Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Jalur Rel Ganda KA Bogor - Sukabumi Resmi Dibangun

Fabiola Febrinastri

Senin, 18 Desember 2017 | 12:00 WIB
Jalur Rel Ganda KA Bogor - Sukabumi Resmi Dibangun
Ilustrasi kereta api di Rusia (Shutterstock).

Suara.com - Jalur rel ganda kereta api lintas Bogor - Sukabumi resmi dibangun. Groundbreaking pembangunan jalur rel ganda sepanjang total 57 km, mulai dari Cigombong Bogor hingga Cicurug Sukabumi ini, dilakukan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono , di Desa Benda Kecamatan Cicurug, tepatnya di area Perumahan Griya Benda Asri, Jumat (25/12/2017).

Pembangunan jalur KA ganda ini didorong oleh kondisi jalan raya yang menghubungkan Sukabumi - Bogor -Jakarta yang sudah jenuh. Dibutuhkan waktu 6 jam untuk menempuh jarak kurang lebih 112 km dari Jakarta hingga Sukabumi, begitupun sebaliknya, dari waktu tempuh yang seharusnya hanya 4 jam.

Hal ini dialami sendiri oleh Jokowi sebelum menjabat sebagai presiden, yang pernah menggunakan kendaraan roda empat dari Bogor ke Sukabumi, yang memakan waktu sampai 6 jam.

"Saya pernah mencoba naik mobil dari Bogor ke Sukabumi tanpa pengawalan sebelum jadi presiden, memakan waktu 6 jam, padahal jaraknya hanya 60 km. Macet dimana-mana, harusnya paling lama 2 jam," ujar Jokowi.

Jokowi meminta agar hal tersebut tidak terjadi lagi. Oleh sebab itu, pemerintah menargetkan tahap pertama pembangunan jalur ganda KA pada segmen Bogor - Paledang - Cicurug sepanjang 26,7 km selesai pada 2019. Untuk segmen Cicurug - Sukabumi sepanjang 30,5 km, pekerjaan konstruksi ditargerkan selesai pada 2020.

"Saya saja sudah engga kuat, apalagi masyarakat. Saya sudah perintahkan agar jalur ganda ini segera dimulai, dan hari ini kita mulai pengerjaannya. Kita harapkan selesai 2020 seluruhnya," harapnya.

Jalur ganda KA yang menelan biaya APBN sebesar Rp2,45 triliun ini, nantinya akan mampu mengangkut 11 ribu orang perhari, dari sebelumnya yang hanya 3 ribu orang di jalur tunggal.

Dalam pembangunannya, Jokowi meminta agar menggunakan pola padat karya, yaitu memperbanyak sumber daya manusia dan mengurangi alat berat yang tidak dibutuhkan. Jokowi sendiri akan meninjau progres pembangunnya setiap 6 bulan sampai 1 tahun sekali.

"Saya tadi sudah perintahkan Pak Menteri, agar pengerjaan jalur ganda ini pakai pola padat karya. Jangan memakai alat-alat berat terlalu banyak, sehingga akan banyak orang yang akan bekerja dalam proyek ini. Akan saya cek nanti, 6 bulan atau setahun ke depan, progresnya seperti apa," kata Jokowi.

Pada lintas Jakarta - Bogor - Sukabumi sudah terhubung dengan moda transportasi KA. Untuk lintas Jakarta - Bogor sepanjang 55 km sudah berjalur ganda dan sudah terelektrifikasi, sedangkan lintas Bogor - Sukabumi sepanjang 57 km ini, masih jalur tunggal.

"Saat ini, dengan menggunakan KA, lama waktu perjalanan ditempuh selama 3,5 jam. Sekarang dapat berkurang, apabila jalur ganda ini sudah dibangun," kata Budi Karya.

Selain itu, kata Menhub, wilayah Jabar bagian selatan, khususnya Bogor dan Sukabumi, memiliki banyak potensi ekonomi seperti pariwisata, perdagangan, industri, properti dan pangan.

"Potensi ini diharapkan jadi lebih maksimal apabila jalur KA ganda telah beroperasi. Ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan," lanjut Budi.

