Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Bappenas Bujuk Australia Gencar Investasi Infrastruktur

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 03 Juli 2017 | 14:06 WIB
Bappenas Bujuk Australia Gencar Investasi Infrastruktur
Gedung Bappenas di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong Australia untuk berinvestasi ke sektor infrastruktur domestik yang memang membutuhkan pendanaan yang cukup besar.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah Indonesia memang harus lebih rajin menjalin komunikasi dengan Australia, karena meskipun secara geografis dekat dengan Indonesia namun secara konteks hubungan ekonomi, khususnya investasi, masih terasa 'jauh'.

"Jadi investasi Australia dalam bentuk FDI (foreign direct investment) rupanya jauh lebih banyak ke Singapura dan Malaysia dibandingkan Indonesia. Kita melihat salah satunya karena kurang fahamnya Australia terhadap Indonesia. Mereka kadang-kadang tidak sadar bahwa market yang besar yaitu Indonesia itu ada di dekat mereka, mereka langsung berfikirnya ke China. Jadi, ini harus kita tingkatkan," ujar Bambang saat ditemui di acara Halal bi Halal Bappenas di Jakarta, Senin (3/7/2017).

Bambang menuturkan investasi asing langsung yang potensial dari Australia yaitu di sektor jasa. Bappenas mendorong agar Australia lebih banyak berinvestasi di kawasan-kawasan wisata unggulan Indonesia.

Sementara itu, untuk investasi portofolio sendiri, Australia sudah masuk ke Indonesia namun lebih banyak dalam bentuk surat utang pemerintah (government bond) dan saham.

"Nah kita dorong sekarang mereka juga masuk ke infrastruktur terutama di sisi permodalannya, equity financing. Jadi mudah-mudahan ini bisa selain mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia juga menambah capital inflow. Karena terus terang kita sebagai negara yang ekonominya terus tumbuh itu, butuh capital inflow," kata Bambang.

Sebelumnya, Bambang memimpin langsung delegasi tingkat tinggi Indonesia dalam rangka mempromosikan potensi investasi di bidang infrastruktur dan pariwisata Indonesia bertajuk "Tour of Australia" ke berbagai kota besar di Australia.

Kota-kota tujuan promosi, antara lain, Perth, Canberra, Sydney, Brisbane, dan Melbourne, yang dilakukan mulai 18 hingga 23 Juni 2017. Program 'Tour of Australia' ini digelar bekerja sama dengan "Australia-Indonesia Business Council" (AIBC), ujar Bambang dalam pernyataan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Rabu Promosi investasi ke Australia tersebut dalam rangka mendorong semakin banyaknya investor dari Australia ke Indonesia, khususnya di sektor infrastruktur dan pariwisata sebagai bagian dari prioritas Pemerintah Indonesia saat ini.

Hal tersebut juga merupakan wujud dari tindak lanjut kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, ke Australia dan hasil pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull di Sydney pada 26 Februari 2017 lalu.

Program promosi investasi tersebut mendapatkan sambutan positif dari sedikitnya 150 pengusaha ternama Australia dari berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, manufaktur, jasa dan sebagainya, yang telah menghadiri acara Breakfast Meeting di Rydges Capital Hill, Canberra pada tanggal 20 Juni 2017.

"Kita fokuskan kemarin di jalan tol, pembangkit listrik, dan bandara. Karena mereka pendatang baru, kita ingin tawarkan mereka proyek-proyek yang sudah siap," ujar Bambang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bappenas Kritik Belanja Pemerintah Belum Optimal

Bappenas Kritik Belanja Pemerintah Belum Optimal

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 13:59 WIB

Runway Bandara Muhammad Taufik Kiemas Akan Diperpanjang

Runway Bandara Muhammad Taufik Kiemas Akan Diperpanjang

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 09:54 WIB

Ruang Terbuka Hijau di Indonesia Bertambah 247 Titik Berkat P2KH

Ruang Terbuka Hijau di Indonesia Bertambah 247 Titik Berkat P2KH

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 08:39 WIB

Kementerian PUPR Akan Restorasi Danau Sentarum di Kalbar

Kementerian PUPR Akan Restorasi Danau Sentarum di Kalbar

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 08:26 WIB

Tol Trans Sumatera Membuat Harga Properti di Lampung Terdongkrak

Tol Trans Sumatera Membuat Harga Properti di Lampung Terdongkrak

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 20:59 WIB

Meneropong Keindahan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat

Meneropong Keindahan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatera Barat

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 19:03 WIB

Kementerian PUPR Pantau Jalan Rusak dan Longsor Pakai PPKJN

Kementerian PUPR Pantau Jalan Rusak dan Longsor Pakai PPKJN

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 18:57 WIB

Freeport Resmikan Lapangan Terbang Anggoinggin Saat HUT RI

Freeport Resmikan Lapangan Terbang Anggoinggin Saat HUT RI

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 16:56 WIB

Freeport Indonesia Rampung Bangun Lapangan Terbang Anggoinggin

Freeport Indonesia Rampung Bangun Lapangan Terbang Anggoinggin

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 15:49 WIB

Ini Alasan Jokowi Kebut Pembangunan Jalan Tol Bocimi

Ini Alasan Jokowi Kebut Pembangunan Jalan Tol Bocimi

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2017 | 14:26 WIB

Terkini

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:41 WIB

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:25 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB