BTN Berambisi Lampaui Bank CIMB Niaga di Akhir 2017

Liberty Jemadu

Senin, 19 Juni 2017 | 04:04 WIB
BTN Berambisi Lampaui Bank CIMB Niaga di Akhir 2017
Dirut BTN, Maryono (kiri) dan Kepala Ekonom BTN Winang Budoyo berbicara dalam diskusi menjelang buka puasa bersama di Jakarta, Minggu (18/6). [Antara/Widodo S Jusuf]

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan dapat mendongkrak aset sedikitnya 18 persen menjadi Rp253 triliun hingga akhir 2017 dari posisi saat ini sebesar Rp214 triliun, sehingga perseroan dapat menjadi bank terbesar kelima di Indonesia.

Direktur Utama BTN, Maryono, di Jakarta, Minggu (18/6/2017) malam, mengatakan peningkatan aset tersebut akan mendukung daya saing perseroan menjelang integrasi pasar perbankan di ASEAN secara menyeluruh (ASEAN Banking Integration Framework/ABIF) pada 2020.

"BTN harus melakukan loncatan transformasi, tahun ini juga kami gencarkan efisiensi di sisi operasional," ujar dia.

Saat ini, BTN menempati posisi bank dengan aset terbesar keenam di Indonesia. Maryono mengaku optimistis target pertumbuhan aset itu dapat tercapai. Salah satu upayanya, kata Maryono, BTN akan tetap fokus merambah pasar kredit pemilikan rumah (KPR).

Menurut dia, KPR yang akan disalurkan BTN dalam sisa 2017 untuk program pemerintah satu juta rumah saja akan menambah portofolio sebesar Rp66 triliun.

Hal itu belum ditambah dari portofolio BTN di sektor KPR nonsubsidi dan juga sektor kredit lainnya.

"Di subsidi saja, pangsa pasar kami 97 persen. Itu bisa jauh lebih dari Rp20 triliun," katanya.

Angka Rp20 triliun merupakan estimasi minimal penambahan aset yang harus dipenuhi BTN jika ingin menjadi bank terbesar kelima, menyalip PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Selain tetap agresif di kredit, Maryono mengatakan perseroan juga sedang melakukan efisiensi operasional dengan mengoptimalkan layanan teknologi informasi untuk mencapai target pertumbuhan aset itu.

Kredit BTN, kata Maryono, dijaga minimal dapat tumbuh 18 persen pada 2017 dari sebesar Rp164,44 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) ditargetkan tumbuh 22-24 persen (yoy) dari penghimpunan DPK 2016 yang sebesar Rp160,19 triliun.

Adapun per April 2017, BTN telah mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 18 persen menjadi Rp170,45 triliun. Sedangkan DPK BTN naik 21,82 persen dari Rp129,29 triliun menjadi Rp157,52 triliun.

"Untuk kualitas aset, BTN ingin memperbaiki rasio kredit bermasalah (NPL) menjadi di bawah tiga persen (gross) pada akhir tahun," kata Maryono.

Secara jangka panjang, lanjutnya, BTN ingin masuk kategori tertinggi di industri perbankan yakni menjadi bank umum kelompok usaha (BUKU) IV dengan modal inti minimum Rp 30 triliun. Target itu diperkirakan Maryono tercapai pada 2020.

Saat ini, modal inti BTN hingga Mei 2017 sebesar Rp16 triliun. Di akhir 2017, Maryono memperkirakan modal inti BTN akan bertambah lebih Rp3 triliun, sehingga akan mencapai Rp19 triliun.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuasa Hukum BTN Siap Somasi, Ini Fakta di Balik Klaim Dana Rp17 Miliar

Kuasa Hukum BTN Siap Somasi, Ini Fakta di Balik Klaim Dana Rp17 Miliar

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:52 WIB

Pefindo Beri Peringkat idAAA ke BTN

Pefindo Beri Peringkat idAAA ke BTN

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:12 WIB

Atasi Masalah Hunian, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha dan Masyarakat

Atasi Masalah Hunian, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha dan Masyarakat

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:57 WIB

CIMB Niaga Kenalkan Preferred BOSS, Solusi Terintegrasi untuk Pemilik Bisnis

CIMB Niaga Kenalkan Preferred BOSS, Solusi Terintegrasi untuk Pemilik Bisnis

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:30 WIB

CIMB Niaga Wealth Xpo 2026 Soroti Peran Jurnalisme Kredibel  Dalam Keputusan Investasi

CIMB Niaga Wealth Xpo 2026 Soroti Peran Jurnalisme Kredibel Dalam Keputusan Investasi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras

Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia? Ketua BTN Sumardji Bantah Keras

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:17 WIB

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Terkini

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

×