Semester I-2017 Kondisi Bisnis dan Ekonomi Konsumen Meningkat

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 07 Agustus 2017 | 14:50 WIB
Semester I-2017 Kondisi Bisnis dan Ekonomi Konsumen Meningkat
Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Badan Pusat Statistik melaporkan Indeks Tendensi Bisnis pada kuartal II-2017 sebesar 111,63. Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain kondisi bisnis yang mengalami peningkatan, optimisme pelaku bisnis juga lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2017 (nilai ITB sebesar 103,42).

"Pada kuartal II-2017 tercatat seluruh kategori lapangan usaha mengalami peningkatan kondisi bisnis kecuali kategori lapangan usaha pertambangan dan penggalian," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

BPS mencatat, peningkatan kondisi bisnis tertinggi terjadi pada kategori lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan nilai ITB sebesar 130,39.

"Sementara itu, penurunan kondisi bisnis hanya terjadi pada lapangan usaha pertambangan dan penggalian dengan nilai ITB sebesar 96,91," ujarnya.

Menurut Kecuk saapan akrab Suhariyanto, meningkatnya kondisi bisnis disebabkan kenaikan tiga komponen pembentuk yaitu pendapatan usaha dengan nilai indeks sebesar 118,93, penggunaan kapasitas produksi/usaha dengan nilai indeks sebesar 114,55, dan rata-rata jumlah jam kerja dengan nilai indeks sebesar 101,40.

BPS juga memproyeksi, nilai ITB pada kuartal III-2017 diperkirakan sebesar 108,82. Dengan demikian, secara umum kondisi bisnis pada kuartal III-2017 diperkirakan akan meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun tingkat optimisme pelaku bisnis diperkirakan sedikit menurun dibandingkan dengan kuartal II-2017.

Pada kuartal III-2017 kondisi bisnis seluruh kategori lapangan usaha diperkirakan mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan perkiraan nilai ITB sebesar 130,88.

Sementara peningkatan kondisi bisnis terendah diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha Jasa Perusahaan dengan perkiraan nilai ITB sebesar 101,03.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuartal II 2017 Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01 Persen

Kuartal II 2017 Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,01 Persen

Bisnis | Senin, 07 Agustus 2017 | 12:52 WIB

Apakah Benar Daya Beli Orang Indonesia Sedang Menurun?

Apakah Benar Daya Beli Orang Indonesia Sedang Menurun?

Bisnis | Minggu, 06 Agustus 2017 | 06:23 WIB

Laju Inflasi Juli 2017

Laju Inflasi Juli 2017

Foto | Kamis, 03 Agustus 2017 | 17:53 WIB

Harus Ada Insentif Untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat

Harus Ada Insentif Untuk Perkuat Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 10:48 WIB

Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur

Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 06:56 WIB

Akhir Agustus, Jokowi Resmikan Dua Kawasan Ekonomi Khusus

Akhir Agustus, Jokowi Resmikan Dua Kawasan Ekonomi Khusus

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 16:50 WIB

Menko Darmin Minta Pengelola KEK Aktif Menarik Investasi

Menko Darmin Minta Pengelola KEK Aktif Menarik Investasi

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 14:33 WIB

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 13:42 WIB

Kembangkan Ekonomi Kreatif, Ini Jurus Calon Bupati Cirebon

Kembangkan Ekonomi Kreatif, Ini Jurus Calon Bupati Cirebon

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 14:57 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB