Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gempa Lombok Hilangkan Rp 1,4 Triliun Devisa Pariwisata Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:42 WIB
Gempa Lombok Hilangkan Rp 1,4 Triliun Devisa Pariwisata Indonesia
Sejumlah kendaraan melintas di dekat runtuhan rumah warga pascagempa, di Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Selasa (7/8). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Menteri Pariwisata Arif Yahya menyebut gempa Lombok menyebkan Indonesia kehilangan Rp1,4 Triliun devisa negara dari sektor pariwisata. Kondisi ini berimbas pada penurunan kunjungan wisatawan asing yang mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya destinasi wisata di Bali dan Lombok.

Kedua daerah tersebut dinilai wisatawan menawarkan suasana yang sangat menyegarkan mata saat berada di sana.

Kendati Arif belum mendapatkan data kerugian materi secara resmi akibat dampak gempa, namun untuk kerugian akibat tidak hadirnya wisatawan asing tersebut cukup besar.

"Untuk kisarannya yang seperti itu (Rp1,4 T)," ujarnya saat berada di Palembang, Sumsel, Rabu (8/8/2018).

Ia menilai, jika kerugian tersebut lebih kecil dibandingkan saat dialami di Bali, dengan kunjungan wisatawan asing menurun hampir 1000 orang. Sedangkan, untuk di Lombok hanya 10 persennya atau sekitar 100 orang saja.

Saat ini pihaknya telah melakukan diskusi terkait recovery dan juga pemulihan seutuhnya terhadap pulau tersebut. Berdasarkan diskusi, butuh waktu tiga minggu untuk melakukannya, sedangkan untuk pemulihan seutuhnya membutuhkan waktu selama tiga bulan. Menurutnya, usai pemulihan rampung, barulah bisa menerima wisatawan lagi.

“Kami juga akan mengumumkan jika kondisi sudah aman kembali,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Minggu malam (5/8/2018) gempa berskala 7.2 SR mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat gempa tersebut, tercatat 82 orang meninggal dunia dan 209 orang mengalami luka-luka. [Andhiko Tungga Alam]

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TIC Diprediksi Pandu Puluhan Ribu Wisatawan Selama Asian Games

TIC Diprediksi Pandu Puluhan Ribu Wisatawan Selama Asian Games

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:26 WIB

Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Masih Ditutup

Gempa Lombok, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Masih Ditutup

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:18 WIB

Masa Tanggap Darurat NTB Habis 11 Agustus, Akan Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat NTB Habis 11 Agustus, Akan Diperpanjang

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:01 WIB

Menkominfo Klaim Jaringan Seluler Membaik Pasca Gempa Lombok

Menkominfo Klaim Jaringan Seluler Membaik Pasca Gempa Lombok

Tekno | Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:57 WIB

Indonesia Tolak Bantuan Luar Negeri untuk Korban Gempa Lombok

Indonesia Tolak Bantuan Luar Negeri untuk Korban Gempa Lombok

News | Rabu, 08 Agustus 2018 | 16:35 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB