Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Setengah Abad Bendungan Serbaguna Jatiluhur Memberi Manfaat

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 20 Juli 2017 | 03:00 WIB
Setengah Abad Bendungan Serbaguna Jatiluhur Memberi Manfaat
Bendungan Ir H Juanda atau Bendungan Jatiluhur. [Dok Kementerian PUPR]

Bendungan Ir. H. Djuanda atau dikenal Waduk Jatiluhur, tahun ini genap berusia 50 tahun. Bendungan terbesar di Indonesia hingga saat ini tersebut telah memberikan banyak manfaat kepada masyarakat khususnya yang bermukim di Jakarta dan Jawa Barat. Daya tampungnya sebesar 3 miliar m3, atau masih tiga kali lipat dari Bendungan Jatigede yang baru diresmikan dengan daya tampung 980 juta m3.

Bendungan Jatiluhur merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia untuk memenuhi berbagai kebutuhan air, diantaranya untuk keperluan irigasi yang mengairi 240.000 ha sawah di daerah Purwakarta, Karawang, Bekasi dan Indramayu, dan juga untuk memenuhi kebutuhan air bagi industri dan air bersih warga Jakarta.

Bendungan ini juga berfungsi untuk pengendalian banjir di hilir Bendungan, sepanjang saluran Tarum Barat, saluran Tarum Timur dan saluran Tarum Utara seluas kurang lebih 20.000 ha, juga sebagai penghasil tenaga listrik (PLTA) yang sudah terpasang sebesar 187,5 megawatt dan fungsi pariwisata serta olahraga air. Keberadaan bendungan ini juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk perikanan.

"Untuk ke depannya pekerjaan besar kita adalah untuk terus mengoptimalkan kemanfaaatan Bendungan Jatiluhur yang sudah berumur 50 tahun di Wilayah Sungai Citarum," kata Menteri Basuki saat membuka acara Seminar Nasional “Setengah Abad Bendungan Ir. H. Djuanda Menghidupi Negeri”di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Turut hadir pada acara tersebut Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Imam Santoso, Ketua Umum Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNI-BB) Hari Suprayogi, Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Jatiluhur Djoko Saputro, dan para tokoh senior di bidang bendungan dan sumber daya air.

Menteri Basuki mengatakan pengelolaan SDA sangat tinggi kompleksitasnya, sehingga banyak organisasi profesi dan keahlian yang terkait pengelolaan air baik di tingkat nasional dan internasional. Ia mengungkapkan berkat keaktifannya di dalam organisasi profesi di dalam bidang keairan seperti Indonesian National Committee on Large Dams (INACOLD), International Commission on Irrigation and Drainage (ICID), dan Network of Asian River Basin Organizations (NARBO), dirinya baru saja menerima penghargaan International Lifetime Contribution Award 2017 dari Perhimpunan Insinyur Sipil Jepang atau Japan Society of Civil Engineers (JSCE) di Tokyo, tanggal 14 Juli 2017 yang baru lalu.

Untuk itu dirinya menyampaikan terima kasih atas dukungan semua rekan dalam bidang keahlian tenaga SDA dan mengajak seluruh tenaga ahli di bidang keairan untuk selalu mengasah keahliannya sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam pengelolaan SDA di Indonesia yang lebih efektif dan efisien.

Terkait pengelolaan Bendungan Jatiluhur, Menteri Basuki menyatakan tantangan terbesar adalah mempertahankan dan meningkatkan fungsi serta manfaat bendungan sehingga menjamin pendistribusian air tepat jumlah, waktu, dan mutu.

baca juga

Untuk mencapai hal tersebut, perlu optimasi bendungan melalui pembangunan tanggul di daerah hilir seperti Muara Gembong untuk mengatasi banjir yang terjadi hampir setiap tahun. Selain itu menjaga kualitas air juga penting agar suplai air, baik untuk air irigasi maupun air minum sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan.

Terkait adanya budidaya perikanan berupa keramba apung yang berkontribusi terhadap pencemaran air bendungan, Menteri Basuki meminta agar ijin keramba ditata kembali dan dibicarakan dalam konteks budidaya perikanan tangkap dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bendungan Jatiluhur dibangun pada tahun 1957 dan diresmikan pada tahun 1967. Bendungan yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat tersebut dibangun oleh kontraktor asal Perancis Coyne et Bellier dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia. Dengan tinggi bendungan mencapai 100 meter dan panjang bendungan 1,2 km, bendungan ini menahan air Sungai Citarum yang merupakan sungai terbesar di Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki Kunjungi Pembangunan Wisma Atlet Olimpiade Tokyo

Menteri Basuki Kunjungi Pembangunan Wisma Atlet Olimpiade Tokyo

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 00:01 WIB

Kementerian PUPR Bangun Rusun Ponpes di 22 Lokasi

Kementerian PUPR Bangun Rusun Ponpes di 22 Lokasi

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2017 | 04:00 WIB

Jaringan Irigasi Air Tanah Tingkatkan Produksi Sawah

Jaringan Irigasi Air Tanah Tingkatkan Produksi Sawah

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2017 | 03:00 WIB

Menteri PUPR Dapat "Award" dari Perhimpunan Insinyur Sipil Jepang

Menteri PUPR Dapat "Award" dari Perhimpunan Insinyur Sipil Jepang

News | Selasa, 18 Juli 2017 | 00:01 WIB

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Pengusaha Jepang Diminta Tak Ragu Investasi Infrastruktur

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 23:21 WIB

Menteri Basuki Tinjau Proyek Wisma Atlet Olimpiade Tokyo 2020

Menteri Basuki Tinjau Proyek Wisma Atlet Olimpiade Tokyo 2020

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 23:10 WIB

Pada Insinyur Jepang, Basuki Beberkan Proyek Infrastruktur RI

Pada Insinyur Jepang, Basuki Beberkan Proyek Infrastruktur RI

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 23:04 WIB

Temui Jepang, Menteri Basuki Bahas Tol Trans Sumatera

Temui Jepang, Menteri Basuki Bahas Tol Trans Sumatera

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 22:58 WIB

Jokowi Perintahkan Tol Balikpapan-Samarinda Selesai Desember 2018

Jokowi Perintahkan Tol Balikpapan-Samarinda Selesai Desember 2018

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 22:32 WIB

Subsidi Perumahan Dongkrak Kepemilikan Rumah Warga Bergaji Kecil

Subsidi Perumahan Dongkrak Kepemilikan Rumah Warga Bergaji Kecil

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2017 | 22:26 WIB

Terkini

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

×