Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Faisal Basri Kritik Jokowi Ambisius Pasang Target Pajak

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 30 Oktober 2017 | 13:06 WIB
Faisal Basri Kritik Jokowi Ambisius Pasang Target Pajak
Faisal Basri di acara diskusi [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia Faisal Basri meminta kepada pemerintah untuk memasang target penerimaan pajak yang lebih realistis dan jangan terlihat ambisius.

“Kenapa harus realistis, karena selama ini realisasinya itu tidak pernah mencapai target,” kata Faisal di Plaza Bank Mandiri, Jakarta Selatan, Senin (30/10/2017).

Pada periode 2006 sampai 2014, realisasi pajak DJP hanya 96 persen. Pernah sekali mencapai 107 persen saat ramai harga komoditas. Namuan, saat memasuki dua tahun pertama pemerintahan Jokowi, realisasi penerimaan pajak menurun ke 82 persen.

"Jadi jangan salahkan pajaknya, targetnya ketinggian. Pada 2016 realisasi tanpa Tax Amnesty hanya 74 persen mungkin terendah sepanjang sejarah. Terus mau digenjot 100 persen, kelimpungan lah dunia usaha," ujarnya.

Selain itu, lanjut Faisal, rendahnya rasio pajak di Indonesia juga menjadi salah satu faktor penghambat realisasi pajak.

"Apalagi dalam lima tahun belakangan rasio pajak terus menurun. Sedangkan di negara-negara lain naik. Jadi kita pada level yang masih rendah justru turun terus dalam 5 tahun terakhir," kata Faisal.

Pada 2012 rasio pajak di Indonesia berada diangka 11,4 persen. Namun setelah itu terus menurun menjadi 11,3 persen di 2013, 10,9 persen di 2014, 10,8 persen di 2015, 10,4 persen di 2016 dan di 2017 diperkirakan hanya mencapai 10,1 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malaysia Hapus Pajak Penulis, Indonesia Kenakan 15 Persen

Malaysia Hapus Pajak Penulis, Indonesia Kenakan 15 Persen

Bisnis | Senin, 30 Oktober 2017 | 03:40 WIB

Deddy Corbuzier Rogoh Rp2,5 M Untuk Tiga Pajak Usaha, Apa Saja?

Deddy Corbuzier Rogoh Rp2,5 M Untuk Tiga Pajak Usaha, Apa Saja?

Entertainment | Rabu, 25 Oktober 2017 | 17:38 WIB

Viral Bayar Pajak Rp2,5 M, Deddy Corbuzier Dipanggil Dirjen Pajak

Viral Bayar Pajak Rp2,5 M, Deddy Corbuzier Dipanggil Dirjen Pajak

Entertainment | Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:01 WIB

Sri Mulyani Belum Cari Calon Dirjen Pajak Pengganti Ken

Sri Mulyani Belum Cari Calon Dirjen Pajak Pengganti Ken

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:05 WIB

Sandiaga Uno Bantah Mau Naikkan Pajak Restoran

Sandiaga Uno Bantah Mau Naikkan Pajak Restoran

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 10:07 WIB

Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak

Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak

Foto | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 18:58 WIB

Rini Tegaskan Pembahasan Perpajakan Freeport Masih Berlangsung

Rini Tegaskan Pembahasan Perpajakan Freeport Masih Berlangsung

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2017 | 19:12 WIB

Dirjen Pajak: 81 WNI Transfer Rp18,9 T dari Guernsey ke Singapura

Dirjen Pajak: 81 WNI Transfer Rp18,9 T dari Guernsey ke Singapura

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2017 | 01:33 WIB

Ini Penjelasan Ditjen Pajak Soal Brosur Yesus Bayar Pajak

Ini Penjelasan Ditjen Pajak Soal Brosur Yesus Bayar Pajak

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 15:20 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB