Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Harga Eceran Tertinggi Beras di Seluruh Indonesia

Reza Gunadha, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 24 Agustus 2017 | 13:39 WIB
Ini Harga Eceran Tertinggi Beras di Seluruh Indonesia
Ilustrasi beras. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akhirnya mengumumkan penetapan harga eceran tertinggi (HET) beras, Kamis (24/8/2017). Sebelumnya, penentuan HET beras itu menuai perdebatan sengit.

Enggar mengatakan, pemerintah telah mendapat ide masukan dari petani, pedagang, distributor, pelaku ritel modern, hingga pengusaha penggilingan padi untuk menentukan HET beras.

"Jadi penentuan harga beras ini sudah berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Kami telah berkoordinasi satu sama lain," kata Enggar.

Dalam koordinasi tersebut, lanjut Enggar, pemerintah dan pengusaha sepakat menetapkan tiga jenis beras untuk ditentukan HET-nya, yakni beras medium, premium, dan khusus.

"Bahwa jenis-jenis beras yang sekian banyak itu kbisa sepakati hanya tiga jenis, yakni medium, premium dan beras khusus. Ini kami buat simplifikasi, HET saja," ujarnya.

Berdasarkan beleid HET yang telah ditandatangani pada 18 Juli 2017 lalu, harga jual eceran tertinggi beras diatur berdasarkan zonasi. Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB dan Sulawesi dianggap sebagai wilayah produsen.

Berikut daftar harga beras medium dan premium:

  1. Jawa, Lampung, Sumatera Selatan: medium Rp 9.450 per kilogram dan premium Rp 12.800 per kilogram.
  2. Sumatera lainnya: medium Rp 9.950 per kilogram dan premium Rp 13.800 per kilogram.
  3. Bali dan NTB: medium Rp 9.450 per kilogram dan Rp premium Rp 12.800 per kilogram.
  4. NTT: medium Rp 9.500 per kilogram dan premium Rp 13.300 per kilogram.
  5. Sulawesi: medium Rp 9.450 per kilogram dan premium Rp 12.800 per kilogram.
  6. Kalimantan: medium Rp 9.950 per kilogram dan premium Rp 13.300 per kilogram.
  7. Maluku dan Papua: medium Rp 10.250 per kilogram dan premium Rp 13.600 per kilogram.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skema Imbal Pembelian Sukhoi SU-35

Skema Imbal Pembelian Sukhoi SU-35

Foto | Selasa, 22 Agustus 2017 | 18:57 WIB

Perdagangan Gula Kristal Rafinasi

Perdagangan Gula Kristal Rafinasi

Foto | Rabu, 19 Juli 2017 | 19:07 WIB

Digempur Belanja Online, Mal dan Supermaket Harus Berinovasi

Digempur Belanja Online, Mal dan Supermaket Harus Berinovasi

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2017 | 06:05 WIB

Mendag Akhirnya Bongkar Penyebab 7-Eleven Bangkrut

Mendag Akhirnya Bongkar Penyebab 7-Eleven Bangkrut

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:49 WIB

Inflasi Bulan Ramadan Terkendali, Enggartiasto Tetap Belum Puas

Inflasi Bulan Ramadan Terkendali, Enggartiasto Tetap Belum Puas

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:32 WIB

Mendag Senang Lihat Para Ibu Tersenyum Saat Ramadan, Kenapa?

Mendag Senang Lihat Para Ibu Tersenyum Saat Ramadan, Kenapa?

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2017 | 14:23 WIB

Gandeng Sang Istri, Enggar Halal Bihalal Dengan PNS Kemendag

Gandeng Sang Istri, Enggar Halal Bihalal Dengan PNS Kemendag

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 13:35 WIB

Penasaran 7-Eleven Bangkrut, Mendag akan Temui Pihak Pengelola

Penasaran 7-Eleven Bangkrut, Mendag akan Temui Pihak Pengelola

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 15:06 WIB

Bahas Standarisasi Harga  dan Ketersediaan Bahan Pokok

Bahas Standarisasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Foto | Senin, 05 Juni 2017 | 19:11 WIB

Mendag Akan Tindak Tegas Spekulan Harga

Mendag Akan Tindak Tegas Spekulan Harga

Bisnis | Sabtu, 13 Mei 2017 | 03:11 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB