Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jalur Rel Ganda KA Bogor - Sukabumi Resmi Dibangun

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 18 Desember 2017 | 12:00 WIB
Jalur Rel Ganda KA Bogor - Sukabumi Resmi Dibangun
Ilustrasi kereta api di Rusia (Shutterstock).

Suara.com - Jalur rel ganda kereta api lintas Bogor - Sukabumi resmi dibangun. Groundbreaking pembangunan jalur rel ganda sepanjang total 57 km, mulai dari Cigombong Bogor hingga Cicurug Sukabumi ini, dilakukan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, didampingi oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono , di Desa Benda Kecamatan Cicurug, tepatnya di area Perumahan Griya Benda Asri, Jumat (25/12/2017).

Pembangunan jalur KA ganda ini didorong oleh kondisi jalan raya yang menghubungkan Sukabumi - Bogor -Jakarta yang sudah jenuh. Dibutuhkan waktu 6 jam untuk menempuh jarak kurang lebih 112 km dari Jakarta hingga Sukabumi, begitupun sebaliknya, dari waktu tempuh yang seharusnya hanya 4 jam.

Hal ini dialami sendiri oleh Jokowi sebelum menjabat sebagai presiden, yang pernah menggunakan kendaraan roda empat dari Bogor ke Sukabumi, yang memakan waktu sampai 6 jam.

"Saya pernah mencoba naik mobil dari Bogor ke Sukabumi tanpa pengawalan sebelum jadi presiden, memakan waktu 6 jam, padahal jaraknya hanya 60 km. Macet dimana-mana, harusnya paling lama 2 jam," ujar Jokowi.

Jokowi meminta agar hal tersebut tidak terjadi lagi. Oleh sebab itu, pemerintah menargetkan tahap pertama pembangunan jalur ganda KA pada segmen Bogor - Paledang - Cicurug sepanjang 26,7 km selesai pada 2019. Untuk segmen Cicurug - Sukabumi sepanjang 30,5 km, pekerjaan konstruksi ditargerkan selesai pada 2020.

"Saya saja sudah engga kuat, apalagi masyarakat. Saya sudah perintahkan agar jalur ganda ini segera dimulai, dan hari ini kita mulai pengerjaannya. Kita harapkan selesai 2020 seluruhnya," harapnya.

Jalur ganda KA yang menelan biaya APBN sebesar Rp2,45 triliun ini, nantinya akan mampu mengangkut 11 ribu orang perhari, dari sebelumnya yang hanya 3 ribu orang di jalur tunggal.

Dalam pembangunannya, Jokowi meminta agar menggunakan pola padat karya, yaitu memperbanyak sumber daya manusia dan mengurangi alat berat yang tidak dibutuhkan. Jokowi sendiri akan meninjau progres pembangunnya setiap 6 bulan sampai 1 tahun sekali.

"Saya tadi sudah perintahkan Pak Menteri, agar pengerjaan jalur ganda ini pakai pola padat karya. Jangan memakai alat-alat berat terlalu banyak, sehingga akan banyak orang yang akan bekerja dalam proyek ini. Akan saya cek nanti, 6 bulan atau setahun ke depan, progresnya seperti apa," kata Jokowi.

Pada lintas Jakarta - Bogor - Sukabumi sudah terhubung dengan moda transportasi KA. Untuk lintas Jakarta - Bogor sepanjang 55 km sudah berjalur ganda dan sudah terelektrifikasi, sedangkan lintas Bogor - Sukabumi sepanjang 57 km ini, masih jalur tunggal.

"Saat ini, dengan menggunakan KA, lama waktu perjalanan ditempuh selama 3,5 jam. Sekarang dapat berkurang, apabila jalur ganda ini sudah dibangun," kata Budi Karya.

Selain itu, kata Menhub, wilayah Jabar bagian selatan, khususnya Bogor dan Sukabumi, memiliki banyak potensi ekonomi seperti pariwisata, perdagangan, industri, properti dan pangan.

"Potensi ini diharapkan jadi lebih maksimal apabila jalur KA ganda telah beroperasi. Ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan," lanjut Budi.

Ia berharap, selain penumpang umum, pelaku industri dan perdagangan pun mau beralih untuk pengangkutan barang dari moda transportasi berbasis jalan raya menjadi menggunakan moda transportasi berbasis rel.

Sementara itu, Aher mengungkapkan, pengembangan jalur ganda KA Bogor - Sukabumi merupakan bagian dari revitalisasi jalur KA Bogor - Sukabumi - Cianjur - Padalarang, yang secara jalur besarnya merupakan bagian dari lintas KA Bogor - Yogyakarta.

Pada jalur KA Bogor - Sukabumi - Padalarang sepanjang kurang lebih 140 km, jalur yang kini aktif sepanjang 95 km, yang membentang dari Bogor sampai Cianjur. Jalur yang belum aktif sepanjang 45 km, membentang dari Cianjur ke arah Padalarang.

"Pada jalur aktif Bogor - Sukabumi sepanjang 57 km ini, dengan perjalanan frekuensi KA penumpang tiga kali perjalanan pulang pergi perhari dan untuk jalur Sukabumi - Cianjur sepanjang 38 km, telah beroperasi KA Siliwangi dengan frekuensi tiga kali perjalanan pulang pergi perhari. Ini sudah sangat membantu masyarakat untuk mengatasi kemacetan," ungkap Aher.

Gubernur berharap, pembangunan jalur ganda KA Bogor - Sukabumi dan revitalisasi Cianjur - Padalarang dapat mengurangi kepadatan angkutan pada jalur mobil dan motor.

"Kami juga berharap, pembangunan ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Bogor ke Sukabumi yang semula 2 jam menjadi 1 jam," harapnya.

"Ini adalah jalur yang sangat spesial bagi saya yang terlahir di Sukabumi, dan sepanjang 10 tahun terakhir ini, Bogor -Sukabumi adalah kawasan yang paling macet jadi jalur ganda KA ini betul-betul penyelesaian. Kabar baik bagi masyarakat," tambah Aher.

Usai melaksanakan grounbreaking, Presiden Jokowi, Menteri PUPR, dan Gubernur Aher, meninjau proyek bendungan sukamahi di daerah Gadog dan bendungan Ciawi, di Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:14 WIB

Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan

Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:04 WIB

Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI

Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:21 WIB

Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas

Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:15 WIB

Pasca Tragedi Bekasi, Prabowo Subianto Perintahkan Perbaikan 1.800 Perlintasan KA

Pasca Tragedi Bekasi, Prabowo Subianto Perintahkan Perbaikan 1.800 Perlintasan KA

Foto | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:51 WIB

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:36 WIB

Sampaikan Duka Mendalam, Equalizer Group Beri Dukungan untuk Korban KRL Bekasi

Sampaikan Duka Mendalam, Equalizer Group Beri Dukungan untuk Korban KRL Bekasi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 15:05 WIB

Pasca Kecelakaan, Perlintasan Dekat Stasiun Bekasi Timur Dipasangi Palang Pintu

Pasca Kecelakaan, Perlintasan Dekat Stasiun Bekasi Timur Dipasangi Palang Pintu

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:32 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong Wanita Dipindah: Saya Sadar Kurang Tepat

Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong Wanita Dipindah: Saya Sadar Kurang Tepat

Video | Kamis, 30 April 2026 | 21:15 WIB

Terkini

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 21:41 WIB

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 20:10 WIB

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:49 WIB

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:43 WIB

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB