Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ini Infrastruktur yang Ditugaskan Jokowi untuk Dibangun di Banten

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:50 WIB
Ini Infrastruktur yang Ditugaskan Jokowi untuk Dibangun di Banten
Pembangunan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Banten. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Soejono, Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menghadiri acara Pengalihan Aliran Sungai Ciberang pada Pembangunan Bendungan Karian di Lebak, Banten, Rabu (30/8/2017). Dengan pengalihan aliran sungai tersebut, pembangunan Bendungan Karian memasuki tahap konstruksi tubuh bendungan dengan target rampung pada bulan Mei 2019.

"Saat ini progres konstruksinya sudah 39 persen, selanjutnya pembangunan tubuh bendungan (main Dam) akan dibangun dengan ritme Rock-n-roll, yakni dikerjakan tujuh hari seminggu, minimum 2 shift sehari, agar selesai pada Mei 2019," jelas Menteri Basuki. Bendungan Karian merupakan salah satu dari 65 bendungan yang dibangun oleh Kementerian PUPR pada periode 2015-2019 sebagai bagian dari Nawa Cita untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan ketahanan air.

Pembangunan bendungan ini sebagian dibiayai dari pinjaman Pemerintah Korea Selatan, yang dimulai pembangunannya sejak Oktober 2015. Bendungan senilai Rp 1,07 triliun dikerjakan oleh Daelim Industrial Co, LTD-PT. Wijaya Karya (Persero)-PT. Waskita Karya (Persero) Joint Operation ini memiliki luas area genangan 1.740 hektar dengan kapasitas tampung efektif 207,5 juta meter kubik.

Selain Bendungan Karian, Menteri Basuki mengungkapkan Kementerian PUPR mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur PUPR lainnya di Banten yakni Bendungan Sindang Heula, Tol Serang-Panimbang, rehabilitasi jaringan irigasi di Ciujung dan jaringan irigasi Pamerayan, serta pembangunan 30 jembatan gantung yang sangat penting untuk menghubungkan antar desa.

"Untuk anggaran tidak kurang dari Rp 2 Triliun dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur PUPR di Banten. Jadi saya kira perhatian Bapak Presiden kepada Banten sudah tidak kurang lagi. Sebagian sudah kita lakukan sejak 2015 hingga 2017 ini. Sebagian lainnya akan dimulai pada 2018, sehingga 2019 bisa kita selesaikan semua," terang Menteri Basuki.

Berbagai pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil-hasil pembangunan. “Dalam rangka memenuhi janji Presiden Jokowi, Saya sebagai pembantu Presiden berupaya agar janji Presiden tersebut dapat diwujudkan. Kami ingin buktikan janji tersebut di Provinsi Banten ini,”tegasnya.

Manfaat Bendungan Karian sebagai Multipurpose Dam

Manfaat Bendungan Karian untuk mengairi Daerah Irigasi Ciujung yang memiliki luas 22.000 hektar. Selain irigasi, bendungan ini akan menyuplai kebutuhan air untuk kebutuhan rumah-tangga, perkotaan dan industri di 7 Kota/Kabupaten yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang dan wilayah DKI Jakarta sebesar 9.1 m3/detik melalui Karian-Serpong Conveyance System (KSCS), serta memenuhi kebutuhan air baku Kota Cilegon dan Kabupaten Serang sebesar 5,5 m3/detik.

baca juga

Untuk memenuhi kebutuhan pasokan air baku Jakarta, selama ini berasal dari Bendungan Jatiluhur di sebelah timur Jakarta dan sebagian lainnya dengan cara mengambil air tanah. Untuk mengurangi pengambilan air tanah yang berdampak negatif pada penurunan tanah di Jakarta, ketersediaan air perpipaan Jakarta harus dipenuhi, salah satunya dari Bendungan Karian.

Untuk mengalirkan air baku ke daerah-daerah tersebut diperlukan pembangunan pipa air yang diperkirakan sepanjang 47,9 kilometer. Saat ini sedang dikaji _masterplan_nya dan akan disusun studi kelayakannya bersama K-Water dari Korea Selatan yang memiliki pengalaman panjang sebagai institusi kelas dunia dalam pengelolaan sumber daya air untuk dapat dibangun dengan skema kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Sekarang sedang diproses persiapan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ditargetkan selesai 2019. Pendanaannya dilakukan juga melalui pinjaman dan kemungkinan skema KPBU," ungkap Menteri Basuki.

Bendungan Karian juga menjadi sarana pengendalian banjir di kawasan hilir yang merupakan kawasan strategis dengan infrastruktur penting seperti Jalan Tol Jakarta-Merak dan kawasan industri terpadu. Manfaat lainnya sebagai lokasi tujuan wisata air dan memiliki potensi pembangkit energi listrik mikro hidro sebesar 1,8 MW.

“Bendungan ini juga akan difungsikan sebagai daerah wisata, untuk itu sebaiknya budidaya perikanan keramba dilarang. Pembangunan bendungan akan merubah lingkungan sekitar menjadi lebih hijau dan lebih baik sebagai efek dari tampungan air dalam jumlah besar," ungkapnya.

Tugas lainnya yang juga penting karena langsung dirasakan masyarakat yakni membangun sekitar 30 jembatan gantung yang menghubungkan antar desa di Provinsi Banten. Menteri Basuki mengatakan sudah meminta lokasi jembatan gantung mana saja di kabupaten/kota di Banten yang perlu diperbaiki atau dibangun oleh Kementerian PUPR.

Turut hadir pada acara tersebut Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso, Kepala Pusat Bendungan Ditjen SDA Ni Made Sumiarsih dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Garap 151 Proyek Strategis Nasional

Kementerian PUPR Garap 151 Proyek Strategis Nasional

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 20:45 WIB

Menhub Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Warnasari di Cilegon

Menhub Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Warnasari di Cilegon

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2017 | 15:09 WIB

Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Dimulai Awal 2018

Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Dimulai Awal 2018

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 21:05 WIB

Pemprov Banten Percepat Proyek Jalan Tol Serang - Panimbang

Pemprov Banten Percepat Proyek Jalan Tol Serang - Panimbang

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:22 WIB

Proyek Jalan Jalur Selatan Jawa Timur akan Buka Daerah Terisolasi

Proyek Jalan Jalur Selatan Jawa Timur akan Buka Daerah Terisolasi

Bisnis | Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:16 WIB

Kemen PUPR Siap Manfaatkan Tanah Mangkrak bagi Rumah Pegawai

Kemen PUPR Siap Manfaatkan Tanah Mangkrak bagi Rumah Pegawai

News | Rabu, 30 Agustus 2017 | 00:01 WIB

Ini Jurus Kemenhub Basmi Korupsi di Proyek Perhubungan Laut

Ini Jurus Kemenhub Basmi Korupsi di Proyek Perhubungan Laut

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 18:56 WIB

Pembangunan Jalan Tol Bitung - Manado Segmen 1 Sudah 35,63 Persen

Pembangunan Jalan Tol Bitung - Manado Segmen 1 Sudah 35,63 Persen

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 18:06 WIB

Menteri PUPR Minta Fotografer Ikut Awasi Program Perumahan

Menteri PUPR Minta Fotografer Ikut Awasi Program Perumahan

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 00:01 WIB

Pembangunan Bandara Toraja di Sulsel Kembali Dilanjutkan

Pembangunan Bandara Toraja di Sulsel Kembali Dilanjutkan

Bisnis | Senin, 28 Agustus 2017 | 15:54 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB