Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 01 Agustus 2017 | 13:42 WIB
Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Pemerintah berjanji akan mempermudah perizinan investasi di Indonesia khususnya dikawasan ekonomi khusus atau KEK. Hal tersebut bertujuan untuk menarik investasi dan pemerataan pembangunan.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyediakan infrastruktur fisik dengan baik saja tidak cukup jika perizinan investasi masih sulit.

"Kalau proses perizinannya cepat, maka swasta bisa langsung berkomitmen dalam pembangunan. Selain itu, kami juga akan menyelesaikan regulasi bahwa setiap Kementerian dan Lembaga, termasuk Pemda itu bertanggung jawab menyelesaikan perizinan di lingkungan mereka masing-masing. Nah itu akan mempercepat pelaksanaannya," kata Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

Darmin mengatakan, berbagai kemudahan yang akan diberikan pemerintah kepada para investor yang akan menanamkan modalnya di wilayah KEK berupa pemberian tax holiday yang lebih menarik sampai 25 tahun, tidak diberlakukan DNI (kecuali yang tertutup dan dicadangkan untuk UMKM).

"Semua perizinan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten kota dilimpahkan kepada Administrator KEK," ujar Darmin.

Pemerintah telah menetapkan 11 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu Maloy Batuta Trans Kalimantan, Sorong, Morotai, Bitung, Palu, Mandalika, Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang, Tanjung Api-Api, Sei Mangke dan Arun Lhokseumawe.

Hingga saat ini, baru KEK Sei Mangke di Sumatera Utara yang merupakan kawasan untuk hilirisasi produk sawit serta hasil perkebunan lainnya dan KEK Tanjung Lesung, Banten yang merupakan kawasan pariwisata, yang telah beroperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Darmin Pamerkan Proyek Strategis Nasional, Ini Rinciannya

Menko Darmin Pamerkan Proyek Strategis Nasional, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 12:35 WIB

Goda Investor, Pemerintah Genjot Pemerataan  Pasokan Listrik

Goda Investor, Pemerintah Genjot Pemerataan Pasokan Listrik

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 18:40 WIB

Menko Darmin: Revisi Gaji Bebas Pajak Ikuti Zaman

Menko Darmin: Revisi Gaji Bebas Pajak Ikuti Zaman

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 15:39 WIB

Menko Perekonomian: Listrik Jangan Naik-Turun

Menko Perekonomian: Listrik Jangan Naik-Turun

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 11:37 WIB

Pemerintah Groundbreaking Sistem Penyediaan Air Minum di Umbulan

Pemerintah Groundbreaking Sistem Penyediaan Air Minum di Umbulan

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 01:00 WIB

Ini Jurus Baru Pemerintah Percepat Realisasi Investasi

Ini Jurus Baru Pemerintah Percepat Realisasi Investasi

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 04:00 WIB

Darmin Tegaskan Pemerintah Serius Percepat Kebijakan Satu Peta

Darmin Tegaskan Pemerintah Serius Percepat Kebijakan Satu Peta

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 15:45 WIB

Gantikan Sri Mulyani, Menko Darmin Rapat RAPBN Dengan Komisi XI

Gantikan Sri Mulyani, Menko Darmin Rapat RAPBN Dengan Komisi XI

Bisnis | Senin, 10 Juli 2017 | 17:00 WIB

Menko Perekonomian: Model Bisnis Sevel Tak Sesuai

Menko Perekonomian: Model Bisnis Sevel Tak Sesuai

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 15:12 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB