Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global

Dicky Prastya

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:44 WIB
Sawit RI Kerap Dihantam Black Campaign, Dianggap Ancaman Bisnis Global
Ilustrasi sawit. Foto: Truk pengangkut sawit melintas di sekitar Kawasan TNTN. [IndonesiaLeaks]
baca 10 detik
  • Zaid Burhan Ibrahim dari BPDP menyatakan industri sawit Indonesia menghadapi kampanye negatif internasional di Pangkalan Bun pada Rabu (29/7/2026).
  • Tudingan miring tersebut muncul akibat tingginya produktivitas sawit yang mengancam persaingan bisnis minyak nabati global lainnya.
  • BPDP menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kampanye negatif serta membenahi berbagai tantangan industri di dalam negeri.

Suara.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyoroti maraknya kampanye negatif (black campaign) yang menyerang industri kelapa sawit Indonesia di pasar internasional. 

Narasi miring yang terus dihembuskan di luar negeri tersebut dinilai bukan semata-mata isu lingkungan, melainkan erat kaitannya dengan persaingan bisnis minyak nabati global.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim mengungkapkan bahwa keunggulan produktivitas sawit Indonesia yang sangat tinggi kerap dianggap sebagai ancaman kompetitif bagi produsen minyak nabati jenis lain di tingkat global.

"Masih terdapat kampanye negatif terkait dengan sawit Indonesia. Kalau di luar negeri itu kampanyenya mungkin karena salah satu terkait dengan persaingan," katanya dalam media briefing yang digelar di Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, sawit justru bisa memberikan dampak luar biasa untuk bahan bakar minyak nabati. Makanya ia menganggap kalau black campaign sawit RI sebagai persaingan potensial untuk bisnis globa. 

"Jadi image-nya dibuat, dikesankan ada kampanye-kampanye negatif," lanjut dia. 

Zaid mengklaim keunggulan sawit memang sulit ditandingi oleh komoditas minyak nabati lain seperti kedelai (soybean) atau bunga matahari (sunflower).

Sebab kelapa sawit mampu menghasilkan hingga 4 ton minyak per hektar, jauh melampaui kedelai yang hanya menghasilkan 0,4 ton per hektar dan bunga matahari sebesar 0,6 ton per hektar.

Lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu menganggap kalau hal itulah yang menjadikan sawit sebagai the most land efficient vegetable oil crop, di mana kebutuhan minyak nabati dunia dapat dipenuhi dengan penggunaan lahan yang jauh lebih efisien.

baca juga

Selain tekanan dari luar negeri, Zaid mengakui industri sawit nasional juga masih memiliki tantangan dari dalam negeri. Beberapa di antaranya adalah upaya peningkatan produktivitas pekebun swadaya, penyelesaian legalitas lahan, serta pemenuhan tuntutan praktik perkebunan berkelanjutan dan energi bersih.

Untuk membendung kampanye negatif sekaligus membenahi sektor hulu hingga hilir, BPDP menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, media, hingga petani rakyat.

"Semua tantangan-tantangan tersebut tidak mungkin dijawab hanya oleh satu pihak. Untuk itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, lembaga riset, media, dan tentu saja para pekebun yang memang perlu kita perhatikan secara terus-m

enerus," jelas Zaid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:45 WIB

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi, Lengkap POCO dan Redmi

Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi, Lengkap POCO dan Redmi

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 18:16 WIB

Gen Z Impact Fest 2026 Edukasi Tips Keamanan Digital Gen Z di UGM

Gen Z Impact Fest 2026 Edukasi Tips Keamanan Digital Gen Z di UGM

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:16 WIB

6 Alasan Posisi Setir Mobil Wajib Lurus Saat Parkir, Ketahui Dampaknya!

6 Alasan Posisi Setir Mobil Wajib Lurus Saat Parkir, Ketahui Dampaknya!

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:04 WIB

Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit

Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:02 WIB

Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo

Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 18:00 WIB

Komdigi Libatkan 3 Operator Seluler Lacak Sinyal HP Korban Kapal Arupadhatu 1 di Selat Sunda

Komdigi Libatkan 3 Operator Seluler Lacak Sinyal HP Korban Kapal Arupadhatu 1 di Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 17:52 WIB

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:36 WIB

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

×