Array

Politisi Gerindra Bantah Ucapan Jokowi soal Daya Beli

Rabu, 04 Oktober 2017 | 15:39 WIB
Politisi Gerindra Bantah Ucapan Jokowi soal Daya Beli
Presiden Joko Widodo mengahdiri Pencanangan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat di Lapangan Buperta Cibubur, Jakarta, Selasa (3/10).

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Gerindra Wilgo Zainar menegaskan saat ini memang sedang terjadi penurunan daya beli masyarakat. Dia membantah pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan informasi terkait daya beli masyarakat menurun dipakai untuk kepentingan politik tertentu.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato peresmian penutupan Rapat Koordinasi Nasional  Kamar Dagang dan Industri Tahun 2017 di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (3/10/2017) sore kemarin.

"Penurunan daya beli ini kan secara kasat mata kita melihat beberapa store, gerai, holl saler, atau grosir yang selama ini kita trading mengalami kesulitan. Bahkan beberapa tutup," kata Wilgo di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Menurut Wilgo, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, dari tahun 2016 hingga 2017 daya beli masih di atas 5 persen. Kekinian turun jadi 4,9 persen.

"Jadi ada penurunan menurut data BPS. Silahkan, Pak Jokowi koreksi sendiri data BPS," ujar Wilgo.

Menurut Wilgo, tidak ada pihak yang ingin menjadikan isu ini sebagai isu politik. Akan tetapi kenyataannya memang terjadi penurunan daya beli masyarakat.

"PHK juga banyak. Misal rencana otomatisasi terhadap GTO. Itu kan berapa puluh ribu karyawan yang di off, karena menggunakan mesin. Itu satu. Kedua, dari beberapa toko yang tutup mengalami lay off juga, artinya kan mereka tak punya pendapatan, otomatis nggak punya daya beli," tutur Wilgo.

Wilgo berharap Jokowi mengecek sendiri data BPS dan realitasnya di lapangan. Sebab, satu-satunya pusat data dipercaya oleh pemerintah yaitu BPS.

"Tentu Jokowi harus kaji kembali data data yang d ekspose BPS. Memang ada pergeseran belanja dari offline ke online, tapi tetap ada faktor daya beli masyarakat yang turun juga," kata Wilgo.

Baca Juga: Atasi Turunnya Daya Beli, Bank Mandiri Punya Dua Jurus

"Saya nggak tahu Pak Jokowi dapat info darimana, ini ada gorengan oposisi. Tapi kita tak bisa naif kalau fakta dilapangan beberapa industri mengalami penurunan dan tutup. Alfamart, Hypermart, Matahari di beberapa daerah sudah tutup," tambah Wilgo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI