Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Saat Membersihkan Debu di Rumah, Hindari Melakukan Hal Ini!

Angelina Donna

Sabtu, 11 November 2017 | 21:00 WIB
Saat Membersihkan Debu di Rumah, Hindari Melakukan Hal Ini!

Suara.com - Debu merupakan kotoran dengan ukuran partikel yang sangat kecil. Jika dibersihkan dengan asal-asalan, kotoran akan kembali beterbangan dan mengotori benda-benda di rumah. Oleh karena itu, hindarilah melakukan hal di bawah ini:

Tidak Membersihkan Vacuum Cleaner
Membersihkan debu dari karpet, sofa, dan perabot lainnya akan lebih cepat jika menggunakan vacuum cleaner. Setelah digunakan, jangan lupa bersihkan sisa-sisa kotoran di dalam kantong penyimpanan dan lap bagian dalamnya agar tak ada yang bersisa.

Cara ini dapat mencegah vacuum cleaner terlalu penuh dan mampet. Jika ini terjadi, debu di dalam kantong penyimpanan bisa masuk ke mesin. Lama-lama kotoran pun akan keluar melalui sela-sela vacuum cleaner dan malah semakin mengotori ruangan.

Membersihkan dengan Kemoceng
Penggunaan kemoceng tidak efektif menghilangkan debu dari permukaan perabot. Memang tampaknya hilang, namun debu beterbangan di udara dan akan kembali menempel. Lebih baik bersihkan perabot menggunakan lap basah. Cara ini lebih efisien sebab kotoran dapat langsung menempel pada lap.

Menggunakan Cairan Pembersih
Cairan pembersih biasanya digunakan untuk membersihkan debu yang menempel pada perabot di rumah. Perlu diperhatikan bahwa jangan terlalu sering menggunakan cairan pembersih. Tidak hanya itu, cara menggunakannya pun perlu diperhatikan.
Jangan pernah menyemprotkan cairan pembersih langsung ke perabotan di rumah. Cara yang tepat adalah menyemprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, kemudian lap perabotan secara perlahan.

Membersihkan Debu pada Kaca
Debu yang menempel pada permukaan kaca jendela akan lebih mudah dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Caranya, cukup semprotkan cairan pada lap dan dilanjutkan dengan pengeringan menggunakan kain bersih.

Umumnya, orang akan membersihkan kaca saat pagi atau siang hari ketika matahari bersinar cerah. Ternyata panas dari sinar matahari akan mempercepat keringnya cairan pembersih, sehingga debu yang menempel tidak terangkat dengan maksimal. Lebih baik lakukan proses ini pada sore hari.

Membersihkan Debu Kasur
Kebanyakan orang membersihkan debu pada kasur dengan cara dijemur di bawah sinar matahari lalu dipukul-pukul. Hal tersebut ternyata sama sekali tidak efisien sebab debu malah akan beterbangan lalu menempel kembali setelah beberapa saat.

Sebaiknya, bersihkan debu pada kasur dengan menggunakan vacuum cleaner. Saat ini juga sudah banyak penyedia jasa pembersih debu kasur dan tungau. Lakukan pembersihan pada kasur setidaknya sebulan sekali agar tubuh tetap sehat.

Artikel ini dipublikasikan bekerjasama dengan Urbanindo.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gaji Besar Bisa Jadi Penghambat Punya Rumah, Kok Bisa?

Gaji Besar Bisa Jadi Penghambat Punya Rumah, Kok Bisa?

Bisnis | Kamis, 09 November 2017 | 18:57 WIB

Terkini

Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?

Beri Kode Jempol Oke! Purbaya dan Nanik Mulai Timbang Pangkas Anggaran MBG?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:09 WIB

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:58 WIB

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:53 WIB

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:07 WIB

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:01 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB