Menkeu Optimis Indonesia Dapat Dana Segar 700 Miliar Dolar AS

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 13 Juni 2017 | 13:21 WIB
Menkeu Optimis Indonesia Dapat Dana Segar 700 Miliar Dolar AS
Komisi XI DPR RI rapat dengan pemerintah membahas RAPBN 2018. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Beberapa waktu lalu, Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) telah menaikkan sovereign rating Indonesia menjadi BBB-/A-3 dengan outlook stabil.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia akan mendapatkan dana segar sebesar 700 miliar dollar Amerika Serikat (AS). Dana ini akan masuk ke Indonesia dalam bentuk investasi langsung (Foreign Direct Investment/FDI).

"Jadi estimasinya ada sekitar investment fund dana yang dikelola sekitar 700 miliar dollar AS, berarti mampu untuk invest ke Indonesia," kata Ani di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2017).

Dengan potensi investasi sebesar itu, menurutnya, Indonesia akan banjir investasi dan pertumbuhan indikator investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 4,81 persen pada kuartal I 2017 lalu dapat terdongkrak.

Bahkan, bukan tidak mungkin, target pertumbuhan investasi ditargetkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 sebesar 8,0 persen dapat dicapai oleh Indonesia. Pasalnya, sentimen positif dari tiga lembaga rating turut membuat Indonesia kian 'seksi' di mata investor asing.

Ani mengatakan, dana investasi tersebut, akan dialirkan oleh pemerintah untuk masik ke proyek-proyek infrastruktur yang tengah digenjot oleh Presiden Joko Widodo. Sehingga target penyelesaian sejumlah infrastruktur pada 2019 bisa segera terealisasikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Detail Asumsi Makro Dalam RAPBN Tahun 2018

Inilah Detail Asumsi Makro Dalam RAPBN Tahun 2018

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:44 WIB

Pemerintah Meminta DPR Setujui Perluasan Obyek Cukai Baru

Pemerintah Meminta DPR Setujui Perluasan Obyek Cukai Baru

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:26 WIB

Misbakhun: Tim Ekonomi Presiden Jokowi Harus Kerja Keras

Misbakhun: Tim Ekonomi Presiden Jokowi Harus Kerja Keras

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 07:09 WIB

Ini Alasan Batas Minimal Saldo Wajib Lapor ke Pajak Dirubah

Ini Alasan Batas Minimal Saldo Wajib Lapor ke Pajak Dirubah

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 16:49 WIB

Nasdem Kritik Pemerintah Gampang Revisi Aturan Perpajakan

Nasdem Kritik Pemerintah Gampang Revisi Aturan Perpajakan

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2017 | 14:07 WIB

DPR: Ironis Banyak Uang Masyarakat Tersangkut Investasi Bodong

DPR: Ironis Banyak Uang Masyarakat Tersangkut Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 08 Juni 2017 | 12:45 WIB

Dongkrak Penerimaan Negara, Pemerintah Janji Ekstensifikasi Cukai

Dongkrak Penerimaan Negara, Pemerintah Janji Ekstensifikasi Cukai

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 13:54 WIB

Misbakhun Pertanyakan Pola Kepemimpinan Calon DK OJK

Misbakhun Pertanyakan Pola Kepemimpinan Calon DK OJK

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 12:55 WIB

DPR Dorong Ekstensifikasi Cukai untuk Penerimaan Negara

DPR Dorong Ekstensifikasi Cukai untuk Penerimaan Negara

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 12:51 WIB

Nasabah Bersaldo Minimal Rp200 Juta Wajib Lapor ke Ditjen Pajak

Nasabah Bersaldo Minimal Rp200 Juta Wajib Lapor ke Ditjen Pajak

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 17:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×