Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Presiden: Setelah Infrastruktur Selesai, Pemerintah Benahi SDM

Fabiola Febrinastri

Kamis, 23 November 2017 | 11:00 WIB
Presiden: Setelah Infrastruktur Selesai, Pemerintah Benahi SDM
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam

Suara.com - Kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas nasional, bukan bertujuan untuk bermewah-mewahan, melainkan semata memenuhi kebutuhan dan mengejar ketertinggalan infrastruktur Indonesia dengan negara lain. Infrastruktur yang dibangun secara masif di seluruh Indonesia hingga kawasan perbatasan, dan menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah dipercaya akan mendorong pemerataan dan keadilan pembangunan.    

Presiden Joko Widodo mengatakan, fokus untuk menyelesaikan infrastruktur dilakukan karena merupakan hal yang  sangat mendasar dalam menghadapi persaingan dengan negara-negara lain. Setelah infrastruktur selesai atau dalam proses akan selesai, lanjut Presiden Jokowi, pemerintah akan masuk ke dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Pembangunan infrastruktur tidak akan optimal bila sumber daya manusianya tidak disiapkan.

Untuk mengejar ketertinggalan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikerjakan minimal 2 shift sehari , 7 hari seminggu. Hal ini dilakukan agar infrastruktur lebih cepat rampung, manfaat dan dampaknya juga lebih cepat dirasakan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, saat hadir dalam "Economic Challenge Award 2017",  yang bertema "Leading the Change" di Studio Metro TV, Jakarta, Selasa (21/11/2017) malam.

“Tema 'Leading The Change' ini menurut saya sangat cocok dengan kondisi saat ini untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain. Diperlukan kerja keras dengan irama rock n roll yang cepat,” ujarnya.



Seringkali, infrastruktur yang dibangun di perkotaan, seperti jalan tol layang Cikampek II, yang dikerjakan berbarengan dengan moda angkutan kereta ringan Cawang-Bekasi Timur dan kereta cepat Jakarta-Bandung berimbas pada terjadinya kemacetan, sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan pengguna jalan tol.

Terkait hal tersebut, Basuki mengatakan, ia akan lebih merasa bersalah bila kemacetan terjadi, namun pemerintah tidak melakukan penanganan apapun. Ketiga infrastruktur tersebut, yang dibangun serentak merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga konektivitas semakin tinggi.   

Komitmen pemerintah dapat dilihat dari besarnya alokasi anggaran yang diamanatkan kepada Kementerian PUPR.

“Besaran anggaran yang dimiliki pemerintah sama saja, hanya sekarang, program pemerintah difokuskan pada infrastruktur. Pada 2018, anggaran Kementerian PUPR dialokasikan sebesar Rp107 triliun, dimana porsi pinjaman luar negeri tidak lebih dari 7 persen,” kata Basuki.

Pada kesempatan itu, Basuki menyatakan optimistis, pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan, yang telah direncanakan dengan hati-hati akan selesai pada waktunya. Skema pendanaan infrastruktur dibagi menjadi empat, pertama, infrastruktur yang dapat didanai melalui investasi seperti jalan tol dan pembangunan jaringan air minum, akan didorong untuk dibangun oleh swasta.

Kedua, bila margin keuntungannya tidak mencukupi maka diperlukan dukungan pemerintah melalui pembangunan sebagian konstruksinya. Ketiga, bila proyek tersebut tidak menarik bagi swasta namun prioritas, maka pembangunannya dilakukan oleh BUMN, dan terakhir, infrastruktur yang didanai oleh APBN.

Pada acara tersebut, Basuki berkesempatan menyerahkan penghargaan "Economic Challenge Award 2017" untuk Kategori Konstruksi kepada Direktur Utama PT. Waskita Karya, M.Choliq, dan perwakilan PT Bumi Serpong Damai Tbk sebagai peraih penghargaan untuk Kategori Sektor Properti dan Real Estate.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PUPR: Hunian Masyarakat di Kawasan Pinggiran Dinilai Belum Layak

PUPR: Hunian Masyarakat di Kawasan Pinggiran Dinilai Belum Layak

Bisnis | Kamis, 23 November 2017 | 09:13 WIB

Menteri PUPR: yang Minta Uang dari Kontraktor, Saya Pecat!

Menteri PUPR: yang Minta Uang dari Kontraktor, Saya Pecat!

Bisnis | Rabu, 22 November 2017 | 11:00 WIB

Siap untuk Uji Coba Asian Games 2018, Renovasi di GBK Capai 87%

Siap untuk Uji Coba Asian Games 2018, Renovasi di GBK Capai 87%

Bisnis | Rabu, 22 November 2017 | 09:55 WIB

Terkini

Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:21 WIB

Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap

Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:17 WIB

Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni

Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:09 WIB

Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah

Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:07 WIB

Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?

Harga Rp24 Ribuan, Apakah Serum Anti Aging Viva Bagus Menurut Pengguna?

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:06 WIB

Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata

Sandwich Generation: Tanggung Jawab yang Tak Terlihat, Beban yang Nyata

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:02 WIB

3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar

3 Motor yang Tetap Setia Pakai Fitur 'Purba' Meski Mulai Hilang di Matic Anyar

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:59 WIB

Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG

Banjir Keluhan Mitra hingga Ancaman Gebok Nasional, BGN Buka Suara Tata Kelola MBG

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:24 WIB

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Tak Perlu AC, 3 Review Kipas Angin Berdiri Awet Ini Bisa Bikin Ruangan Sejuk Seketika

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:15 WIB

Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna

Parfum Mykonos Monaco Royale Tahan Berapa Jam? Ini Ulasan dari Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:05 WIB

×