Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 01 Agustus 2017 | 13:42 WIB
Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Pemerintah berjanji akan mempermudah perizinan investasi di Indonesia khususnya dikawasan ekonomi khusus atau KEK. Hal tersebut bertujuan untuk menarik investasi dan pemerataan pembangunan.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyediakan infrastruktur fisik dengan baik saja tidak cukup jika perizinan investasi masih sulit.

"Kalau proses perizinannya cepat, maka swasta bisa langsung berkomitmen dalam pembangunan. Selain itu, kami juga akan menyelesaikan regulasi bahwa setiap Kementerian dan Lembaga, termasuk Pemda itu bertanggung jawab menyelesaikan perizinan di lingkungan mereka masing-masing. Nah itu akan mempercepat pelaksanaannya," kata Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

Darmin mengatakan, berbagai kemudahan yang akan diberikan pemerintah kepada para investor yang akan menanamkan modalnya di wilayah KEK berupa pemberian tax holiday yang lebih menarik sampai 25 tahun, tidak diberlakukan DNI (kecuali yang tertutup dan dicadangkan untuk UMKM).

"Semua perizinan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten kota dilimpahkan kepada Administrator KEK," ujar Darmin.

Pemerintah telah menetapkan 11 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu Maloy Batuta Trans Kalimantan, Sorong, Morotai, Bitung, Palu, Mandalika, Tanjung Lesung, Tanjung Kelayang, Tanjung Api-Api, Sei Mangke dan Arun Lhokseumawe.

Hingga saat ini, baru KEK Sei Mangke di Sumatera Utara yang merupakan kawasan untuk hilirisasi produk sawit serta hasil perkebunan lainnya dan KEK Tanjung Lesung, Banten yang merupakan kawasan pariwisata, yang telah beroperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menko Darmin Pamerkan Proyek Strategis Nasional, Ini Rinciannya

Menko Darmin Pamerkan Proyek Strategis Nasional, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 12:35 WIB

Goda Investor, Pemerintah Genjot Pemerataan  Pasokan Listrik

Goda Investor, Pemerintah Genjot Pemerataan Pasokan Listrik

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 18:40 WIB

Menko Darmin: Revisi Gaji Bebas Pajak Ikuti Zaman

Menko Darmin: Revisi Gaji Bebas Pajak Ikuti Zaman

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 15:39 WIB

Menko Perekonomian: Listrik Jangan Naik-Turun

Menko Perekonomian: Listrik Jangan Naik-Turun

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 11:37 WIB

Pemerintah Groundbreaking Sistem Penyediaan Air Minum di Umbulan

Pemerintah Groundbreaking Sistem Penyediaan Air Minum di Umbulan

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 01:00 WIB

Ini Jurus Baru Pemerintah Percepat Realisasi Investasi

Ini Jurus Baru Pemerintah Percepat Realisasi Investasi

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 04:00 WIB

Darmin Tegaskan Pemerintah Serius Percepat Kebijakan Satu Peta

Darmin Tegaskan Pemerintah Serius Percepat Kebijakan Satu Peta

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 15:45 WIB

Gantikan Sri Mulyani, Menko Darmin Rapat RAPBN Dengan Komisi XI

Gantikan Sri Mulyani, Menko Darmin Rapat RAPBN Dengan Komisi XI

Bisnis | Senin, 10 Juli 2017 | 17:00 WIB

Menko Perekonomian: Model Bisnis Sevel Tak Sesuai

Menko Perekonomian: Model Bisnis Sevel Tak Sesuai

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 15:12 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB