Mulyani Senang Lihat Proyek LRT Palembang, Kenapa?

Bisnis | Kamis, 25 Mei 2017 | 06:15 WIB

Rampung, Tol Palembang-Indralaya Seksi 1 Gratis untuk Arus Mudik

Rampung, Tol Palembang-Indralaya Seksi 1 Gratis untuk Arus Mudik

News | Kamis, 25 Mei 2017 | 05:31 WIB

Menteri PUPR Dukung Pengembangan Industri "Precast" Nasional

Menteri PUPR Dukung Pengembangan Industri "Precast" Nasional

News | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:00 WIB

Terkini

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Akhirnya Bongkar Masalah di Program MBG, Janji Bakal Libatkan Rakyat

Purbaya Akhirnya Bongkar Masalah di Program MBG, Janji Bakal Libatkan Rakyat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:19 WIB

×