Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Dicky Prastya

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB
Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global
Ilustrasi sawit. Foto: Truk pengangkut sawit melintas di sekitar Kawasan TNTN. [IndonesiaLeaks]
baca 10 detik
  • Zaid Burhan Ibrahim dari BPDP menyatakan industri sawit Indonesia menghadapi kampanye negatif internasional di Pangkalan Bun pada Rabu (29/7/2026).
  • Tudingan miring tersebut muncul akibat tingginya produktivitas sawit yang mengancam persaingan bisnis minyak nabati global lainnya.
  • BPDP menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kampanye negatif serta membenahi berbagai tantangan industri di dalam negeri.

Suara.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyoroti maraknya kampanye negatif (black campaign) yang menyerang industri kelapa sawit Indonesia di pasar internasional. 

Narasi miring yang terus dihembuskan di luar negeri tersebut dinilai bukan semata-mata isu lingkungan, melainkan erat kaitannya dengan persaingan bisnis minyak nabati global.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim mengungkapkan bahwa keunggulan produktivitas sawit Indonesia yang sangat tinggi kerap dianggap sebagai ancaman kompetitif bagi produsen minyak nabati jenis lain di tingkat global.

"Masih terdapat kampanye negatif terkait dengan sawit Indonesia. Kalau di luar negeri itu kampanyenya mungkin karena salah satu terkait dengan persaingan," katanya dalam media briefing yang digelar di Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, sawit justru bisa memberikan dampak luar biasa untuk bahan bakar minyak nabati. Makanya ia menganggap kalau black campaign sawit RI sebagai persaingan potensial untuk bisnis globa. 

"Jadi image-nya dibuat, dikesankan ada kampanye-kampanye negatif," lanjut dia. 

Zaid mengklaim keunggulan sawit memang sulit ditandingi oleh komoditas minyak nabati lain seperti kedelai (soybean) atau bunga matahari (sunflower).

Sebab kelapa sawit mampu menghasilkan hingga 4 ton minyak per hektar, jauh melampaui kedelai yang hanya menghasilkan 0,4 ton per hektar dan bunga matahari sebesar 0,6 ton per hektar.

Lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu menganggap kalau hal itulah yang menjadikan sawit sebagai the most land efficient vegetable oil crop, di mana kebutuhan minyak nabati dunia dapat dipenuhi dengan penggunaan lahan yang jauh lebih efisien.

baca juga

Selain tekanan dari luar negeri, Zaid mengakui industri sawit nasional juga masih memiliki tantangan dari dalam negeri. Beberapa di antaranya adalah upaya peningkatan produktivitas pekebun swadaya, penyelesaian legalitas lahan, serta pemenuhan tuntutan praktik perkebunan berkelanjutan dan energi bersih.

Untuk membendung kampanye negatif sekaligus membenahi sektor hulu hingga hilir, BPDP menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, media, hingga petani rakyat.

"Semua tantangan-tantangan tersebut tidak mungkin dijawab hanya oleh satu pihak. Untuk itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, lembaga riset, media, dan tentu saja para pekebun yang memang perlu kita perhatikan secara terus-m

enerus," jelas Zaid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung

Dari Ibu Penyayang ke Pembunuh Berdarah Dingin: Lindsay Clancy Habisi 3 Anak Kandung

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Maraknya PHK di Emiten, Perusahaan Wajib Transparan ke Investor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:42 WIB

Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta

Fujifilm Rilis Varian Baru Instax Mini 99 ke RI, Kamera Analog Premium Harga Rp 3,6 Juta

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:39 WIB

Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada

Ramalan 12 Shio Hari ini 30 Juli 2026: Shio Ayam Paling Hoki, Babi Harus Waspada

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin

Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin

Malang | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Mengenal 6 Jenis Tekstur Sunscreen dan Fungsinya, Ini Panduan agar Tak Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:35 WIB

Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan

Raksasa Elektronik Jepang Ekspansi ke Sektor Kesehatan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:31 WIB

Duka di Tambakberas: Gus Rokib Sang Penjaga Api Perjuangan KH Wahab Hasbullah Berpulang

Duka di Tambakberas: Gus Rokib Sang Penjaga Api Perjuangan KH Wahab Hasbullah Berpulang

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:28 WIB

Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia

Roberto Mancini Umbar Janji Manis, Targetkan Dua Trofi Juara untuk Italia

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:28 WIB

×