Inilah Empat Jurus Reformasi Perpajakan Ala Sri Mulyani

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 01 November 2017 | 15:07 WIB
Inilah Empat Jurus Reformasi Perpajakan Ala Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (12/7/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan empat hal penting dalam melakukan reformasi perpajakan. Keempat hal ini wajib dimengerti oleh seluruh pimpinan di Direktorat Jenderal Pajak mulai dari kantor pusat, maupun 341 Kepala Kantor Pelayanan Pajak, dan 33 Kepala Kanwil Pajak.

Pertama, Ani menekankan pentingnya SDM yang harus diperhatikan oleh semua pimpinan di DJP sebagai hal yang terpenting dalam reformasi DJP.

“Urusan SDM bukan suatu urusan yang bisa dipinggirkan. SDM adalah core. Di dalam SDM terdapat kompetensi, di dalam SDM ada integritas, di dalam SDM ada profesionalitas, di dalam SDM ada motivasi, di dalam SDM juga ada musuh kita yaitu dishonesty atau ketidakjujuran. SDM adalah yang terpenting” kata Ani di Jakarta, Rabu (1/11/2017).

“Dia (SDM) diambil dari orang-orang terbaik di seluruh Republik Indonesia dari mulai STAN kita ngambil orang terbaik maupun dari lulusan non-STAN. Dari situ kita kemudian grooming dengan pelatihan. Sebagian bahkan kita kirim ke luar negeri atau terus menuju ke S2, S3.  Sebagian kita kirim ke luar negeri untuk tahu bagaimana Direktorat Jenderal Pajak negara-negara lain melaksanakan tugas. Kita kasih exposure semaksimal mungkin. Karena kita tahu ini adalah aset yang berharga. Dan kemudian kita perbaiki remunerasinya.”

Kedua, Menkeu mengingatkan tentang pentingnya proses bisnis dan struktur organisasi yang saling terkoneksi sebagai elemen utama reformasi di DJP.

“Struktur organisasi dan bisnis proses itu adalah satu. Cara kita mengorganisisr Direktorat Jenderal Pajak yang sangat tergantung kepada self-assessment dari WP (wajib pajak) kita, itu tidak mungkin dilakukan apabila 341 KPP dan 33 Kanwil tidak bisa connect dan bekerja sama dengan bisnis proses yang clear dan efisien. Nda mungkin aja” katanya.

Ketiga, Information Technology system dan database yang baik di era yang present less.

“Itu adalah untuk manusia dan organisasi bisnis proses bis jalan kita butuh IT system dan database yang baik” ujar Ani.

baca juga

Keempat, peraturan perundang-undangan dan policy yang updated. Dimana masyarakat akan melakukan yang terbaik untuk membuat undang-undang update.

“Kita akan terus mencoba untuk mendapatkan support politik dari Presiden, dari Dewan, dari siapa untuk mendapatkan peraturan perundangan-undangan yang bisa membuat kita lebih update. Anda sudah mendapatkan dua spesial, Undang-Undang Tax Amnesty dan Perpu Nomor 1 (yang sekarang menjadi UU Nomor 9 Tahun 2017 tentang Automatic Exchange of Information/AEOI)” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UU PNBP Mau Direvisi, Rizal Ramli Sindir Parpol pada Diam

UU PNBP Mau Direvisi, Rizal Ramli Sindir Parpol pada Diam

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 15:00 WIB

Rizal Ramli Kritik Agresifitas Pemerintah Kejar Pemasukan Pajak

Rizal Ramli Kritik Agresifitas Pemerintah Kejar Pemasukan Pajak

Bisnis | Rabu, 01 November 2017 | 14:02 WIB

Sri Mulyani: Pembangunan Ekonomi Harus Merata

Sri Mulyani: Pembangunan Ekonomi Harus Merata

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2017 | 14:55 WIB

Kejar Pajak Korporasi, Ditjen Pajak Gandeng Notaris

Kejar Pajak Korporasi, Ditjen Pajak Gandeng Notaris

Bisnis | Selasa, 31 Oktober 2017 | 13:49 WIB

Sektor Ini Disarankan Jadi Andalan untuk Naikkan Penerimaan Pajak

Sektor Ini Disarankan Jadi Andalan untuk Naikkan Penerimaan Pajak

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2017 | 16:46 WIB

Penggantian Dirjen Pajak Jadi Momen Penting Reformasi Pajak

Penggantian Dirjen Pajak Jadi Momen Penting Reformasi Pajak

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2017 | 14:20 WIB

Faisal Basri Kritik Jokowi Ambisius Pasang Target Pajak

Faisal Basri Kritik Jokowi Ambisius Pasang Target Pajak

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2017 | 13:06 WIB

Malaysia Hapus Pajak Penulis, Indonesia Kenakan 15 Persen

Malaysia Hapus Pajak Penulis, Indonesia Kenakan 15 Persen

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2017 | 03:40 WIB

Tiga Strategi Fiskal Sri Mulyani untuk APBN 2018

Tiga Strategi Fiskal Sri Mulyani untuk APBN 2018

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 15:50 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, Menkeu: Bukti Aktivitas Ekonomi Sehat

IHSG Tembus Level 6.000, Menkeu: Bukti Aktivitas Ekonomi Sehat

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 03:11 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×