Jokowi Efektif Jadikan BUMN Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI

Adhitya Himawan

Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:50 WIB
Jokowi Efektif Jadikan BUMN Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI
Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Tasikmalaya, Jawa Barat. [Foto Biro Pers Setpres]

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, membantah pernyataan Ekonom Faisal Basri yang mengatakan pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini amburadul. Menurutnya, tata kelola BUMN yang amburadul mungkin terjadi di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Karena menurut saya justru saat ini pemerintahan Joko Widodo yang ditinggal masalah carut marut pengelolaan BUMN diera SBY sedang melakukan penataan ulang BUMN. Salah satunya dengan strategi holdingisasi BUMN," kata Arief di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Tujuan pemberlakuan kebijakan holding BUMN agar tidak semakin amburadul dan bisa diketahui dengan tepat sebenarnya berapa total aset yang dimiliki oleh BUMN dan hutang BUMN kepada pihak pihak luar.

"Sementara terkait kartu e-tol yang di kelola oleh Bank BUMN untuk digunakan di ruas ruas jalan tol yang dikelola oleh BUMN sudah benar dan bukan melakukan pemaksaan. Ini justru contoh menjadikan BUMN sebagai alat untuk memciptakan state capitalism bukan private capitalism yang dikuasai oleh asing dan konglomerat seperti mahzab ekonomi yang dianut oleh Faisal Basri," jelas Arief.

Pemerintahan Joko Widodo melalui strateginya dalam pengelolaan BUMN justru sedang menerapkan politik Trisakti pada pengelolaan BUMN. Tujuannya agar lebih bisa berdaulat secara politik dan ekonomi. Selain itu, pemerintah berusaha meningkatkan kemandirian dalam pengelolaan dan memiliki kepribadian budaya pengelolahan BUMN yang sesuai ideologi Pancasila dan UUD 1945.

"Tujuannya semata mensejahterakan masyarakat," jelas Arief.

Tidak bisa dipungkiri bahwa di saat keadaan ekonomi global kurang baik dan seretnya investasi global, justru hari ini Pemerintahan Presiden Jokowi bisa secara efektif mengunakan BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kondisi ini memberikan dampak positif terbukanya lapangan kerja baru melalui pembangunan infrastruktur yang banyak di lakukan oleh BUMN. Ditambah dengan penataan ketahanan pangan yang ditopang oleh kinerja BUMN pangan yang makin Jelas dan tepat.

Sementara sektor swasta tidak banyak berpartisipasi dalam mengerakkan pertumbuhan ekonomi karena swasta di Indonesia banyak tumbuh besar Karena faktor fasilitas kebijakan dari pejabat negara yang korup dan nepotisme.

baca juga

"Jadi tidak benar kalau pengelolaan BUMN saat ini amburadul. Justru saat ini pengelolaan BUMN sudah on the track untuk bisa menciptakan sebuah sistim state capitalism seperti yang di anut banyak negara dimana BUMN menjadi mesin perekonomian untuk mengelola sektor sektor yang vital," tutup Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN tersebut.

Sebelumnya, Ekonom Faisal Basri mengkritik pengelolaan perusahaan BUMN saat ini. Menurutnya, banyak yang telah menyimpang dan tidak sesuai dengan tujuan UUD. Salah satu contohnya adalah banyaknya anak dan cucu perusahaan BUMN sehingga membuat perusahaan tidak fokus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi Tasikmalaya, Jokowi Pakai Sepatu Kets Abu-abu

Kunjungi Tasikmalaya, Jokowi Pakai Sepatu Kets Abu-abu

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 18:00 WIB

Jokowi Janjikan Hasil Reformasi Agraria Mulai Terlihat Juli

Jokowi Janjikan Hasil Reformasi Agraria Mulai Terlihat Juli

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:55 WIB

Jokowi: Ingatkan Pentingnya Asupan Gizi Bayi Sejak di Kandungan

Jokowi: Ingatkan Pentingnya Asupan Gizi Bayi Sejak di Kandungan

Health | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:49 WIB

Jokowi: Keberagaman Bangsa Indonesia Merupakan Anugerah Tuhan

Jokowi: Keberagaman Bangsa Indonesia Merupakan Anugerah Tuhan

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:44 WIB

Lagi, Polisi Tangkap Penghina Jokowi Lewat Facebook

Lagi, Polisi Tangkap Penghina Jokowi Lewat Facebook

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:05 WIB

Kader PAC Gerindra Pertanyakan Kepemimpinan DPC Bekasi

Kader PAC Gerindra Pertanyakan Kepemimpinan DPC Bekasi

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:20 WIB

Jokowi Minta Warga Hati-hati Agunkan Sertifikat Tanah ke Bank

Jokowi Minta Warga Hati-hati Agunkan Sertifikat Tanah ke Bank

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:04 WIB

Pelni Sediakan Tiket Mudik Murah Jakarta-Surabaya PP

Pelni Sediakan Tiket Mudik Murah Jakarta-Surabaya PP

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2017 | 15:56 WIB

Antisipasi Lebaran, PT KAI Daop 1 Amankan 107 Stasiun

Antisipasi Lebaran, PT KAI Daop 1 Amankan 107 Stasiun

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 15:35 WIB

Sinergi Pertamina-PGN Bangun Pipa Transmisi Gas Duri-Dumai

Sinergi Pertamina-PGN Bangun Pipa Transmisi Gas Duri-Dumai

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 15:20 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×