Kementerian ESDM Beri 922 Unit Lampu Tenaga Surya ke Suku Asmat

Adhitya Himawan

Senin, 19 Februari 2018 | 09:37 WIB
Kementerian ESDM Beri 922 Unit Lampu Tenaga Surya ke Suku Asmat
Kediaman warga suku Asmat di Papua. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan bantuan 922 unit Lampu Terang Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk Kabupaten Asmat, Papua.

Berdasarkan data yang diterima di Jakarta, Minggu (18/2/2018) Kabupaten Asmat mendapatkan alokasi sebanyak 922 unit LTSHE yang berada di delapan (delapan) kecamatan/distrik di 15 (lima belas) Desa, yaitu Kecamatan Fayit terdapat dua desa sebanyak 145 Unit, Kecamatan Betcbamu terdapat satu desa sebanyak 93 unit, dan Kecamatan Pulau Tiga terdapat dua desa sebanyak 75 unit.

Selanjutnya Kecamatan Kopay terdapat satu desa sebanyak 62 unit, Kecamatan Pulau Aswi terdapat satu desa sebanyak 56 unit, Kecamatan Suru-Suru terdapat dua desa sebanyak 75 unit, Kecamatan Suator terdapat satu desa sebanyak 103 unit, dan Kecamatan Kolf Braza terdapat lima desa sebanyak 313 unit.

Kabupaten Asmat Provinsi Papua, menjadi rangkaian terakhir kunjungan kerja Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi dan Rombongan di tanah Papua.

Kondisi sebulan terakhir, Kabupaten Asmat menjadi ramai dikunjungi para petugas kesehatan dan relawan karena Wilayah Asmat ditetapkan sebagai daerah Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan penyakit campak.

Namun Jumat (16/2/2018) penetapan Kondisi Luar Biasa sudah dicabut 2 (dua) minggu yang lalu dan berangsur-angsur semua masalah kesehatan ditangani dengan baik.

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), terdapat program Lampu Terang Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk Kabupaten Asmat. Namun pembagian ini bukan karena adanya KLB gizi buruk tersebut, tapi memang sudah diprogramkan sebelumnya.

Direktur Jenderal EBTKE Rida Mulyana menegaskan bahwa program pembagian lampu gratis tersebut bukan karena adanya KLB, namun memang sudah memprogramkan lama untuk masyarakat yang belum menikmati listrik sama sekali.

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat dan Presiden Jokowi. "Adanya lampu LTSHE ini masyarakat merasa senang karena adanya terang di Kampung-kampung Asmat, dengan adanya lampu ini kondisi masyarakat akan semakin membaik," katanya.

Namun masih terdapat kekhawatiran karena kondisi masyarakat yang tidak paham teknologi ini. "Saya mengharapkan pemerintah juga memberikan PLTS (Pusat Listrik Tenaga Surya), karena akan lebih mudah mengelolanya karena terpusat, " jelas Elisa Kambu.

Kekhawatiran Bupati dijawab Rida bahwa yang dibeli adalah terangnya. "Yang dibeli adalah terangnya selama tiga tahun bukan produknya, jika ada masalah silahkan sampaikan ke penyedia atau kami, penyedia akan memperbaikinya, " tegas Rida.

Bahwa usulan tersebut akan jadi masukan dalam penyusunan program penerangan dikawasan 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal). "Kalau memang butuhnya PLTS silahkan pak sediakan lahannya dan diajukan proposal ke kami. Kami bangun PLTS seperti itu di tempat lain. Kita sudah bangun 500an unit PLTS di Indonesia" ungkap Rida. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuota Jebol! Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026

Kuota Jebol! Konsumsi LPG 3 Kg Diproyeksi Tembus 8,6 Juta Ton pada 2026

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW

Foto | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Subsidi Energi 2027 Membengkak, Beban APBN Makin Berat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:43 WIB

ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung

ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Kementerian ESDM Raih Opini WTP, BPK Catat Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Kementerian ESDM Bantah Beri Tambahan Kuota Nikel 25 Juta Ton untuk Weda Bay

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW

PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:56 WIB

Terkini

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Esai 1.000 Kata Wajib 10 Sumber: Ketika Kuantitas Membunuh Analisis Kritis

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Belum Dapat Tenda Pemerintah, Warga Korban Gempa Flores Mulai Sakit-sakitan

Belum Dapat Tenda Pemerintah, Warga Korban Gempa Flores Mulai Sakit-sakitan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:09 WIB

SPF Tinggi, Tekstur Super Ringan! 5 Sunscreen Serum untuk Panas-Panasan

SPF Tinggi, Tekstur Super Ringan! 5 Sunscreen Serum untuk Panas-Panasan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Contoh Soal Perubahan Wujud Benda Menyublim dan Mengkristal, Lengkap dengan Jawabannya

Contoh Soal Perubahan Wujud Benda Menyublim dan Mengkristal, Lengkap dengan Jawabannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:05 WIB

166 Puskesmas Rusak Pascagempa NTT! Menkes Ajak Anggota DPR Super Kaya Ikut Donasi

166 Puskesmas Rusak Pascagempa NTT! Menkes Ajak Anggota DPR Super Kaya Ikut Donasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan

Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami

Solidaritas AMPB dan Ojol Retak Usai Audiensi DPR, Relawan: Karena Rupiah Kalian Tinggalkan Kami

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:56 WIB

KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis

KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis

Sumsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Riau | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Ada Rumah Murah di bawah Rp150 Juta di Danantara Housing Expo 2026

Ada Rumah Murah di bawah Rp150 Juta di Danantara Housing Expo 2026

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:48 WIB

×