Kontrak Chevron, Luhut: Kalau Tawarannya Bagus, Kenapa Nggak?

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Juni 2018 | 03:24 WIB
Kontrak Chevron, Luhut: Kalau Tawarannya Bagus, Kenapa Nggak?
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor PDI Perjuangan, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (8/4/2018). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah dapat mempertimbangkan memberikan perpanjangan kontrak Blok Rokan kepada Chevron Indonesia jika tawarannya bagus.

"Ya kita lihat saja kalau 'offer'-nya (tawarannya) bagus kenapa enggak kasih ke mereka. Saya kira sangat terbuka kepada semua," katanya di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Luhut menerima kunjungan Managing Director Chevron Chuck Taylor di kantornya, Rabu. Ia menjelaskan dengan teknologi baru yang ditawarkan, perusahaan asal Amerika Serikat itu mampu menggenjot cadangan minyak di lapangan tersebut hingga mencapai 1 miliar barel.

"Mereka melihat ini area yang bagus. Jadi mereka kelihatannya sedang memfinalkan perjanjian kontrak mereka dengan SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi)," katanya.

Mantan Menko Polhukam itu menjelaskan teknologi baru yang dibawa Chevron juga diklaim mampu menekan biaya produksi.

"Mereka juga memotong biaya di IDD (proyek laut dalam) sampai 50 persen karena kecanggihan dari mereka dan juga tim dari Indonesia. Mereka kerja sama, saya pikir ini bagus sekali untuk Indonesia," katanya.

Kontrak Chevron di Blok Rokan akan berakhir pada 2021 mendatang. PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN juga diberi kesempatan untuk mengajukan proposal pengelolaan blok tersebut karena memiliki hak untuk mengelola blok yang kontraknya berakhir.

Blok ini menjadi salah satu penopang produksi siap jual (lifting) minyak nasional di mana lifting minyak dari blok tersebut sepanjang 2017 mencapai 224,3 ribu barel per hari (bph), atau mencapai 97,9 persen dari target APBN-P 2017.

Ada pun sepanjang 2017 lalu, produksi blok ini mencapai 226.500 barel per hari atau sekitar 28 persen dari total produksi nasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Lobi Pilot Garuda Agar Tak Mogok

Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Lobi Pilot Garuda Agar Tak Mogok

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 20:20 WIB

Tol Fungsional Batang-Solo Bakal Dilengkapi 25 SPBU Darurat

Tol Fungsional Batang-Solo Bakal Dilengkapi 25 SPBU Darurat

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 15:28 WIB

Pertamina Siagakan 63 Titik KIOSK Pertamax di Jalur Mudik

Pertamina Siagakan 63 Titik KIOSK Pertamax di Jalur Mudik

Bisnis | Senin, 04 Juni 2018 | 00:13 WIB

Penyegaran, Kementerian BUMN Ubah Susunan Komisaris Pertamina

Penyegaran, Kementerian BUMN Ubah Susunan Komisaris Pertamina

Bisnis | Kamis, 31 Mei 2018 | 15:33 WIB

Menteri BUMN Tambah 2 Jajaran Dewan Komisaris Pertamina

Menteri BUMN Tambah 2 Jajaran Dewan Komisaris Pertamina

Bisnis | Kamis, 31 Mei 2018 | 11:40 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×