Jokowi: Keberagaman Bangsa Indonesia Merupakan Anugerah Tuhan

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:44 WIB
Jokowi: Keberagaman Bangsa Indonesia Merupakan Anugerah Tuhan
Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Tasikmalaya, Jawa Barat. [Foto Biro Pers Setpres]

Masyarakat Indonesia memang berbeda-beda, baik berbeda secara agama dan keyakinan, suku, bahasa, maupun budayanya. Namun, sampai kapan pun, Indonesia tetaplah satu dalam persaudaraan. Inilah sebuah anugerah yang harus dijaga oleh bangsa Indonesia sebagai kekuatan besar dalam menghadapi segala tantangan yang dihadapi bangsa.

Hal itu diutarakan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutannya usai melaksanakan salat Jumat berjemaah di Masjid Agung Tasikmalaya, Kelurahan Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya pada Jumat (9/6/2017), yang termasuk ke dalam rangkaian agenda kunjungan kerja Presiden hari ini.

"Kita ini adalah saudara. Sekali lagi, ini adalah anugerah Allah yang harus kita jaga. Oleh sebab itu, persaudaraan kita sebangsa dan se-Tanah Air juga harus kita jaga sebaik-baiknya. Ini juga anugerah Allah yang diberikan kepada kita. Tidak ada bangsa lain selain Indonesia yang begitu banyak ragamnya, tidak ada!" Presiden menegaskan.

Dalam berkehidupan sosial sehari-hari pun, Presiden Joko Widodo menitipkan pesannya agar seluruh elemen bangsa mampu menghargai perbedaan yang ada. Hentikan sikap saling menjelek-jelekkan dan saling memfitnah.

"Jangan sampai ada saling menyalahkan, saling mencemooh, saling memfitnah, dan saling menjelekkan. Itu bukan budaya bangsa Indonesia yang penuh dengan nilai kesantunan dan kesopanan," kata Presiden.

Memang sudah takdirnya, Indonesia yang di dalamnya terdapat begitu banyak suku, bahasa, dan belasan ribu pulau terlahir beragam. Jadikan keragaman yang ada sebagai sebuah kekuatan yang terhimpun dalam persatuan bangsa untuk bersaing dan berkompetisi dengan negara lainnya. Mengakhiri sambutannya, Presiden kemudian memanjatkan doa agar Allah senantiasa melindungi dan memberikan kesejahteraan kepada bangsa Indonesia.

"Semoga Allah selalu menjaga kita, melindungi kita, memberikan bangsa kita kemakmuran, keadilan, dan kesejahteraan," harapnya.

Dari masjid, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya untuk menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Namun sebelumnya, Presiden menyerahkan paket sembako di dua lokasi yakni di Lapangan Kecamatan Cihideung, Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 3.000 paket sembako dan di Jalan Ahmad Yani, Gang Lengkong Pesantren 2, Desa Lengkong Sari, Kecamatan Tawang, Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 1.000 paket sembako.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Polisi Tangkap Penghina Jokowi Lewat Facebook

Lagi, Polisi Tangkap Penghina Jokowi Lewat Facebook

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 17:05 WIB

Jokowi Minta Warga Hati-hati Agunkan Sertifikat Tanah ke Bank

Jokowi Minta Warga Hati-hati Agunkan Sertifikat Tanah ke Bank

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:04 WIB

PPP: Tujuh Persen WNI Ingin Ubah NKRI Jadi Negara Khilafah

PPP: Tujuh Persen WNI Ingin Ubah NKRI Jadi Negara Khilafah

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 00:13 WIB

Presiden Jokowi Bagi-bagi Sembako di Bogor

Presiden Jokowi Bagi-bagi Sembako di Bogor

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 21:56 WIB

NU Gelar Munas Alim Ulama, Perkokoh Kebangsaan

NU Gelar Munas Alim Ulama, Perkokoh Kebangsaan

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 16:20 WIB

Evaluasi Anggaran Asian Games, Jokowi Ingatkan Jangan di-Mark Up

Evaluasi Anggaran Asian Games, Jokowi Ingatkan Jangan di-Mark Up

News | Rabu, 07 Juni 2017 | 15:24 WIB

Sandiaga Akan Bertemu Jokowi di Bukber Kadin Sore Ini

Sandiaga Akan Bertemu Jokowi di Bukber Kadin Sore Ini

News | Rabu, 07 Juni 2017 | 14:20 WIB

Sebar Video Jokowi Dukung Komunisme, 'Profesor' Tamim Ditangkap

Sebar Video Jokowi Dukung Komunisme, 'Profesor' Tamim Ditangkap

News | Rabu, 07 Juni 2017 | 07:50 WIB

Jokowi: Bukber untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

Jokowi: Bukber untuk Pererat Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

News | Selasa, 06 Juni 2017 | 20:53 WIB

Jokowi Minta Infrastruktur Penunjang di Gorontalo Disiapkan

Jokowi Minta Infrastruktur Penunjang di Gorontalo Disiapkan

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 16:45 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB