Mengaku Miskin, Ratusan Warga Berebut Kuota PPDB 20%

Iwan Supriyatna

Selasa, 26 Juni 2018 | 17:11 WIB
Mengaku Miskin, Ratusan Warga Berebut Kuota PPDB 20%
Ratusan orang tua calon siswa peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2018 di kantor Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulonprogo berebut kuota 20% siswa baru di sekolah idaman. (Sumber: Harianjogja.com)

Suara.com - Ratusan orang tua calon siswa peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2018 di kantor Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulonprogo berebut kuota 20% siswa baru di sekolah idaman.

Agar mendapatkan jatah kuota, para orang tua calon siswa peserta PPDB mengaku miskin.

Kepala Balai Dikmen Kulonprogo, Hendry Tatik Widayati mengatakan, pada hari pertama hingga pukul 14.00 WIB, Balai Dikmen sudah mengeluarkan sekitar 100 surat rekomendasi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

SKTM tersebut akan digunakan warga untuk mengikuti PPDB SMA/SMK 2018 melalui jalur zonasi 1.

Rekomendasi tersebut akan diberikan kepada warga berdasarkan SKTM yang dikeluarkan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi, melampirkan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua dan salinan Kartu Keluarga (KK).

Sesuai tahapan pendaftaran PPDB secara daring akan dimulai Selasa (3/7/2018) sampai Kamis (5/7/2018). Setelah tahapan penyampaian surat rekomendasi SKTM, Balai Dikmen memberikan pelayanan pengambilan PIN atau TOKEN bagi pendaftar dari lulusan SMP/MTs yang berasal dari luar daerah.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Dinas P3A Kulonprogo, Sunaryo mengatakan, sejak libur cuti bersama menjelang Idul Fitri sudah ada warga yang meminta SKTM.

Dalam mengeluarkan SKTM, Dinsos P3A mengacu Basis Data Terpadu (BDT) yang dikeluarkan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Warga Kulonprogo yang masuk data per nama (by name) dalam BDT mencapai sekitar 227.000 orang, meliputi dari anak-anak sampai orang dewasa. Dinsos P3A tidak akan mengeluarkan SKTM jika yang bersangkutan tidak masuk daftar di BDT.

"Dasar acuan Dinsos P3A hanya berdasarkan daftar di BDT,” katanya.

Salah seorang warga Desa Gotakan, Kecamatan Panjatan, Sutati mengungkapkan, kedatangannya untuk mencarikan SKTM anaknya yang baru lulus dari sekolah SMP Negeri 1 Panjatan.

Ia menyatakan, setelah mendapatkan SKTM, ia masih harus meminta rekomendasi dari Balai Dikmen Kulonprogo.

Artikel ini sebelumnya dimuat di Harianjogja.com jaringan Suara.com dengan judul https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2018/06/26/514/924230/berebut-kuota-ppdb-20-ratusan-warga-mengklaim-miskin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sultan Curhat, Harga Tanah di Sekitar Bandara Baru Mahal

Sultan Curhat, Harga Tanah di Sekitar Bandara Baru Mahal

Bisnis | Selasa, 26 Juni 2018 | 14:55 WIB

DPRD Jatim: Dindik Kurang Serius Tangani PPDB Jalur Mitra Warga

DPRD Jatim: Dindik Kurang Serius Tangani PPDB Jalur Mitra Warga

News | Minggu, 24 Juni 2018 | 10:58 WIB

Asyiknya Main ke Kebun Teh Kulonprogo

Asyiknya Main ke Kebun Teh Kulonprogo

Lifestyle | Rabu, 30 Mei 2018 | 09:01 WIB

Terkini

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

×