Array

Terus Merugi, Betulkah Garuda Indonesia Bangkrut?

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 05 Juni 2017 | 16:57 WIB
Terus Merugi, Betulkah Garuda Indonesia Bangkrut?
Pesawat terbang milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat (12/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih pada 2016 sebesar Rp124,5 miliar atau 9,36 juta dolar Amerika Serikat (AS). Raihan tersebut turun 88 persen dibandingkan laba bersih tahun lalu yang senilai Rp1,03 triliun atau 78 juta dollar AS. Pada tiga bulan pertama 2017, Garuda Indonesia mengalami kerugian yang cukup mendalam sekitar Rp1,31 triliun.

Sejak tahun 2015, utang Garuda Indonesia mencapai Rp32,5 Triliun. Meningkat kembali di tahun 2016 yang mencapai Rp36,6 triliun. Terus meningkat ditahun 2017 hingga mencapai Rp39,6 triliun.

Koalisi Pemerhati Penerbangan, Mahfud L, menyatakan bahwa hal ini harus diketahui oleh publik karena sekarang terkesan tidak ada masalah tapi merugikan uang negara yang banyak.

“Kita sebagai masyarakat melihat dari luar Garuda Indonesia itu bagus. Tapi aneh saja kuartal pertama saja sudah rugi triliunan dan utang yang sangat besar. Ini aset Negara yang harus kita selamatkan,” tegas Mahfud di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Hampir 2 tahun lalu, tepatnya Agustus 2015, Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Rizal Ramli menyoroti tentang rencana pembelian pesawat Airbus A350 sebanyak 30 unit oleh Garuda Indonesia. Menurutnya pesawat Airbus A350 hanya cocok untuk rute Jakarta-Amerika dan Jakarta-Eropa saja.

Mahfud menambahkan kritik Rizal Ramli soal pemborosan yang bisa menyebabkan kebangkrutan Garuda menjadi kenyataan “Dengan terus anjloknya laba bersih Garuda Indonesia ini bisa pailit, bisa bangkrut. Jadi feeling Pak Menteri Rizal soal Garuda akan bangkrut ini bisa jadi benar nantinya,” ujar Mahfud.

Mahfud menambahkan harus ada pembenahan Garuda ke depan agar bisa diselematkan. Solusi Rizal Ramli pada Agustus 2015 agar Garuda tidak bangkrut dengan meminta Garuda membeli pesawat yang kelasnya lebih rendah kelasnya, yakni, Airbus 320 agar benar-benar bisa menguasai pasar domestik dan Asia.

"Kuasai dulu pasar domestik dan Asia, kuasai dulu pasar regional 5 sampai 7 tahun. Kalau sudah kuat baru kita hantam," tandas Rizal pada saat itu.

Baca Juga: Garuda Indonesia Lantik Dua Direktur Baru

Sebelumnya, media sosial Facebook sempat tersebar meme “Garuda Bangkrut” yang menggambarkan pesawat tenggelam dan terlilit dalam utang. Sampai berita ini dilayangkan, tercatat di beberapa akun media sosial pun sudah dibagikan hampir 6000an kali dan disukai oleh hampir 10.000 pengguna Facebook

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI