Wow, Upah Kerja Buruh Sawit Ini Lebih Tinggi dari Gaji PNS

Adhitya Himawan

Kamis, 15 Maret 2018 | 16:27 WIB
Wow, Upah Kerja Buruh Sawit Ini Lebih Tinggi dari Gaji PNS
Panen kelapa sawit di Kalimantan. [Suara.com/Laban Laisilla]

Suara.com - Upah yang diperoleh buruh dalam bekerja memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh melebihi gaji pegawai negeri sipil (PNS), yakni mencapai Rp6 juta/bulan.

M Yamin Nur (40), salah seorang buruh pekerja harian lepas di kawasan Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kamis (15/3/2018) mengatakan, upah yang diperoleh dari bekerja memanen buah kelapa sawit rata-rata mencapai Rp6 juta/bulan.

"Alhamdulillah, kehidupan kami sekarang semakin sejahtera, sebab rata-rata kami memperoleh upah dari bekerja memanen buah kelapa sawit ini sebesar Rp6 juta/bulan," tutur warga Desa Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie itu.

Kata dia, upah bekerja memanen buah kelapa sawit dibayar oleh pemilik kebun rata-rata Rp200/Kg atau sebesar Rp200 ribu/ ton, dan ongkos tersebut sudah termasuk dengan biaya gendong TBS dari dalam kebun dikeluarkan ke badan jalan produksi.

"Maksudnya begini, usai kami panen, TBS itu kami angkut lagi ke jalan dengan menggunakan sepeda motor. Makanya kami ini bekerja secara berkongsi. Satu kelompok tiga orang. Dua orang dodos (panen), satu lagi angkut TBS ke jalan produksi," jelasnya.

M Yamin bersama 2 temanya mengaku mampu memanen dan mengakut buah sawit tiap hari sebanyak 3 ton dengan upah mencapai Rp600 ribu/hari. Setelah dibagi, maka masing-masing pekerja memperoleh Rp200 ribu/hari atau sama dengan Rp6 juta/bulan.

"Alhamdulillah, kami sudah sejahtera sekarang. Semua anak-anak muda di pedesaan bekerja di kebun sawit. Mereka tidak ada lagi yang menganggur. Rata-rata mereka sudah memiliki sepeda motor besar yang dibeli dengan harga mahal," tuturnya.

Pernyataan MYamin itu dibenarkan oleh Tahmid (45) buruh lain dari Desa Ujong Padang, Kecamatan Susoh, yang menyatakan, pengangguran yang banyak dijumpai pada zaman sekarang hanya di kota-kota.

Kalau di desa, kata dia, semua masyarakat dan pemuda sudah memiliki lapangan pekerjaan, apalagi pemilik kebun sawit di kawasan Lama Tuha dan Kecamatan Babahrot ini membutuhkan tenaga kerja untuk pembersiahan lahan mereka.

"Lahan sawit tempat kami bekerja ini luasnya 40 hektare, pekerja hanya kami tiga orang. Kami tiap hari bekerja memanen sawit di sini. Tidak bisa pindah ke tempat lain, karena kami sudah berlanggangan dengan pemilik kebun ini," tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Abdya, jumlah keseluruhan lahan sawit di Kuala Batee dan Babahrot sekitar 30.594 hektare. Dari jumlah tersebut, seluas 17.800 hektare milik masyarakat.

Sedangkan sisanya sekitar 12.812 hektare lagi diberikan Hak Guna Usaha (HGU) kepada tiga perusahaan, yakni PT Dua Perkasa Lestari seluas 2.599 hektare, PT Cemerlang Abadi 7.516 hektare, dan PT Watu Gede Utama seluas 2.697 hektare. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

Heboh Trio Wanita Berjilbab Bentangkan Poster Isu Sawit Indonesia Dikirim ke Israel

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:57 WIB

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

13 Korporasi Sawit Disidik soal Karhutla di Kalsel, Polisi Telusuri Keterlibatan Asing

13 Korporasi Sawit Disidik soal Karhutla di Kalsel, Polisi Telusuri Keterlibatan Asing

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Indonesia Ternyata Rajin Ekspor Produknya ke Israel

Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit, Indonesia Ternyata Rajin Ekspor Produknya ke Israel

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Izin 6 Perusahaan Hutan Dibekukan Imbas Karhutla, Ada Jejak Haji Isam hingga Bisnis Sawit Singapura

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Habis Kebakaran, Terbitlah Sawit: Skema Busuk Legalisasi Perusakan Alam

Habis Kebakaran, Terbitlah Sawit: Skema Busuk Legalisasi Perusakan Alam

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Terkini

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×