Alexa

Awal 2018, Jalan Tol Solo - Ngawi Mulai Beroperasi

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari
Awal 2018, Jalan Tol Solo - Ngawi Mulai Beroperasi
Pembangunan jalan tol Solo - Ngawi yang menghubungkan Jawa Tengah dengan Jawa Timur. [Dok Jasa Marga]

PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Suara.com - PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Perusahaan ini adalah pemegang konsesi ruas Solo-Mantingan-Ngawi dengan total panjang 90,25 kilometer (Km).

Pembangunan jalan tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk percepatan program pembangunan infrastruktur. Ruas tol Solo-Ngawi merupakan bagian dari Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker). Ruas Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,25 km merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa.

"Jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang diharapkan mampu berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata David Wijayatno, Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya, dalam keterangan tertulis, Selasa (14/11/2017).

Perusahaan yang sahamnya 60 persen dimiliki PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan 40 persen dimiliki PT Waskita Toll Road ini berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan pembangunan konstruksi jalan tol Ruas Solo-Mantingan-Ngawi sesuai target yang ditetapkan Pemerintah.

"Diharapkan pada awal 2018, ruas Tol Solo-Ngawi ini bisa beroperasi penuh melayani kebutuhan masyarakat akan sistem transportasi yang cepat dan nyaman," ujarnya.

Seiring perkembangan wilayah Jawa Tengah, dukungan infrastruktur jalan tol ruas Solo-Ngawi menjadi sangat penting untuk memecahkan permasalahan transportasi darat dan konektivitas baru akan berdampak positif bagi kondisi ekonomi kawasan secara umum.

Secara teknis, ruas Tol Sol-Ngawi yang dikerjakan dengan tipe perkerasan rigid pavement (perkerasan beton) memiliki jumlah lajur 2 x 2 atau dua lajur tiap arah. Lebar lajur mencapai 3,6 meter dan bahu jalan luar 3 meter.

Selain itu, Tol Solo-Ngawi ini dilengkapi dengan Lima gerbang tol (GT) yakni GT Kartasura (Ngasem), GT Solo (Klodran), GT Karanganyar (Kebakkramat), GT Sragen (Pungkruk), dan GT Ngawi (Kota Ngawi).

Untuk makin mempermudah masyarakat dalam mengakses jalan tol, PT SNJ juga mempersiapkan simpang susun tambahan masing-masing adalah Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Gerbang Tol Purwodadi, dan Gerbang Tol Sragen Timur.

"Semua ini dipersiapkan demi kualitas pelayanan dari PT Solo Ngawi Jaya untuk seluruh masyarakat yang akan menggunakan jalan Tol Solo-Ngawi," tutupnya.

GERBANG TOL SOLO-NGAWI
Gerbang Tol Kartasura (Ngasem)
Gerbang Tol Solo (Klodran)
Gerbang Tol Karanganyar (Kebakkramat)
Gerbang Tol Sragen (Pungkruk)
Gerbang Tol Ngawi (Kota Ngawi)

TIGA GERBANG TAMBAHAN
Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo;
Gerbang Tol Purwodadi;
Gerbang Tol Sragen Timur.

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

Wah, nggak nyangka! Ternyata menantu Jokowi ini keturunan raja lho #DidYouKnow
.
.
.
.
#kahiyangbobby #jokowidodo #jokowi #tapanuli #batak #nasution #suku #indonesia #fakta #wowfakta #faktaunik #dagelan #infiafact #wedding #solo #jawatengah #suaradotcom

INFOGRAFIS