Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Kuliner Naik Saat Lebaran, PKL: Biasalah

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 16 Juni 2018 | 01:00 WIB
Harga Kuliner Naik Saat Lebaran, PKL: Biasalah
Ilustrasi pedagang kaki lima (PKL) penjual makanan. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Saat musim lebaran, biasanya harga jajanan yang disajikan para pedagang kaki lima (PKL) lebih mahal jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Sejumlah PKL di Solo malah menganggap hal itu suatu yang wajar dan biasa terjadi. Mengingat bahan baku yang mereka beli pun harganya masih tinggi di pasaran.

Ketua Paguyuban PKL Kota Barat, Budiyono, tak menutup mata beberapa PKL kuliner di Kota Barat diketahui rutin mematok harga lebih tinggi saat libur Lebaran.

Kebanyakan PKL yang melakukan tindakan itu yakni mereka yang menjual kuliner dari bahan baku daging-dagingan, mulai dari ayam, bebek, hingga sapi.

Dia memaklumi sikap para PKL yang terpaksa mematok harga lebih tinggi ketimbang hari biasanya dengan alasan menyesuaikan dengan harga bahan baku yang juga naik saat momen Lebaran.

“Kalau naik 10%, biasalah, bisa dimaklumi. Bahan baku kan juga naik, seperti ayam yang tadinya mungkin Rp 30.000/kilogram terus naik jadi Rp 40.000/km saat momen Lebaran. Begitu juga daging sapi yang biasanya Rp 90.000, sekarang jadi Rp 100.000 lebih,” kata Budi.

Budi menyampaikan Pengurus Paguyuban PKL Kota Barat sudah cukup sering berkomunikasi dengan para anggota. Kenaikan harga kuliner saat libur Lebaran juga beberapa kali sempat disinggung.

Dia menegaskan bahwa pengurus paguyuban hanya bisa mengimbau kepada anggota untuk tidak menaikan harga terlalu tinggi dan diharap dapat memasang daftar harga kuliner yang disediakan.

Hal itu penting untuk memberikan kepastian kepada pembeli. Pengurus Paguyuban berpesan jangan sampai PKL mengecewakan pembeli karena bisa mencoreng citra PKL Kota Barat secara menyeluruh dan bahkan nama Kota Solo.

“Memang dari dulu begitu, ada yang pakai daftar harga dan ada juga yang tidak. Memang diserahkan kepada masing-masing PKL. Pengurus yang jelas sudah memberikan imbauan kepada anggota sesuai dengan petunjuk dari Dinas Perdagangan. Dalam hal ini, kami tentu tak memiliki kewenangan untuk memaksa anggota untuk menyediakan daftar harga kuliner yang dijual,” kata Budi yang kesehariannya menjual Markobar.

Pengurus Paguyuban PKL Selter Mojosongo, Sutrisno Budi, juga menilai naiknya harga kuliner di Solo saat memasuki libur Lebaran adalah hal yang wajar.

Pasalnya, pedagang juga harus mengeluarkan uang lebih besar untuk membeli bahan baku.

Dia menyebut harga bahan baku rata-rata selalu naik setiap tahunnya saat Lebaran. Namun, Sutrisno memastikan, para PKL kuliner di Selter Mojosongo bakal menaikan harga secara wajar.

“Kalau harga kuliner naik, itu pasti. Kami menyesuaikan dengan harga bahan baku, khususnya ayam yang kini harganya naik tinggi sekali. Tapi nanti kami juga akan atur kenaikan harga makanan yang disajikan. Kenaikan rata-rata hanya sekitar Rp 1.000, itu pun hanya menjelang Lebaran ini dan sesudah Lebaran nanti,” jelas Sutrisno.

Berita ini sebelumnya telah dimuat juga di Solopos.com jaringan Suara.com dengan link berita https://soloraya.solopos.com/read/20180614/489/922211/pkl-solo-sebut-wajar-harga-kuliner-naik-saat-lebaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Kuliner Hits Mudik Lebaran di Jawa

5 Kuliner Hits Mudik Lebaran di Jawa

Lifestyle | Kamis, 07 Juni 2018 | 09:58 WIB

7 Kuliner Mi Khas Nusantara Paling Enak yang Wajib Kamu Coba

7 Kuliner Mi Khas Nusantara Paling Enak yang Wajib Kamu Coba

Lifestyle | Kamis, 31 Mei 2018 | 17:01 WIB

Kalau ke Magelang, Wajib Coba 5 Item Kuliner Ini

Kalau ke Magelang, Wajib Coba 5 Item Kuliner Ini

Lifestyle | Senin, 28 Mei 2018 | 18:18 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB