Jokowi: Revolusi Industri 4.0 Lahirkan Banyak Lapangan Kerja Baru

Adhitya Himawan

Rabu, 04 April 2018 | 13:57 WIB
Jokowi: Revolusi Industri 4.0 Lahirkan Banyak Lapangan Kerja Baru
Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. [Foto Rusman - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko widodo menyakini bahwa revolusi industri akan melahirkan jauh lebih banyak lapangan kerja baru daripada jumlah lapangan kerja yang hilang.

"Saya percaya bahwa revolusi industri akan melahirkan jauh lebih banyak lapangan kerja baru daripada jumlah lapangan kerja yang tadi disampaikan oleh potensi akan hilang," kata Presiden saat pidato pembukaan "Industrial Summit 2018" dan peluncuran "Making Indonesia 4.0" di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Jokowi juga menyakini revolusi industri 4.0 ini adalah peluang besar kalau dipersiapkan, merencanakan dan bisa mengantispasinya.

"Apakah revolusi industri 4.0 sebuah ancaman, menurut saya jawabannya antara ya dan tidak. Bisa ya bisa tidak, tergantung kita," ucapnya.

Presiden mengungkapkan bahwa dampak dari revolusi industri 4.0 adalah 3.000 kali lipat dibandingkan dampak revolusi industri pertama sekitar 200 tahun yang lalu.

Jokowi menyebut lembaga riset Global Institute dalam analisa lanjutan memprediksi bahwa Revolusi industri merupakan menghilangkan 800 juta lapangan kerja di seluruh dunia dari saat ini hingga 2030.

Kepala Negara ini menjelaskan bahwa hasil riset tersebut mengungkapkan hilangnya 800 juta lapangan kerja itu karena diambil alih oleh robot dan mesin dalam 12 tahun ke depan.

"Nah kalau yang ini, saya nggak percaya kalau yang pesimis-pesemis ini," ujar Presiden.

Jokowi berharap perubahan-perubahan kemajuan dalam revolusi industri 4.0 harus dimengerti, dipahami dan diantisipasi agar bisa memberikan sebuah peluang yang besar.

Untuk itu, Presiden mengapresiasi Kementerian Perindustrian yang dengan sangat sikap dan serius mempersiapkan peta jalan (roadmap) implementasi industri 4.0 di Indonesia yang akan lebih dikenal dengan making Indonesia 4.0.

"Program ini sangat cepat, karena dua hal yang dapat diartikan membuat, membangun atau mewujudkan sesuatu. Hal ini diartikan sebagai membangun kembali Perindustrian kita," harap Presiden.

Kedua, katanya, kombinasi "making" dengan Indonesia berarti mewujudkan membangun Indonesia ke era baru, yaitu aspirasi besar untuk revitalisasi industri Indonesia secara menyeluruh.

"Harapannya dengan implementasi industri 4.0, Indonesia dapat mencapai 'top ten' ekonomi global pada tahun 2030," tutur Presiden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teknologi AI Tak Hilangkan Lapangan Kerja, Justru Perkuat Peran Tenaga Kerja

Teknologi AI Tak Hilangkan Lapangan Kerja, Justru Perkuat Peran Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Kampus Tak Bisa Lagi Berjalan Sendiri di Tengah Dunia Kerja yang Berubah

Kampus Tak Bisa Lagi Berjalan Sendiri di Tengah Dunia Kerja yang Berubah

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 11:07 WIB

Geliat Konten Affiliate: Potret Gagalnya Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja

Geliat Konten Affiliate: Potret Gagalnya Pemerintah Ciptakan Lapangan Kerja

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 15:00 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja

Ketika Satu Pabrik Tutup, yang Runtuh Bukan Hanya Lapangan Kerja

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Merger Paramount - Warner Bros Mengancam PHK Ribuan Pekerja Film

Merger Paramount - Warner Bros Mengancam PHK Ribuan Pekerja Film

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Pemerintah Klaim Lapangan Kerja Baru Lebih Banyak Ketimbang PHK

Pemerintah Klaim Lapangan Kerja Baru Lebih Banyak Ketimbang PHK

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 08:07 WIB

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:02 WIB

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

×