Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Sawah Rusak 94 Ribu Hektare di Sumatra, Mentan Minta Tambahan Dana Rp2,1 Triliun untuk Perbaikan

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Februari 2026 | 07:17 WIB
Sawah Rusak 94 Ribu Hektare di Sumatra, Mentan Minta Tambahan Dana Rp2,1 Triliun untuk Perbaikan
Menteri Pertanian, Amran Sulaeman. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Mentan Amran Sulaiman meminta tambahan anggaran Rp2,1 triliun kepada DPR untuk perbaikan lahan pertanian terdampak bencana di Sumatra.
  • Banjir bandang dan longsor merusak sekitar 94.000 hektare sawah produktif, pemulihan direncanakan bertahap hingga tahun 2027.
  • Kementan fokus rehabilitasi, perbaikan infrastruktur, dan percepatan penanaman ulang, memastikan ketersediaan pangan aman tiga bulan ke depan.

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengajukan tambahan anggaran senilai Rp2,1 triliun untuk memperbaiki sawah dan lahan pertanian di Sumatra yang rusak akibat banjir bandang dan longsor.

Permintaan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Amran menjelaskan, bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatra menyebabkan kerusakan lahan pertanian dalam skala besar.

Data Kementerian Pertanian mencatat total kerusakan mencapai sekitar 94.000 hektare sawah dan lahan produktif.

Menurutnya, pemulihan tidak bisa dilakukan dalam satu tahun anggaran. Karena itu, Kementan menyiapkan skema pembiayaan bertahap melalui APBN hingga 2027.

"Anggaran reguler kami, kami gunakan Rp1,49 triliun [untuk] 2025. [Untuk] 2026 kami geser. Kemudian masih butuh tambahan 2026 Rp2,1 triliun, 2027 Rp1,1 triliun. Total Rp4,7 triliun," ujar Amran.

Warga melihat area sawah yang rusak akibat banjir di Desa Cermo, Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (2/4/2021). ANTARA FOTO/Siswowidodo
Ilustrasi warga melihat area sawah yang rusak. [ANTARA FOTO/Siswowidodo]

Ia mengatakan, tambahan dana tersebut difokuskan untuk rehabilitasi lahan, perbaikan infrastruktur pertanian, serta percepatan penanaman ulang di wilayah terdampak.

Meski kerusakan cukup luas, Amran mengklaim proses pemulihan di sejumlah daerah mulai menunjukkan perkembangan.

Ia menyebut kondisi tanah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih tergolong subur karena mengandung banyak humus dari longsoran.

baca juga

Kementan pun berencana merapikan tanah longsor yang dinilai masih layak dijadikan sawah. Setelah dirapikan, lahan tersebut akan langsung ditanami agar produksi pangan bisa cepat pulih.

"Bantuan yang kami kirim dan juga yang bagian tengah kita sudah rehab irigasi, kemudian langsung tanam. Hari ini kita sudah kirim dan penanaman kurang lebih 39.000 hektare," jelasnya.

Amran menilai percepatan tanam menjadi kunci untuk menjaga produksi pangan di tengah bencana. Ia memastikan pemerintah tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga menjamin keberlanjutan produksi.

Ia juga optimistis kondisi pertanian di Sumatra masih mampu menopang kebutuhan pangan di wilayah terdampak. Menurutnya, ketersediaan bahan pangan di lapangan relatif aman untuk beberapa bulan ke depan.

"InsyaAllah sektor pertanian khususnya pangan, ketersediaan pangan kita di lapangan cukup untuk tiga bulan ke depan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH

PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 20:33 WIB

Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera

Pemerintah Telah Pasang 196 Jembatan Darurat di 3 Provinsi Terdampak Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 20:02 WIB

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:41 WIB

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:55 WIB

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:34 WIB

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:22 WIB

Terkini

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:53 WIB

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:52 WIB

×