Infrastruktur Dikritik, Jokowi: Banyak Salah yang Pengertian

Kamis, 16 Agustus 2018 | 11:18 WIB
Infrastruktur Dikritik, Jokowi: Banyak Salah yang Pengertian
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR 2018 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai masih banyak pihak yang salah pengertian ketika pemerintah gencar membangun infrastruktur fisik. Proyek itu di antaranya jalan tol, bandara, termasuk transportasi massal seperti MRT atau LRT.

Padahal, menurut Jokowi, pembangunan infrastruktur fisik sama dengan upaya pembangunan peradaban.

"Banyak yang masih salah pengertian bahwa ketika kita membangun infrastruktur fisik seperti jalan tol, bandara, dan juga MRT, LRT, dilihat hanya dari sisi fisiknya saja, padahal sesungguhnya kita sedang membangun peradaban, membangun konektivitas budaya, membangun infrastruktur budaya baru," kata Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR 2018 di Gedung MPR/DPR/DPD, digedung Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (16/8/2018).

Seperti diketahui, dalam empat tahun pemerintahan Jokowi berbagai infrastruktur telah dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, baik infrastruktur di darat seperti jalan tol, jembatan, bendungan, Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), dan lainnya. Selain itu, Jokowi juga membangun konektivitas di laut melalui tol laut.

Tidak hanya di Pulau Jawa, pembangunan infrastruktur juga dilakukan di luar Pulau Jawa hingga menjangkau wilayah perbatasan Indonesia. Pasalnya, pemerintahan Jokowi fokus membangun kawasan Indonesia Timur menjadi lebih baik.

Menurut Jokowi, apa yang dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir terkait pembangunan infrastruktur, bukan hanya dimaksud untuk mengejar ketertinggalan dalam pembangunan infrastruktur dibanding dengan negara lain.

Percepatan pembangunan juga dilakukan guna menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru yang mampu memberikan nilai tambah bagi daerah-daerah di seluruh penjuru tanah air.

"Itulah sebabnya infrastruktur tidak hanya dibangun di Jawa, tapi di Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Nusa Tenggara, sampai Tanah Papua karena, sebagai bangsa yang majemuk, kita ingin tumbuh bersama, sejahtera bersama, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI