Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Lobi Pilot Garuda Agar Tak Mogok

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 06 Juni 2018 | 20:20 WIB
Luhut Bentuk Tim Khusus untuk Lobi Pilot Garuda Agar Tak Mogok
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor PDI Perjuangan, Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (8/4/2018). (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan kelompok kerja yang dibentuk untuk selesaikan masalah pemogokan pilot Garuda Indonesia mulai bekerja, Rabu (6/6/2018). Tim tersebut diketuai oleh Deputi Kemenko Maritim, Purbaya Yudhi.

Purbaya tidak sendiri. Dia didampingi pejabat Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kantor Staf Presiden.

Luhut mengatakan, Asosiasi Pilot Garuda (APG) tidak disertakan dalam kelompok kerja tersebut. Dirinya menambahkan bahwa jika nantinya APG akan diminta pendapatnya.

"Akan kita minta pendapatnya. Apa sebetulnya selisihnya? Mereka sudah sepakat begitu," kata Luhut di Kantor Kemenko Maritim, Gedung BPPT, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Luhut berharap rencana kerja kelompok kerja tersebut telah mengumpulkan informasi pada 26 Juni 2018. Dirinya menambahkan, sekitar awal Juli kesimpulan rekomendasi rencananya telah diserahkan kepada Meneg BUMN untuk menyelesaikan masalah yang serius.

"Saya kira tidak ada masalah yang serius, hanya masalah komunikasi yang kurang baik," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, karyawan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang tergabung dalam Serikat Bersama (Sekber) Garuda Indonesia mengancam akan melakukan mogok massal dan menonaktifkan seluruh rute penerbangan.

Dalam ancamannya tersebut, mereka pun menuntut Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Rini Soemarno serta pemegang saham PT Garuda Indonesia untuk melakukan perombakan jajaran direksi.

Tuntutan yang disampaikan serikat bersama terkait perubahan jumlah direksi Garuda Indonesia dari delapan orang menjadi enam orang dengan mengacu kepada Peraturan Penerbangan Sipil RI atau Civil Aviation Safety Regulation. Direksi yang dimaksud ialah Direktur Cargo dan Direktur Marketing dan Teknologi (IT).

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa Direktur Marketing dan IT pun dianggap gagal dalam membuat strategi penjualan produk. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya penurunan rata-rata harga jual tiket dari tahun 2016 ke 2017 sebesar 3,17 persen.

Selain itu, mereka pun menuntut adanya pergantian direksi yang mengutamakan profesional. Hal tersebut dikarenakan Direktur Personalia (Sumber Daya Manusia) dianggap melanggar Perjanjian Kerja Bersama (PKB) tanpa ada rundingan sebelumnya.

Oleh karena itu, mereka mengancam akan mogok jika tuntutan tersebut tidak mendapat respon dari pihak-pihak terkait. Ancaman tersebut berlaku mulai dari hari ini hingga satu bulan ke depan, sampai adanya RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menhub: Dirut Garuda Memastikan Tak Ada Pilot Mogok saat Mudik

Menhub: Dirut Garuda Memastikan Tak Ada Pilot Mogok saat Mudik

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 18:55 WIB

Pilot Ancam Mogok, Dirut Garuda Segera Bentuk Tim Khusus

Pilot Ancam Mogok, Dirut Garuda Segera Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 17:27 WIB

Pelaku Candaan Bom Dibebaskan, Ini Kata Garuda Indonesia

Pelaku Candaan Bom Dibebaskan, Ini Kata Garuda Indonesia

Bisnis | Senin, 04 Juni 2018 | 10:16 WIB

Musim Mudik, Garuda Indonesia Tambah 150.510 Kursi

Musim Mudik, Garuda Indonesia Tambah 150.510 Kursi

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 19:33 WIB

Bercanda Bom, Wanita Penumpang Garuda Kelas Bisnis Ini Diamankan

Bercanda Bom, Wanita Penumpang Garuda Kelas Bisnis Ini Diamankan

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 05:36 WIB

Terkini

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:39 WIB

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

×