Penerimaan Singapura dari Pariwisata 26,8 Miliar Dolar Singapura

Adhitya Himawan

Rabu, 14 Februari 2018 | 17:47 WIB
Penerimaan Singapura dari Pariwisata 26,8 Miliar Dolar Singapura
Kawasan pariwisata Singapura. (shutterstock)

Suara.com - Penerimaan pariwisata dan kedatangan pengunjung ke Singapura di tahun 2017 mencapai rekor tertinggi untuk kedua kalinya dalam dua tahun. Penerimaan pariwisata meningkat sebesar 3,9 persen menjadi 26,8 miliar dolar Singapura1.

"Capaian ini terutama karena pertumbuhan jumlah pengunjung dari 10 pasar2 sumber wisatawan utama dan jumlah kedatangan pengunjung ke Singapura yang semakin meningkat dari pasar-pasar yang memiliki daya beli tinggi seperti China, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Inggris," kata Chief Executive Singapore Tourism Board (STB), Lionel Yeo dalam keterangan tertulis, Rabu (14/2/2018).

Kedatangan pengunjung meningkat 6,2 persen menjadi 17,4 juta. Adapun 13 pasar sumber wisatawan yang berada dalam urutan 15 besar juga menunjukkan pertumbuhan. Lionel mengatakan STB sangat senang untuk mengumuman kinerja pariwisata yang mencetak rekor selama dua tahun berturut-turut.

"Upaya bersama dari STB dan mitra industri kami membuahkan hasil yang kuat dalam konteks pemulihan ekonomi global yang lebih baik dari perkiraan, pertumbuhan industri perjalanan Asia Pasifik yang berkesinambungan serta meningkatnya konektivitas penerbangan dan pelayaran ke Singapura," jelasnya.

Bersama dengan beberapa inisiatif yang signifikan untuk mendukung inovasi dan daya saing industri, STB membuat kemajuan yang sangat baik di tahun 2017 sesuai visi perusahaan tentang pertumbuhan pariwisata yang berkualitas.

Berdasarkan Penerimaan Pariwisata (Year-to-Date Q3 2017) Dari Januari hingga September 2017, penerimaan pariwisata tumbuh kuat di sebagian besar pasar sumber wisatawan ke Singapura yang masuk dalam 10 pasar utama. China (+10%), Amerika Serikat (+22%) dan Inggris (+24%) mencatat pertumbuhan tahun ke tahun (YoY) tertinggi dalam penerimaan pariwisata Singapura. China juga menduduki peringkat tertinggi selama tiga tahun berturut-turut yang diikuti oleh Indonesia.

Berdasarkan Kedatangan Pengunjung Internasional (2017), 13 dari 15 pasar sumber wisatawan utama ke Singapura mencatat pertumbuhan pada tahun 2017. Tujuh di antaranya adalah China, India, Vietnam, Filipina, Amerika Serikat, Inggris dan Jerman – juga mencapai rekor kedatangan pengunjung.

"Tiga pasar terbesar untuk kedatangan pengunjung adalah China, Indonesia, dan India," tuturnya.

Secara khusus, India (+16%) mengalami tingkat pertumbuhan tertinggi, dan bersama China (+13%), menyumbang sebagian besar pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara. Pasar lainnya yang disoroti untuk tahun ini adalah Vietnam (+13%), yang masuk dalam 10 pasar terbaik untuk pertama kalinya.

Kinerja Indonesia

Kedatangan pengunjung dari Indonesia tumbuh sebesar 2 persen menjadi 2.954.000 di tahun 2017. Pertumbuhan ini sejalan dengan sentimen positif perjalanan keluar (outbound travel) dari Indonesia secara keseluruhan. Bulan Desember 2017 mencatat kedatangan pengunjung dari Indonesia yang tertinggi dalam sebulan yang mencapai 330.081 pengunjung.

“Memanfaatkan potensi pertumbuhan di kota-kota di luar Jakarta termasuk Surabaya akan tetap menjadi salah satu fokus utama kami di tahun 2018. Kantor Regional kami yang telah baru dibuka di Surabaya akan memungkinkan kami untuk memperkuat upaya pemasaran kami di Pulau Jawa bagian timur, Bali dan Sulawesi,” kata Mohamed Firhan Abdul Salam, Area Director Indonesia (Surabaya) dalam kesempatan yang sama.

Pelayaran (cruising) dari Singapura meningkat di tahun 2017 dengan lebih banyak ship call yang mencapai 421, dan 16 diantaranya adalah maiden call (pertama kali berlayar dari Singapura). Tren berlayar dari Singapura di antara orang-orang Indonesia dan pasar sumber wisatawan utama lainnya akan berlanjut sampai tahun 2018.

Berdasarkan hal inilah, sebuah skema Cruise Development Fund yang baru diluncurkan untuk mendorong pemasaran paket pelayaran dan mendorong wisatawan untuk singgah di Singapura sebelum dan sesudah berlayar.

Perjalanan grup untuk Meeting dan Incentive (M&I) yang dilakukan oleh perusahaan - perusahaan Indonesia ke Singapura mengalami pertumbuhan yang signifikan di tahun 2017.

Berbagai skema3 yang STB tawarkan untuk mendukung perusahaan dan perantara M&I di Indonesia bekerja dengan sangat baik untuk memungkinkan STB menerima banyak kelompok M&I di tahun 2017.

"Kecenderungan kelompok M&I memilih untuk berlayar dari Singapura untuk mendapatkan pengalaman perjalanan insentif yang berbeda juga semakin meningkat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Event Internasional Diproyeksikan Tarik 20 Ribu Wisatawan Luar Negeri, Serap 5.000 Tenaga Kerja

Event Internasional Diproyeksikan Tarik 20 Ribu Wisatawan Luar Negeri, Serap 5.000 Tenaga Kerja

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Pemerintah Terus Dorong Penguatan SDM, Pengembangan Pariwisata & Perluasan Pembiayaan UMKM

Pemerintah Terus Dorong Penguatan SDM, Pengembangan Pariwisata & Perluasan Pembiayaan UMKM

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

Media Singapura: Prabowo Tuduh MSCI Mencoba Intimidasi Indonesia Setelah Pasar Saham Anjlok

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

Indonesia dan Singapura Luncurkan Project NUSA dan Korika Demi Kedaulatan AI

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Rakyat Singapura Senang, Kualitas Udara di Sana Sedikit Membaik dari Asap Kebakaran Hutan Indonesia

Rakyat Singapura Senang, Kualitas Udara di Sana Sedikit Membaik dari Asap Kebakaran Hutan Indonesia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources

Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Buka Peluang Ekonomi Masyarakat, Menteri Pariwisata Dorong Konektivitas ke Pulau Terpencil

Buka Peluang Ekonomi Masyarakat, Menteri Pariwisata Dorong Konektivitas ke Pulau Terpencil

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:41 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×