Ia berharap, selain penumpang umum, pelaku industri dan perdagangan pun mau beralih untuk pengangkutan barang dari moda transportasi berbasis jalan raya menjadi menggunakan moda transportasi berbasis rel.

Sementara itu, Aher mengungkapkan, pengembangan jalur ganda KA Bogor - Sukabumi merupakan bagian dari revitalisasi jalur KA Bogor - Sukabumi - Cianjur - Padalarang, yang secara jalur besarnya merupakan bagian dari lintas KA Bogor - Yogyakarta.

Pada jalur KA Bogor - Sukabumi - Padalarang sepanjang kurang lebih 140 km, jalur yang kini aktif sepanjang 95 km, yang membentang dari Bogor sampai Cianjur. Jalur yang belum aktif sepanjang 45 km, membentang dari Cianjur ke arah Padalarang.

"Pada jalur aktif Bogor - Sukabumi sepanjang 57 km ini, dengan perjalanan frekuensi KA penumpang tiga kali perjalanan pulang pergi perhari dan untuk jalur Sukabumi - Cianjur sepanjang 38 km, telah beroperasi KA Siliwangi dengan frekuensi tiga kali perjalanan pulang pergi perhari. Ini sudah sangat membantu masyarakat untuk mengatasi kemacetan," ungkap Aher.

Gubernur berharap, pembangunan jalur ganda KA Bogor - Sukabumi dan revitalisasi Cianjur - Padalarang dapat mengurangi kepadatan angkutan pada jalur mobil dan motor.

"Kami juga berharap, pembangunan ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bogor ke Sukabumi yang semula 2 jam menjadi 1 jam," harapnya.

"Ini adalah jalur yang sangat spesial bagi saya yang terlahir di Sukabumi, dan sepanjang 10 tahun terakhir ini, Bogor -Sukabumi adalah kawasan yang paling macet jadi jalur ganda KA ini betul-betul penyelesaian. Kabar baik bagi masyarakat," tambah Aher.

Usai melaksanakan grounbreaking, Presiden Jokowi, Menteri PUPR, dan Gubernur Aher, meninjau proyek bendungan sukamahi di daerah Gadog dan bendungan Ciawi, di Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Kereta Api sebagai Instrumen Ekonomi Rakyat

Presiden Prabowo Tegaskan Kereta Api sebagai Instrumen Ekonomi Rakyat

Video | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:50 WIB

Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik

Sering Jadi Lapangan Bola, KAI Tegaskan Lahan di Sisi Rel Bukan Ruang Publik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:51 WIB

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:01 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

Kereta Api Harus Layani Rakyat, Bukan Sekadar Kejar Untung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:17 WIB

Prabowo Jajal Perdana KA Nusantara Explorer, Berkelakar ke Wartawan yang Mau Ikut: Bayar, Ya!

Prabowo Jajal Perdana KA Nusantara Explorer, Berkelakar ke Wartawan yang Mau Ikut: Bayar, Ya!

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:37 WIB

Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer, Intip Kemewahan Luxury Sleeper Train Buatan KAI

Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer, Intip Kemewahan Luxury Sleeper Train Buatan KAI

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:48 WIB

Diskon Tiket Kereta hingga Kapal Laris Manis, Serapan Stimulus Tembus 98%

Diskon Tiket Kereta hingga Kapal Laris Manis, Serapan Stimulus Tembus 98%

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:48 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:50 WIB

Terkini

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:26 WIB

CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop

CEO Muda x Intern Senior, Film Korea The Intern Tayang September di Bioskop

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa

Jurnal Pagi: Sentuhan Sederhana yang Mengubah Literasi dan Karakter Siswa

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba

Viral Tabrak Pemotor, Pengemudi Sedan di Pekanbaru Ternyata Positif Narkoba

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Nakes Viral Komentar Nir-empati ke Pasien BPJS, Pakar UGM Ingatkan Sanksi Etik Menanti

Nakes Viral Komentar Nir-empati ke Pasien BPJS, Pakar UGM Ingatkan Sanksi Etik Menanti

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:20 WIB

×