Kembangkan Transportasi, Kemenhub Kolaborasi dengan Australia

Selasa, 10 April 2018 | 17:30 WIB
Kembangkan Transportasi, Kemenhub Kolaborasi dengan Australia
Menhub Budi Karya usai Rapat Koordinasi Penyusunan Pagu Kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian Perhubungan Tahun 2019, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (1/2). (Sumber: Kemenhub)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan studi bersama dengan Monash University Australia mengenai perkembangan transportasi untuk meningkatkan fungsi dan level of service transportasi di Indonesia.

“Indonesia ingin menjadi suatu negara yang kompetitif. Kita banyak ide-ide tentang infrastruktur, baik dari udara laut darat dan kereta api kita harapkan meningkat fungsi-fungsi dan level of service nya,” ungkap Menhub dalam acara Dialog “Transportation Sector Strategy and Leadership” serta Penandatanganan MOU Kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan Monash University di Hotel Mandarin Oriental Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Australia dianggap menjadi salah satu negara tetangga yang memiliki banyak pengalaman dan reputasi internasional yang baik sehingga Kementerian Perhubungan mengundang Monash University untuk berkolaborasi, melakukan diskusi bersama agar mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dalam perkembangan dunia transportasi.

“Australia, negara tetangga kita yang memang punya banyak pengalaman dan punya reputasi international kami undang ke Indonesia untuk berkolaborasi. Kita berkolaborasi dalam dalam konsep yang mungkin baru bagi kita, pengalaman dan ilmu-ilmu baru yang bisa meningkatkan kemampuan kita,” pungkas Menhub.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan MOU oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo dengan Presiden dan Wakil Rektor Monash University Margaret Gardner. Perjanjian kerjasama dengan Monash University dilakukan dalam lingkup dialog kebijakan yang salah satunya akan membahas tentang Transit Oriented Development (TOD), solusi digital transportasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian terapan, serta konsultasi.

“Kerjasamanya ada bermacam-macam. Kerjasama untuk studi bersama, kita kaji bagaimana fungsi TOD agar menjadi efektif. Dalam lingkup pendidikan, kita juga bisa belajar disana, dapet beasiswa. Kami ingin mendorong staff-staff muda serta staff-staff senior untuk belajar baik di dalam maupun luar negeri. Kami juga ingin stimulasi masyarakat untuk belajar dan belajar dengan suatu konsep transportasi yang lebih komprehensif,” jelas Menhub.

Dengan kerjasama ini, diharapkan Kementerian Perhubungan dan Monash University dapat bekerjasama dengan baik serta Monash University dapat memberikan banyak saran dan solusi dalam membangun perkembangan transportasi.

“Kita harap, kita dapat berkolaborasi dengan baik dan Monash dapat memberikan banyak saran dan solusi,” tutup Menhub.

Baca Juga: Anies Baswedan Pelajari Usulan Transportasi di Sungai Ciliwung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI