Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan Terbesar Ketiga di Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:38 WIB
Jokowi Tinjau Pembangunan Bendungan Terbesar Ketiga di Indonesia
Peninjauan proses pembangunan bendungan ketiga terbesar di Indonesia menandai dimulainya kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Banten, Rabu (4/10/2017). (Biro Pers)

Suara.com - Peninjauan proses pembangunan bendungan ketiga terbesar di Indonesia menandai dimulainya kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Banten, Rabu (4/10/2017).

Dengan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Jokowi melihat langsung proses pembangunan bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menjelaskan bahwa sebenarnya pembangunan bendungan yang termasuk ke dalam proyek strategis nasional itu sudah direncanakan sejak tahun 80-an. Baru pada tiga tahun terakhir rencana tersebut dieksekusi.

"Waduk Karian ini sudah direncanakan sejak tahun 80-an. Kemudian tiga tahun yang lalu kita eksekusi untuk dikerjakan. Waduk ini adalah waduk terbesar ketiga setelah Jatiluhur dan Jatigede," kata Jokowi usai peninjauan.

Bendungan Karian yang dibangun dengan menggunakan sumber dana APBN ini akan memiliki kapasitas sebesar 314,7 juta meter kubik. Bendungan ini kelak diharapkan dapat mengairi lahan seluas 22.000 hektare, menyediakan pasokan air baku untuk beberapa wilayah sekitar sebesar 9,1 meter kubik per detik, pengendalian banjir dengan kapasitas tampung sebesar 60,8 juta meter kubik, dan menghasilkan tenaga listrik sebesar 1,8 MW.

"Ini dibendung dari Sungai Ciujung dan Sungai Ciherang. Kita harapkan dengan waduk ini bisa mengairi lahan kurang lebih 22 ribu hektare di Provinsi Banten dan yang kedua bisa menjadi air baku bagi Provinsi Banten dan Jakarta. Yang ketiga juga ada pembangkit listrik tenaga air di sini nantinya," ujar dia.

Mantan gubernur DKI Jakarta ini menargetkan pembangunan bendungan ini dapat diselesaikan pada 2019 mendatang. Target tersebut ia berikan setelah melihat langsung pengerjaan di lapangan yang berjalan sesuai dengan harapan.

"Ini direncanakan selesai 2020. Tapi setelah melihat di lapangan dan pekerjaan bisa dipercepat, nanti pertengahan 2019 insyaallah bisa selesai," kata dia.

Untuk diketahui, di Banten sendiri pemerintah sedang membangun dua bendungan. Selain bendungan Karian, turut dibangun pula bendungan Sindang Heula di Kota Serang yang juga masuk dalam proyek strategis nasional.

"Kalau berbicara waduk, secara keseluruhan sampai saat ini telah dibangun 33 waduk dari 49 waduk yang direncanakan. Tahun depan akan tambah 11 waduk lagi yang dibangun, tahun depan dibangun sisanya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Safari Kerja ke Banten, Ini Jadwal Kegiatan Jokowi

Safari Kerja ke Banten, Ini Jadwal Kegiatan Jokowi

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 10:17 WIB

Dengar Keluhan Pengusaha, Jokowi: Saya Juga Dulu 'Businessman'

Dengar Keluhan Pengusaha, Jokowi: Saya Juga Dulu 'Businessman'

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2017 | 23:43 WIB

Kyai Ngobrol dengan Jokowi: Isu PKI Hanya Dibuat-buat

Kyai Ngobrol dengan Jokowi: Isu PKI Hanya Dibuat-buat

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 17:11 WIB

Obat Ilegal, Jokowi: Pemerintah Siapkan RUU Penguatan BPOM

Obat Ilegal, Jokowi: Pemerintah Siapkan RUU Penguatan BPOM

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:32 WIB

JK Sebut Menteri yang "Nyalon" di Pilkada 2018 Akan Diganti

JK Sebut Menteri yang "Nyalon" di Pilkada 2018 Akan Diganti

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:13 WIB

Jokowi ke Pengedar Narkoba: Bagaimana Jika Kita Gebuk Ramai-ramai

Jokowi ke Pengedar Narkoba: Bagaimana Jika Kita Gebuk Ramai-ramai

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:00 WIB

Soal Tahun Politik, Jokowi: Arahan Saya Sudah Terang

Soal Tahun Politik, Jokowi: Arahan Saya Sudah Terang

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:36 WIB

Jokowi Berduka dengan Aksi Penembakan Konser di Las Vegas

Jokowi Berduka dengan Aksi Penembakan Konser di Las Vegas

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:19 WIB

Pencanangan Pemberantasan Obat Ilegal

Pencanangan Pemberantasan Obat Ilegal

Foto | Selasa, 03 Oktober 2017 | 13:37 WIB

Terkini

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB