Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Wow, Upah Kerja Buruh Sawit Ini Lebih Tinggi dari Gaji PNS

Adhitya Himawan

Kamis, 15 Maret 2018 | 16:27 WIB
Wow, Upah Kerja Buruh Sawit Ini Lebih Tinggi dari Gaji PNS
Panen kelapa sawit di Kalimantan. [Suara.com/Laban Laisilla]

Suara.com - Upah yang diperoleh buruh dalam bekerja memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh melebihi gaji pegawai negeri sipil (PNS), yakni mencapai Rp6 juta/bulan.

M Yamin Nur (40), salah seorang buruh pekerja harian lepas di kawasan Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kamis (15/3/2018) mengatakan, upah yang diperoleh dari bekerja memanen buah kelapa sawit rata-rata mencapai Rp6 juta/bulan.

"Alhamdulillah, kehidupan kami sekarang semakin sejahtera, sebab rata-rata kami memperoleh upah dari bekerja memanen buah kelapa sawit ini sebesar Rp6 juta/bulan," tutur warga Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie itu.

Kata dia, upah bekerja memanen buah kelapa sawit dibayar oleh pemilik kebun rata-rata Rp200/Kg atau sebesar Rp200 ribu/ ton, dan ongkos tersebut sudah termasuk dengan biaya gendong TBS dari dalam kebun dikeluarkan ke badan jalan produksi.

"Maksudnya begini, usai kami panen, TBS itu kami angkut lagi ke jalan dengan menggunakan sepeda motor. Makanya kami ini bekerja secara berkongsi. Satu kelompok tiga orang. Dua orang dodos (panen), satu lagi angkut TBS ke jalan produksi," jelasnya.

M Yamin bersama 2 temanya mengaku mampu memanen dan mengakut buah sawit tiap hari sebanyak 3 ton dengan upah mencapai Rp600 ribu/hari. Setelah dibagi, maka masing-masing pekerja memperoleh Rp200 ribu/hari atau sama dengan Rp6 juta/bulan.

"Alhamdulillah, kami sudah sejahtera sekarang. Semua anak-anak muda di pedesaan bekerja di kebun sawit. Mereka tidak ada lagi yang menganggur. Rata-rata mereka sudah memiliki sepeda motor besar yang dibeli dengan harga mahal," tuturnya.

Pernyataan MYamin itu dibenarkan oleh Tahmid (45) buruh lain dari Desa Ujong Padang, Kecamatan Susoh, yang menyatakan, pengangguran yang banyak dijumpai pada zaman sekarang hanya di kota-kota.

Kalau di desa, kata dia, semua masyarakat dan pemuda sudah memiliki lapangan pekerjaan, apalagi pemilik kebun sawit di kawasan Lama Tuha dan Kecamatan Babahrot ini membutuhkan tenaga kerja untuk pembersiahan lahan mereka.

"Lahan sawit tempat kami bekerja ini luasnya 40 hektare, pekerja hanya kami tiga orang. Kami tiap hari bekerja memanen sawit di sini. Tidak bisa pindah ke tempat lain, karena kami sudah berlanggangan dengan pemilik kebun ini," tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Abdya, jumlah keseluruhan lahan sawit di Kuala Batee dan Babahrot sekitar 30.594 hektare. Dari jumlah tersebut, seluas 17.800 hektare milik masyarakat.

Sedangkan sisanya sekitar 12.812 hektare lagi diberikan Hak Guna Usaha (HGU) kepada tiga perusahaan, yakni PT Dua Perkasa Lestari seluas 2.599 hektare, PT Cemerlang Abadi 7.516 hektare, dan PT Watu Gede Utama seluas 2.697 hektare. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:36 WIB

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:14 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?

Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:25 WIB

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:10 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi

PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:13 WIB

Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut

Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB