Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 07:38 WIB
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga
Ilustrasi Bank Indonesia (Unsplash/nimbostratus)
  • Bank Indonesia diperkirakan mempertahankan suku bunga 4,75 persen pada Februari 2026 demi stabilitas Rupiah.
  • Keputusan ini dipengaruhi tekanan pasar akibat peringatan MSCI dan revisi negatif prospek utang Indonesia oleh Moody's.
  • BI sebelumnya menahan suku bunga di level 4,75 persen pada Januari 2026 untuk stabilisasi nilai tukar.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga BI sebesar 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Februari 2026.

Hal ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas Rupiah di tengah risiko pasar keuangan yang meningkat.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan tekanan yang timbul akibat peringatan MSCI mengenai isu free float.

Ditambah dengan revisi Moody's terhadap prospek utang negara Indonesia dari stabil menjadi negatif. Hal ini, berpotensi menyebabkan kenaikan premi risiko dan volatilitas aliran modal yang cenderung meningkat.

"Dalam konteks ini, kami memperkirakan BI akan terus memprioritaskan stabilitas nilai tukar dan kepercayaan investor daripada pelonggaran moneter dalam jangka pendek," katanya saat dihubungi Suara.com, Kamis (19/2/2026).

Sehingga, ruang untuk pemotongan suku bunga kebijakan tetap terbatas. Untuk itu, suku bunga pun ditahan pada bulan ini.

Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]

"Setidaknya hingga tekanan eksternal mereda dan sentimen pasar membaik," imbuh dia.

Sebelumnya, Pada RDG bulan lalu, Dewan Gubernur BI kembali memutuskan untuk kembali mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen dengan deposit facility 3,75 persen dan lending facility 5,50 persen.

Keputusan tersebut menjadi kali keempat BI menahan suku bunga sejak pemangkasan terakhir pada RDG September 2025.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 20 dan 21 Januari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate tetap sebesar 4,75 persen," ujar Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers yang diadakan secara daring pada Rabu (21/1/2026).

Perry mengatakan, keputusan tersebut konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya stabilisasi nilai tukar rupiah, dari dampak meningkatnya ketidakpastian global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, BI juga menegaskan akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh, serta tetap mencermati ruang penurunan BI Rate lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Demi Jaga Inflasi, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Jelang Ramadan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:47 WIB

Gejolak Ekonomi Belum Reda, BI Perkuat Pengelolaan Cadangan Devisa

Gejolak Ekonomi Belum Reda, BI Perkuat Pengelolaan Cadangan Devisa

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:46 WIB

Ekonomi Indonesia Bakal Meroket, Bos BI Minta Pengusaha Berhenti Wait and See

Ekonomi Indonesia Bakal Meroket, Bos BI Minta Pengusaha Berhenti Wait and See

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 09:33 WIB

Dari Wamenkeu ke BI, Ini Bocoran Tugas dan Peran Thomas Djiwandono

Dari Wamenkeu ke BI, Ini Bocoran Tugas dan Peran Thomas Djiwandono

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:35 WIB

Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur

Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Diskon Tiket Mudik 30 Persen Disebut Justru Bebani Operator Kapal Ferry

Diskon Tiket Mudik 30 Persen Disebut Justru Bebani Operator Kapal Ferry

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:46 WIB

Alasan Danantara Terbitkan Surat Utang Rp 7 Triliun

Alasan Danantara Terbitkan Surat Utang Rp 7 Triliun

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:38 WIB

Fitur QRIS Ini Bisa Cair 3 Kali Sehari Bikin UMKM Makin Satset di Ramadan

Fitur QRIS Ini Bisa Cair 3 Kali Sehari Bikin UMKM Makin Satset di Ramadan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:37 WIB

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:34 WIB

ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:30 WIB

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:58 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:47 WIB

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:20 WIB