Erupsi Gunung Agung Turunkan Jumlah Penumpang Asing Garuda

Adhitya Himawan

Selasa, 27 Februari 2018 | 03:00 WIB
Erupsi Gunung Agung Turunkan Jumlah Penumpang Asing Garuda
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury menyambangi Gedung KPK di Jakarta, Senin (11/9).

Suara.com - Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan bahwa erupsi Gunung Agung di Bali, akhir 2017, berdampak negatif terhadap trafik penumpang internasional.

"Erupsi Gunung Agung memberi dampak signifikan terhadap penumpang internasional," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Menurut dia, akibat bencana alam tersebut, terjadi penurunan yang cukup signifikan dari penumpang internasional pada triwulan keempat 2017 dibandingkan triwulan ketiga 2017.

"Dalam satu hari itu kalau kami estimasi, pengaruhnya bisa berkisar antara 1 juta dolar AS hingga 1,5 juta dolar AS," katanya.

Pahala menjelaskan, kondisi baru normal kembali setelah 26 Januari di mana larangan wisata (travel ban) dari Pemerintah China juga baru diangkat. "Ini terutama yang menyebabkan penurunan tersebut," katanya.

Kendati demikian, Pahala menjelaskan capaian kinerja operasional mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,2 miliar dolar AS atau naik 8,1 persen dibandingkan 2016 sebesar 3,9 miliar dolar AS.

Maskapai plat merah itu juga berhasil mencatatkan tingkat keterisian penumpang sebesar 74,7 persen dengan tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 86,4 persen.

2017, Garuda Indonesia Angkut 36,2 Juta Penumpang

Sepanjang 2017, maskapai tersebut mengangkut 36,2 juta penumpang, naik 3,5 persen dibanding 2016 sebesar 35 juta penumpang. Tren peningkatan pertumbuhan trafik penumpang terjadi pada penumpang internasional yang naik 8,1 persen.

Garuda Indonesia Group mengangkut 36,2 juta penumpang sepanjang 2017, terdiri atas 24 juta penumpang Garuda Indonesia dan 12,3 juta penumpang Citilink.

Pahala Mansury menjelaskan jumlah tersebut meningkat 3,5 persen dibandingkan tahun 2016 sebesar 35 juta penumpang. "Garuda Indonesia mengangkut 24 juta penumpang dan Citilink sebanyak 12,3 juta penumpang," katanya.

Menurut Pahala, tingkat keterisian pesawat tercatat sebesar 73,4 persen untuk Garuda Indonesia pada tahun 2017, naik dari tahun sebelumnya sebesar 73,1 persen.

Dengan capaian tersebut, pendapatan perusahaan mencapai 2,61 miliar dolar AS, naik 1,6 persen dari capaian tahun 2016 sebesar 2,57 miliar dolar AS.

Ada pun tingkat keterisian pesawat untuk Citilink mencapai 79,8 persen, naik dari tahun sebelumnya sebesar 76,8 persen dengan pendapatan 511,2 juta dolar AS, naik 13,9 persen dari capaian tahun 2016 sebesar 448,6 juta dolar AS.

Garuda Indonesia mencatatkan total kerugian sebesar 213,4 juta dolar AS (setara Rp2,88 triliun, kurs Rp13.500) pada tahun kinerja 2017, turun 2,38 persen dibandingkan kerugian pada 2016 sebesar 9,36 juta dolar AS (setara Rp126,36 miliar).

Kerugian disebabkan oleh biaya khusus dari pembayaran amnesti pajak sebesar 137 juta dolar AS juga denda atas kasus persaingan bisnis kargo dengan Australia sebesar 7,5 juta dolar AS pada kuartal kedua 2017.

Kendati merugi, capaian pendapatan operasional perusahaan mencapai 4,2 miliar dolar AS, meningkat 8,1 persen dibandingkan 2016 sebesar 3,9 miliar dolar AS.

Maskapai plat merah itu juga berhasil mencatatkan tingkat keterisian penumpang sebesar 74,7 persen dengan tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 86,4 persen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laba Bersih BUMN Tembus Rp214,9 Triliun Hingga Agustus, SMGR Meroket 427%

Laba Bersih BUMN Tembus Rp214,9 Triliun Hingga Agustus, SMGR Meroket 427%

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Pendapatan Adhi Karya Turun, Tapi Laba Bersih Melonjak 247%

Pendapatan Adhi Karya Turun, Tapi Laba Bersih Melonjak 247%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:56 WIB

Unilever Indonesia Catat Penjualan Rp 25,8 T hingga September 2026, Laba Bersih Tumbuh 10,6 Persen

Unilever Indonesia Catat Penjualan Rp 25,8 T hingga September 2026, Laba Bersih Tumbuh 10,6 Persen

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:28 WIB

UWRF 2026 Kembali Hadir, Berkolaborasi dengan Maskapai Penerbangan sebagai Official Airline Partner

UWRF 2026 Kembali Hadir, Berkolaborasi dengan Maskapai Penerbangan sebagai Official Airline Partner

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:10 WIB

BRI dan Garuda Indonesia Gelar Promo Perjalanan Eksklusif Hingga Akhir 2026

BRI dan Garuda Indonesia Gelar Promo Perjalanan Eksklusif Hingga Akhir 2026

Bri | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Raup Cuap Rp2,4 T Hingga September, Bulog Mau Bangun Pabrik Karung Plastik

Raup Cuap Rp2,4 T Hingga September, Bulog Mau Bangun Pabrik Karung Plastik

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Rekam Jejak dan Profil Thomas Oentoro, Dirut Garuda Indonesia yang Baru

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Danantara Akan Koleksi Dividen Rp200 Triliun dari BUMN

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Garuda Indonesia Ganti Dirut Jadi Thomas Oentoro, Ini Sosoknya

Garuda Indonesia Ganti Dirut Jadi Thomas Oentoro, Ini Sosoknya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Garuda eSIM Meluncur, Penumpang Bisa Akses Internet di 160 Negara

Garuda eSIM Meluncur, Penumpang Bisa Akses Internet di 160 Negara

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×